Tujuh Pemain Muda Terbaik 2016

Cerita

by Gunanda Hasdiansyah

Gunanda Hasdiansyah

Pecandu game Football Manager yang mencintai sepak bola dengan segala keindahannya

Tujuh Pemain Muda Terbaik 2016

Sepakbola seperti tidak pernah kehabisan bakat-bakat terbaiknya yang handal dalam mengolah si kulit bundar. Hal ini dikarenakan sepakbola merupakan olahraga paling popular di dunia. Hampir semua orang di dunia memainkannya, baik itu tua ataupun muda. Sepakbola pun tidak hanya dimainkan di lapangan saja, di jalanan pun olahraga ini bisa dimainkan.

Pada 2016, fenomena pemain-pemain muda berbakat terus bermunculan. Banyak sekali anak-anak muda yang bahkan belum berusia 17 tahun sudah mendapatkan kepercayaan untuk bermain di tim utama pada suatu kesebelasan dan menjadi tulang punggung kesebelasan tersebut. Dari banyaknya pemain muda yang muncul dan menunjukkan bakatnya pada 2016, dan juga dengan segala pertimbangan, kami memilih tujuh diantara mereka sebagai sebagai pemain muda terbaik 2016.

Gianluigi Donnarumma

Siapa yang tidak mengenal nama Gianluigi Donnarumma. Pemuda fenomenal asal Italia ini sudah diberikan debut dan menjadi penjaga gawang utama kesebelasan sebesar AC Milan pada usia 16 tahun sejak 2015 lalu. Ketenangan dan kesigapannya dalam menjaga gawang Milan membuatnya terlihat seperti bukanlah seorang anak berusia 16 tahun.

Donnarumma pun mampu mempertahankan penampilan gemilangnya pada 2016 ini. Penyelamatan-penyelamatan yang dilakukannya tentu sangat membantu Milan dalam mengarungi kompetisi Serie A 2015/2016. Jika bukan karena Donnarumma mungkin Milan tidak akan berada pada peringkat ketujuh klasemen akhir Serie A 2015/2016.

Pada musim 2016/2017, penampilan Donnarumma semakin gemilang. Ia berhasil mengantarkan Milan berada pada posisi kelima klasemen sementara Serie A 2016/2017. Milan bahkan berpeluang lolos ke Liga Champions musim depan jika mampu tampil konsisten. Hal tentu tak lepas dari peranan Donnarumma dalam menjaga gawang Milan.

Selain itu Donnarumma pun berhasil menembus skuat Italia dibawah asuhan Giampiero ventura dan mendapatkan debutnya ketika Italia dikalahkan oleh Perancis pada pertandingan persahabatan September 2016 lalu.

Prestasi gemilang Donnarumma pada 2016 ini ditutup dengan sebuah gelar juara Piala Super Italia. Bahkan ia menjadi pahlawan pada laga tersebut setelah menepis tendangan penalti pemain Juventus, Paulo Dybala.

Renato Sanches

Tentu akan menjadi sebuah kesalahan jika tidak memasukkan nama Renato Sanches ke dalam daftar lima pemain muda terbaik 2016. Renato Sanches merupakan sebuah fenomena pada 2016 ini. Ia menjadi pembicaraan banyak orang ketika raksasa Jerman, Bayern München rela merogoh kocek hingga 35 juta euro (dilansir dari Transfermarkt) untuk membeli pemuda yang kala itu masih berusia 18 tahun.

Sebuah harga yang tentunya pantas untuknya jika mengingat prestasinya bersama kesebelasan lamanya, Benfica, yang cukup bagus. Ia pun menjadi salah satu aktor di balik kesuksesan Benfica mempertahankan gelar juara Liga Portugal musim 2015/2016.

Bersama timnas Portugal, pada 2016 ini Sanches juga mampu menorehkan prestasi yang sangat bagus. Ia menjadi salah satu dari 23 pemain yang mengantarkan Portugal meraih gelar Piala Eropa 2016 untuk pertama kalinya dalam sejarah. Selain itu ia juga menjadi pemain paling muda yang tampil di final Piala Eropa serta meraih penghargaan Pemain Muda Terbaik Piala Eropa 2016.

Bersama Bayern, ia memang masih jarang dimainkan. Persaingan yang ketat di lini tengah Die Roten menjadi salah satu alasannya. Namun hal itu tentu tidak akan membuat kita mengesampingkannya sebagai salah satu talenta mencolok yang muncul pada 2016.

