Mengapa Gerrard Layak Disebut Legenda Premier League?

Cerita

by Redaksi 43

Redaksi 43

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Mengapa Gerrard Layak Disebut Legenda Premier League?

Steven George Gerrard menjalani debutnya di Premier League pada pertandingan melawan Blackburn Rovers, 29 November 1998. Lebih dari satu tahun berselang, tepatnya pada 5 Desember 1999, Gerrard mencetak gol pertamanya di kejuaraan ini. Sejak saat itu hingga hari ini, Gerrard sudah terlibat langsung dalam 207 gol lainnya; 115 di antaranya tercatat atas namanya sendiri sementara 92 sisanya ia ciptakan dalam bentuk assist.

Catatan Gerrard tidak bisa begitu saja dipandang biasa. Bagaimanapun, 116 gol bukanlah jumlah yang sedikit. Walau demikian, gol sebanyak itu hanya menempatkan Gerrard di urutan ke-16 dalam daftar seluruh pemain yang pernah mencetak 100 gol atau lebih di Premier League. Di depan Gerrard ada sebuah daftar panjang berisi lima belas pemain.

Untuk urusan assist pun, Gerrard tidak berada di posisi pertama. Per tahun 2003 (sejak Opta mulai mencatat statistik Premier League), ada tiga pemain yang memiliki lebih banyak assist ketimbang Gerrard: Dennis Bergkamp (94), Frank Lampard (102), dan Ryan Giggs (162).

Sulit untuk memberi status istimewa kepada raihan Gerrard. Bahkan di antara semua gelandang saja, Gerrard tidak berada di urutan pertama. Di hadapan Gerrard masih ada Lampard, dan melampaui raihan Lampard bukanlah perkara mudah. Selisih gol keduanya adalah 60 gol.

Berdasarkan cara mencetak gol pun, Gerrard bukan yang terbaik. Dari titik putih, Alan Shearer berhasil mencetak 56 gol. Gerrard sendiri hanya berhasil mengeksekusi 31 tendangan penalti. Di antara Shearer dan Gerrard, ada Lampard dengan catatan 43 gol penalti.

Bahkan untuk urusan mencetak gol jarak jauh, keahliannya yang tersohor, Gerrard tidak memimpin. Lagi-lagi Lampard dan Shearer mengungguli Gerrard untuk urusan ini. Dengan catatan 44 gol dari luar kotak penalti, Lampard berada di posisi pertama. Setelahnya ada Shearer (39) dan Jimmy Floyd Hasselbaink (38). Setelahnya barulah ada Gerrard. Mengingat selisih jumlah golnya dengan Hasselbaink hanya dua saja, Gerrard masih memiliki cukup waktu untuk naik ke posisi kedua sebelum musim ini benar-benar berakhir.

Terlepas dari semua catatan itu, Gerrard tetap dipandang sebagai (salah satu) yang terbaik. Secara kualitas mungkin ia bukan yang paling baik. Namun untuk urusan kualitas, bisa jadi ia adalah yang terbaik.

“Saya tidak dapat mengingat penyerang manapun di dunia yang telah mencetak gol-gol penting sebanyak Gerrard; apalagi seorang gelandang,” ujar Thierry Henry tentang Gerrard. Catatan Opta mendukung opini Henry: 36 dari 116 gol Gerrard di Premier League adalah penentu kemenangan Liverpool.

Secara kualitas, Gerrard adalah salah satu pencetak gol terbaik dalam sejarah Premier League. Di luar arti penting gol-golnya, ada hal lain yang membuatnya menyandang status tersebut: karena para pendukung Liverpool menyukai gol-gol yang ia cetak. Karena Gerrard mencetak gol-golnya ke gawang tim yang mereka benci.

Sepanjang karirnya, Gerrard mencetak delapan gol ke gawang Manchester United, dan lima di antaranya ia buat di Old Trafford. Patut dicatat bahwa Gerrard adalah satu-satunya pemain yang mampu mencetak lima gol di Old Trafford di ajang Premier League. Sebuah pembuktian sempurna bagi kapten Liverpool manapun.

Selain menjadi mimpi buruk United, Gerrard juga menebar teror di sisi biru Merseyside. Sepanjang sejarah, tidak ada pemain lain yang mampu mencetak lebih banyak gol ketimbang Gerrard di Merseyside derby di ajang Premier League. Sembilan gol milik Gerrard adalah yang terbanyak.

Bukan kuantitas, namun kualitas dan perasaan bahagia yang ia hadirkan yang membuat Gerrard menyandang status legenda Premier League; walaupun ia belum pernah menjuarai kompetisi ini dan walaupun status tersebut (mungkin) hanya diamini oleh para pendukung Liverpool.

Komentar