Daniel Alves yang Terus Berlatih Membuat Tanda Tangan

Cerita

by Dex Glenniza

Dex Glenniza

Managing editor of Pandit Football, MSc sport science, BSc architecture, licensed football coach. Born with the full name of Defary Glenniza Tiffandiputra, growing up with a nickname Dex Glenniza. Who cares anyway! @dexglenniza

Daniel Alves yang Terus Berlatih Membuat Tanda Tangan

Empat saudara Daniel Alves bercerita bagaimana dan seperti apa kelakuan Alves ketika masih berusia enam tahun. Mereka menjelaskan bahwa Alves tidak akan berhenti menandatangani namanya di seluruh dinding di rumah, serta buku catatannya, mengklaim bahwa ia berlatih tanda tangannya untuk suatu hari ketika ia dikenal di seluruh dunia.

Dua puluh lima tahun kemudian, dunia sepakbola menunggu untuk melihat di mana ia akan membubuhkan tanda tangannya musim panas ini.

Bukan, ini bukan hanya tanda tangan untuk kenang-kenangan kepada suporter, tetapi lebih kepada tanda tangan kontrak.

Hal ini terjadi lantaran kontraknya di FC Barcelona akan berakhir pada Juni nanti, namun Barça masih belum menawarinya kontrak baru.

Alves sendiri lebih cenderung untuk tetap tinggal di Catalan, dekat dengan dua anaknya yang masih kecil. Tapi dia tidak bisa memaksakan El Barca untuk menawarkan kontrak baru. Sebaliknya, agennya yang juga mantan istrinya (terdengar aneh untuk kita di Indonesia), Dinorah Santana, lebih memilih untuk berbicara kepada media.

Dia mengatakan bahwa Alves ingin di Barcelona tetapi akan mempertimbangkan tawaran Paris Saint-Germain yang sudah melakukan penawaran tiga kali.

Katanya, Alves, yang pernah dilempar pisang oleh pendukung Villareal, tidak diragukan lagi pasti merasa di rumah sendiri dengan lini belakang PSG yang dipenuhi para pemain Brasil, yaitu David Luiz, Thiago Silva, dan Maxwell.

Ketika Marca melaporkan Alves sudah benar-benar setuju pindah ke PSG, ia tersinggung dan merespon lewat akun Instagram miliknya, @danid2ois, metode komunikasi favorit para pemain sepakbola akhir-akhir ini.

Di Instagram, ia menyebut bahwa ia lelah dengan omong kosong dari surat kabar yang berpusat di Madrid itu. Bisa dimaklumi karena Madrid adalah saingan utama Barcelona.

Sementara itu, Diario SPORT mengatakan bahwa Manchester United adalah satu-satunya kesebelasan yang membuat Alves dan agennya kepincut.

Alves sebelumnya telah berbicara tentang cintanya kepada sepakbola Inggris, dan ia bahkan mengaku kepada The Guardian bahwa kesebelasan favoritnya di Inggris kebetulan adalah United.

Tapi tidak ada konfirmasi apa-apa. Semua berita yang kita baca memang omong kosong: Baik Barcelona, PSG, United, maupun kesebelasan lainnya tidak ada yang benar-benar sudah mendapatkan tanda tangan Alves.

Sementara itu, akhir-akhir ini Alves terlihat lebih santai. Ia dinilai masih cocok dengan karakter dalam sepakbola Spanyol. Kemungkinan ia tidak akan pindah, tapi siapa yang bisa memastikan? Que será será.

Selain itu, Alves juga orang yang sibuk. Selain sepakbola, ia terlibat bisnis sampingan dengan koki asal Brasil, Joao Alcántara. Keduanya terlibat dalam industri makanan kecil-kecilan di Barcelona, ??yaitu kombinasi antara makanan Brasil dan Catalan.

Alves tidak perlu buru-buru memberi tanda tangan

Yang jelas, untuk sekarang ini dia bermain untuk salah satu kesebelasan terbesar dan terbaik di dunia. Ia juga bermain melawan Real Madrid di Clásico terakhir. Dia bermain fantastis melawan Celta de Vigo pada akhir pekan lalu. Dia masih memiliki peran besar untuk membantu Barcelona memburu tiga piala.

Sejak didatangkan dari Sevilla pada 2008, Alves sudah menjadi salah satu bek kanan terbaik di dunia, yang telah naik dan turun di sayap kanan Barça selama tujuh tahun terakhir.

Di Barça, ia memenangkan empat gelar La Liga dan dua gelar Liga Champions. Dia juga telah bermain 79 kali untuk tim nasional Brasil.

Namun, kita bisa melihat dari perspektif Barcelona.

Alves akan berusia 32 tahun pada Mei nanti. Dia ingin kontrak tiga tahun dan uang yang banyak. Sementara Barça hanya memiliki alternatif pada diri Douglas atau Martín Montoya.

Presiden Barça, Josep Maria Bartomeu, yang kemungkinan besar tidak akan menjadi presiden lagi pada pemilu musim panas ini, dilaporkan panik dan akan menawarkan Alves kontrak dua tahun.

Sementara manajer Luis Enrique dilaporkan ingin tetap menahan kontraknya. Alves, meskipun, mungkin akan terus menunggu, berharap bahwa kesepakatan akhirnya akan tercapai dengan Barça, bukan dengan PSG atau United, atau kesebelasan lainnya.

Setidaknya Alves sudah tahu, inti dari berlatih tanda tangan adalah untuk hari ketika ia dikenal di seluruh dunia. Jadi, dia tidak sedang terburu-buru untuk mencoret-coret namanya sampai dia benar-benar senang dengan apa yang dia tandatangani. Ini bisa menjadi kontrak besar terakhir dari kariernya.

Sumber: The Guardian, Fusion, Marca, Diario SPORT

Komentar