Pengakuan terhadap kemampuan Sanches pun semakin lengkap dengan kesuksesannya meraih penghargaan Golden Boy 2016. Sebuah penghargaan untuk pemain berusia di bawah 21 tahun yang diinisiasi oleh media Italia.

Malang Sarr

Pemain muda terbaik 2016 selanjutnya datang dari Prancis. Pemain tersebut bernama Malang Sarr. Pemuda berusia 17 tahun ini merupakan bek tengah OGC Nice, kesebelasan yang memberikan kejutan pada Ligue 1 2016/2017 dengan memuncaki klasemen hingga parum musim ini dengan mengungguli Monaco dan PSG.

Nama Malang Sarr baru banyak dibicarakan musim ini. Meski begitu namanya masih tertutupi oleh nama-nama tenar yang ada di Nice seperti Mario Balotelli. Namun peran Malang Sarr tentu tak bisa dikesampingkan. Ia menjadi salah satu aktor dibalik tangguhnya lini belakang Nice yang hanya kebobolan 13 gol dalam 19 laga dan mencatatkan clean sheet sebanyak delapan kali yang membuat mereka menjadi kesebelasan dengan pertahanan terbaik di Ligue 1.

Sarr mempunyai ketenangan yang baik dalam mengawal lini pertahanan Nice. Ia tidak merasa panik walaupun ditekan oleh para penyerang lawan. Hal ini terbukti dari jumlah pelanggaran yang ia lakukan hanya 0.6 pelanggaran per pertandingan. Jumlah intersep yang ia lakukan pun cukup banyak. Total ia mencatatkan rataan 2,4 intersep per pertandingan, terbanyak kedua di Nice. Selain itu, Ia juga cukup handal dalam berduel di udara dengan rata-rata mencatatkan 0.9 kemenangan duel udara. Terbanyak kedua di Nice.

Dengan kualitas yang dimilikinya maka jangan heran dalam beberapa tahun ke depan ia akan menjadi salah satu bek tangguh di Eropa atau bahkan dunia. Saat ini ia bahkan sudah menjadi incaran kesebelasan-kesebelasan top Eropa seperti Liverpool, Chelsea dan AC Milan.

Dele Alli

Dele Alli merupakan roh permainan Tottenham Hotspur semenjak kedatangannya ke White Hart Lane, markas Tottenham. Musim 2015/2016 lalu ia berhasil tampil dalam 33 laga bersama Tottenham dan mencatatkan 10 gol dan sembilan asis dalam ajang Liga Primer. Ia menjadi salah satu aktor dibalik penampilan gemilang Tottenham musim lalu yang hampir saja meraih gelar juara Liga Primer.

Peran sentral Alli di Tottenham terus berlanjut hingga musim 2016/2017 ini. Bersama Harry Kane dan Christian Eriksen, Alli menjadi pemain pembeda pada setiap laga yang dijalani oleh Tottenham musim ini. Musim ini ia sudah tampil di 17 laga bersama Tottenham di Liga Primer dengan mencatatkan enam gol dan satu asis. Ia juga mampu mengantarkan Tottenham tetap bersaing di papan atas Liga Primer musim ini.

Selain di Spurs, Alli juga menjadi roh permainan di timnas Inggris. Ia menjadi pemain inti timnas Inggris yang berlaga di Piala Eropa 2016. Walaupun Inggris tidak mampu berbuat banyak pada gelaran Piala Eropa tersebut, Alli mampu mencatatkan satu asis pada Piala Eropa 2016 tersebut. Sampai saat ini Alli masih terus dipercaya sebagai pemain inti di timnas Inggris.

Enes Unal

Nama selanjutnya yang masuk ke dalam daftar pemain muda terbaik 2016 adalah Enes Unal. Pemuda asal Turki berusia 19 tahun yang sedang memperkuat FC Twente ini cukup menunjukkan kualitasnya pada 2016. Ia merupakan pemain pinjaman dari Manchester City.

