Aduriz, Pria 35 Tahun yang Masih Belum Berhenti Mencetak Gol

Cerita

by Abrar Firdiansyah

Abrar Firdiansyah

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Aduriz, Pria 35 Tahun yang Masih Belum Berhenti Mencetak Gol

Striker Athletic Bilbao, Aritz Aduriz memang sudah tidak muda lagi, bulan lalu ia bahkan memasuki 35 tahun. Dan di usianya saat ini, di mana kebanyakan pemain lain sudah mulai memikirkan masa pensiunnya dari lapangan hijau, hal tersebut tidak berlaku bagi Aduriz. Usianya yang semakin bertambah tiap tahunnya, tak memengaruhi catatan mencetak gol-nya.

Penampilan Aduriz musim ini pun menjadi highlight beberapa media Spanyol. Bagaimana tidak, meski ia “hanya” memperkuat Athletic Bilbao, ketajamannya di liga tak pernah kurang dari dua digit. Torehan 18 gol-nya di La Liga musim lalu bahkan hampir ia samai di musim ini, yang mana ia kini sudah mencetak 17 gol, dan masih tersisa 11 pertandingan lagi.

Catatan tersebut pun menyamai rekor gol bagi pemain diatas 35 tahun milik legenda Real Madrid, Ferenc Puskas. Tak cukup itu saja, Aduriz bahkan sudah mencetak 30 gol di musim ini. Torehan yang mungkin akan menyamai jumlah usianya sebentar lagi.

Torehan apik Aduriz pun membuatnya menjadi striker Spanyol yang paling produktif musim ini. Bagaimana tidak, 17 gol-nya di liga jauh mengungguli tiga nama striker yang kini menghuni timnas La Furia Roja, seperti Diego Costa, Alvaro Morata, dan Paco Alcacer.

Apa yang ditunjukkan Aduriz memang begitu istimewa. Meski usianya sudah terlampau uzur bagi seorang striker, ia tetap mampu menunjukkan bagaimana mencetak gol. Ia bahkan memperoleh pujian dari berbagai pihak atas apa yang tunjukkan di lapangan.

“Mungkin Aduriz meminum semacam ramuan yang membuatnya tetap bermain baik,” ujar Iker Muniain. Pelatihnya di Bilbao, Ernesto Valverde, pun mengungkapkan bahwa: “Saya tidak pernah melihat yang seperti ia (Aduriz) lakukan. Biasanya, pemain berumur 35 tahun level permainannya akan menurun, tapi dia tidak. Jika Anda melihat apa yang ia kerjakan, mungkin Anda ingin agar liga tak berhenti, agar terus dapat melihat penampilannya.”

Tak hanya dari rekan setimnya, rival Aduriz di tim nasional, Roberto Soldado dan Pelatih Timnas Spanyol, Vicente Del Bosque pun mengatakan hal yang sama.

“Membicarakan penampilan saya yang membaik rasanya tak pantas. Sebab , Aduriz melakukan hal yang jauh lebih baik di Athletic,” ujar Soldado. Sementara Del Bosque berkata: “(Aduriz) adalah sesuatu yang istimewa. Dia memiliki latar belakang dan apa pun yang dibutuhkan oleh seorang penyerang tengah.”

Performa apik Aduriz pun membuat banyak orang bertanya-tanya, apa resep Aduriz hingga ia dapat menjaga penampilan sampai saat ini.

“Banyak orang berkata bahwa mencetak gol berawal dari sebuah bakat, tapi saya tak memercayai hal itu. Sepakbola mirip dengan kehidupan. Ada kalanya menang dan ada waktunya untuk kalah. Oleh karena itu, Anda harus terus belajar,” ujarnya kepada The Guardian, kamis (3/3) lalu.

“Tidak ada hal-hal rahasia yang membuat saya semakin kuat. Saya menikmati latihan setiap pagi, dan saya hanya akan meninggalkan sepakbola ketika saya sudah tak bisa menikmati itu semua,” imbuhnya.

Dari pernyataannya tersebut, banyak yang menyimpulkan bahwa Aduriz tidak akan pensiun dari  lapangan hijau selama ia masih bisa bermain. Dan kesimpulan orang-orang pun terbukti, ia tetap menunjukkan dirinya berada di level teratas setiap diberi oleh Valverde kesempatan.

Meski Aduriz menunjukkan performa apik di atas lapangan, namun Del Bosque masih enggan menjamin tempatnya dalam nama-nama pemain yang akan membela Spanyol di Euro 2016.

Tak pelak, eks pelatih Real Madrid ini pun dikritik oleh beberapa media. Bagaimana tidak, meski rajin mencetak gol, Del Bosque melihat usia Aduriz yang terlampau tua merupakan suatu kekurangan. Padahal, selepas pensiunnya David Villa dan merosotnya performa Fernando Torres, Spanyol belum menemukan striker tajam.

“Saya belum menjamin satu tempat akan diisi olehnya. Jika kami memilihnya, hal itu berdasarkan apa yang sudah ia buat untuk klubnya saat ini. Saya tidak mau memanggil pemain atas dasar dia tengah populer,” ujarnya kepada Football Espana.

Aduriz pun menanggapi pernyataan Del Bosque dengan santai. Ia pun mengatakan bahwa Del Bosque pasti mempertimbangkan semuanya masak-masak. Karena, baginya masih terus dipercaya oleh Bilbao adalah sebuah kebahagiaan. Maka, jangan heran jika Aduriz terus mencetak gol, bahkan dalam empat atau lima tahun ke depan.

Komentar