United London FC, Kesebelasan Amatir yang Terlahir Berkat Game Football Manager

Cerita

by Abrar Firdiansyah

Abrar Firdiansyah

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

United London FC, Kesebelasan Amatir yang Terlahir Berkat Game Football Manager

Permainan simulasi sepakbola memiliki perkembangan yang cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu permainan simulasi sepakbola, Football Manager buatan Sports Interactive, bahkan menjadi salah satu permainan simulasi terlaris di dunia.

Tidak heran, permainan simulasi memiliki pengaruh besar dalam sepakbola. Banyak orang bermain permainan ini hanya untuk mengubah anggapan bahwa kesebelasan sepakbola yang mereka cintai tidak dapat bermain di Liga Champions.

Pada akhirnya, permainan ini membuat banyak hal yang tidak mungkin dalam sepakbola menjadi sebuah hal yang menjadi biasa. Dan, didirikannya United London FC yang berlaga di Essex Alliance Premier League menunjukkan bahwa para pendukung pun bisa menjadi seorang manajer.

“Kami benar-benar pencinta sepakbola dan bukan seorang pemilik bisnis,” ucap Mark North, direktur utama United London FC. “Saya adalah pemain Championship Manager dan Football Manager. Saya ingin menjalankan kesebelasan ini dengan belajar dari kedua permainan tersebut.”

***

Dibentuknya United London FC oleh North bukanlah sebuah hal yang disengaja. North bercerita, ide ini muncul saat ia tengah bermain Football Manager di ruang tengah rumahnya di pinggiran London.

“Istri saya tidak menyukai saat-saat ketika saya bermain Football Manager. Dengan entengnya ia berkata, ‘Kenapa kamu tidak membuat sebuah kesebelasan saja?`.’’ ucap North. “Ucapannya membuat saya langsung berpikir untuk benar-benar membuat sebuah kesebelasan amatir.”

“Saat itulah muncul gagasan untuk membentuk tim ini dengan melibatkan semua hal yang ada di Football Manager,” imbuh North. “Ide tersebut saya sampaikan ke federasi sepakbola London dan beberapa pengelola kesebelasan Liga Primer. Akhirnya, ide ini benar-benar terlaksana.”

United London FC hanya sebuah kesebelasan amatir. Namun, berkat Football Manager, mengelola sebuah kesebelasan amatir menjadi cukup mudah. North pun membuat sebuah kebijakan unik, yakni menjadikan pendukung mereka sebagai manajer kesebelasan tersebut.

“Dengan banyaknya jasa statistik dan analisis pertandingan saat ini, para penonton sepakbola sekarang cukup pintar. Seperti halnya orang lain, saya tidak memiliki kompetensi melatih kesebelasan sepakbola namun memiliki harapan besar di sepakbola,” ujar North seperti dilansir These Football Times.

“Saya mencintai permainan tersebut dan berpikir bahwa permainan tersebut memiliki dampak yang cukup besar bagi sepakbola. Lalu saya berpikir untuk menciptakan sebuah kesebelasan yang memberikan kesempatan luas bagi pendukung untuk menjadi manajer di sebuah kesebelasan dunia nyata.”

Ide North pada akhirnya ia realisasikan dengan membentuk sebuah kesebelasan bernama United London FC. United London FC pun menjadi kesebelasan pertama di dunia yang tidak memiliki “manajer” tradisional.

Dijelaskan oleh North, di kesebelasan ini, pendukung mereka-lah yang bertindak sebagai manajer tradisional. Mereka diharuskan memasukkan formasi setiap pekannya, disertai susunan pemain yang akan mengisi setiap posisi di formasi tersebut.

“Kerja para manajer untuk memilih pemain akan mudah karena kami telah membuat beberapa peralatan pendukung kinerja tim seperti yang ada di Football Manager. Beberapa peralatan yang kami buat antara lain heat maps dan catatan statistik pemain di beberapa pertandingan terakhir.”

“Para manajer hanya perlu mendaftar untuk ikut memilih pemain. Nantinya, peralatan-peralatan tersebut akan membantu Anda untuk memilih 33 pemain yang layak untuk tampil di pertandingan. Pemain yang mendapatkan voting terbanyak akan memulai pertandingan dari awal.”

“Untuk soal taktikal, seperti pergantian pemain dan formasi, kami berusaha untuk melaporkannya lewat sosial media dan forum daring kesebelasan ini. Sebab, kami ingin melibatkan pendukung tim ini di semua hal.”

Untuk pemain yang akan berada di lapangan sendiri, United London FC bekerja sama dengan Football Careers Centre (FCC), sebuah lembaga sepakbola yang bergerak di bidang pencarian kesebelasan untuk pemain amatir. Langkah ini mereka tempuh karena setiap tahunnya 700 pemain sepakbola dikeluarkan dari akademi sepakbola profesional karena banyak hal.

“Jika pemain tersebut memiliki kualitas yang cukup bagus, FCC dan kami akan memberikan mereka tempat di kesebelasan ini. Kesempatan ini membuat mereka dapat dilihat oleh kesebelasan profesional dan jika beruntung, mereka bisa saja pindah ke kesebelasan profesional tersebut.”

Melibatkan pendukung sebagai manajer di sebuah kesebelasan memang cukup hal yang menarik. Namun demikian, melatih kesebelasan besar tentu tidak mudah. Pelajaran yang bisa diambil dari United London FC dan Mark North adalah jika ingin menjadi manajer Anda harus berani membuat sebuah kesebelasan.

Komentar