Unal dibeli oleh City pada 2015 dengan mahar sebesar dua juta paun dari kesebelasan Turki, Bursaspor. Selama pindah ke City, ia lebih banyak menghabiskan waktunya di kesebelasan lain dengan status peminjaman. Setelah pada musim 2015/2016 ia dipinjamkan kesebelasan Belgia, KRC Genk dan kesebelasan Belanda, Nac Breda, musim 2016/2017 ini ia kembali dipinjamkan ke kesebelasan Belanda, FC Twente.

Bersama Twente inilah, Unal seperti menemukan tempat yang tepat untuk menunjukkan bakat dan kualitasnya. Tidak tanggung-tanggung, ia bahkan menjadi pencetak gol terbanyak kedua di Eredivisie dengan torehan 10 gol dari 15 pertandingan. Ia pun mencatatkan dua asis.

Unal merupakan tipe penyerang yang tidak terpaku untuk berdiri di sekitar kotak penalti saja. Ia bahkan tak segan untuk turun menjemput bola. Ia mempunyai kemampuan menggiring bola yang cukup mumpuni. Jika Pep Guardiola masih melatih City musim depan, tentu Unal layak untuk dipertimbangkan sebagai salah satu pemain utama atau paling tidak menjadi pelapis. Mengingat gaya mainnya cocok dengan gaya pressing tinggi ala Guardiola.

Franck Kessie

Nama Franck Kessie mulai naik daun pada musim 2016/2017 ini bersama Atalanta. Hal ini juga bersamaan dengan mengejutkannya penampilan Atalanta pada musim 2016/2017 di Serie A. Kessie pun menjadi salah satu aktor dibalik ciamiknya penampilan Atalanta tersebut.

Kessie cukup mengejutkan pada awal musim ini. Ia berhasil mencetak tiga gol dari tiga pertandingan pertamanya bersama Atalanta. Tentu cukup produktif untuk ukuran seorang gelandang bertahan. Total sepanjang musim 2016/2017 Kessie telah mencetak enam gol dari 16 pertandingan di Serie A bersama Atalanta. Ia juga mempersembahkan satu asis.

Pemuda berusia 19 tahun asal Pantai Gading ini mempunyai kemampuan bermain di banyak posisi. Ia mampu bermain sebagai bek tengah maupun gelandang bertahan. Ia pun dianggap sebagai penerus Yaya Toure di timnas Pantai Gading. Gaya main keduanya dianggap mirip, sama-sama bertipikal box-to-box midfielder.

Dengan penampilan gemilangnya pada musim ini, sudah banyak kesebelasan top Eropa yang mengantri untuk mendapatkan tanda tangannya. Sebut saja Juventus, Inter Milan dan Chelsea yang sudah siap menawar Kessie.

Christian Pulisic

Pemuda berusia 18 tahun asal Amerika Serikat ini tampil cukup mengejutkan bersama Borussia Dortmund musim 2016/2017 ini. Ia mampu menembus tim utama Dortmund dan tampil di beberapa pertandingan sebagai pemain inti. Padahal di posisinya sebagai pemain sayap, terdapat para pemain senior dan berpengalaman seperti Marco Reus dan Andre Schürrle.

Pulisic sejauh ini sudah tampil dalam 12 pertandingan bersama Dortmund di Bundesliga 2016/2017. Ia berhasil membukukan dua gol dan empat asis. Dari data tersebut dengan usia yang masih sangat muda, Pulisic mampu menjadi pemain yang bisa memberikan pengaruh terhadap penampilan Dortmund.

Tentu ia masih bisa terus berkembang. Kemampuan terbaik Pulisic terdapat pada kemampuan dribblenya yang cukup mumpuni. Hal ini tentu sangat berguna baginya yang berposisi sebagai pemain sayap untuk menyisir sisi sayap dan melewati para pemain lawan layaknya para pemain sayap lainnya.

Ia mungkin bisa menjadi pemain asal Amerika Serikat lainnya yang bersinar di benua Eropa. Sebelumnya ada nama-nama seperti Clint Dempsey, Tim Howard, dan Landon Donovan yang pernah merumput di Eropa.

Pemain-pemain di atas merupakan pemain yang kami anggap sebagai tujuh pemain muda terbaik 2016 setelah melalui proses pertimbangan yang matang. Selain mereka bertujuh, di luar sana memang masih begitu banyak para pemain muda berbakat yang menonjol pada 2016 ini.

foto : dnaindia.com, theseun.co.uk, metro.co.uk, mirror.co.uk, mcfwatch.com, espnfc.com, si.com

Komentar