Persib Bandung dan Mitra Kukar Saling Bidik Kemenangan Pertama

Berita

by Septian Nugraha

Septian Nugraha

Kontributor

Persib Bandung dan Mitra Kukar Saling Bidik Kemenangan Pertama

Dalam dua pertandingan di Liga 1 Indonesia 2018, Mitra Kutai Karta Negara (Kukar) belum meraih kemenangan. Mereka menahan imbang Arema FC 1-1 pada pertandingan pertamanya di Stadion Kanjuruhan. Setelah itu, Naga Mekes malah menelan kekalahan 0-1 dari Borneo FC di Stadion Aji Imbut. Akibatnya, di klasemen sementara Liga 1 2018, Mitra Kukar terpuruk di urutan ke-13.

Misi bangkit pun digaungkan Mitra Kukar menghadapi pertandingan ketiganya melawan Persib Bandung. Dalam laga yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (8/4) itu, Pelatih Mitra Kukar Rafael Berges menyatakan bahwa anak asuhnya akan bermain habis-habisan saat bersua Maung Bandung. Berges melanjutkan bahwa kondisi mental anak asuhnya juga tidak mengalami masalah setelah menelan kekalahan dari Borneo FC dalam laga bertajuk derbi Mahakam.

“Di sepakbola, bagi saya situasi ini adalah normal. Kemarin (menghadapi Borneo) kami memiliki banyak peluang, kami bermain bagus secara keseluruhan. Artinya, kami harus lebih kerja keras, tim harus menunjukkan hasil terbaik. Saya harapkan tim bermain bagus, karena di momen ini (melawan Persib) poin sangat penting. Kami yakin bisa mencuri poin,” kata Berges, di Graha Persib, JL Sulanjana, Sabtu (7/4).

Mencuri poin di Bandung bukanlah misi yang mudah bagi Mitra Kukar. Sama halnya dengan Mitra Kukar, Persib juga baru mendapat satu poin dari dua pertandingan yang dilakoni. Maung Bandung bermain imbang 1-1 melawan PS TIRA pada laga perdana di Stadion GBLA, selanjutnya kalah 1-3 dari Sriwijaya FC. Menghadapi Mitra Kukar, Persib pun tentunya ingin mendulang tiga poin pertamanya di Liga 1 2018. Apalagi, dalam pertandingan nanti Persib akan tampil di hadapan pendukungnya sendiri.

“Persib main di kandang dan mereka adalah tim yang sangat kuat.. Mereka adalah tim besar, dan saya pikir mereka juga akan tampil serius. Tetapi dalam pertandingan nanti, kami akan bermain lepas. Kami tidak boleh lengah apalagi takut. Kami akan bermain superior saat berhadapan dengan Persib yang merupakan tim besar,” tegas Berges.

Di sisi lain, kubu Persib berharap agar para pemainnya menunjukkan peningkatan signifikan di laga melawan Mitra Kukar. Asisten Pelatih Persib, Herrie Setyawan mengatakan bahwa tim pelatih sudah melakukan evaluasi dari hasil minor yang diraih dalam dua pertandingan pertama di Liga 1. Dalam persiapannya menghadapi Mitra Kukar, Persib fokus membenahi fokus dan konsentrasi para pemainnya.

“Kita harus fokus, apalagi kita bermain di kandang, lawan yang kita hadapi juga bukan sembarangan, Mitra Kukar, tim bagus walaupun mereka sama menderita kekalahan di pertandingan keduanya. Tapi, kita akan memanfaatkan status sebagai tuan rumah. Semua pemain bertekad untuk menang. Mudah-mudahan kami diberikan kemudahan mendapatkan tiga poin,” terang Herrie.

Fokus dan konsentrasi, menjadi dua aspek yang menjadi titik lemah Persib dalam dua pertandingan terakhirnya. Saat menghadapi PS TIRA, Persib yang sudah unggul 1-0 hingga menit 90, harus gigit jari karena kemenangan yang sudah ada di depan mata buyar setelah PS TIRA mampu mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-95.

Begitu pula saat Persib dikalahkan Sriwijaya FC 1-3. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Jakabaring, akhir pekan lalu, Persib sejatinya unggul lebih dulu di babak pertama. Tapi cerita berubah setelah turun minum, dua gol berhasil diciptakan Sriwijaya di awal paruh kedua dalam rentang waktu kurang dari lima menit. Persib semakin koyak, setelah di pertengahan babak kedua Laskar Wong Kito kembali membobol gawang Persib.

Bila Persib gagal memperbaiki fokus dan konsentrasi mereka saat berhadapan dengan Mitra Kukar, Maung Bandung bukan hanya berpotensi gagal mewujudkan misi meraih tiga poin pertamanya, tapi mereka juga bisa saja dipermalukan tamunya itu. Apalagi, Mitra Kukar punya Fernando Rodriguez Ortega, penyerang tajam asal Spanyol yang sudah membukukan dua gol dalam dua pertandingannya bersama Naga Mekes.

“Tentunya, coach Gomez sudah evaluasi semua hal yang masih menjadi kelemahan kami dalam dua pertandingan terakhir di Liga 1. Khusus pembenahan fokus dan konsentrasi, coach (Gomez) sudah banyak berbicara dengan pemain. Pokoknya, selama 90 menit itu kita harus tetap full konsentrasi dan fokus. Sebab, apapun bisa terjadi sebelum peluit dibunyikan,” tukas Herrie.

Komentar