Bale Berharap Madrid Tetap Tenang

Berita

by Septian Nugraha

Septian Nugraha

Kontributor

Bale Berharap Madrid Tetap Tenang

Kiprah Real Madrid di musim 2017/2018 sempat diragukan menyusul performa negatif di ajang pra musim. Dari tiga pertandingan yang mereka lakoni di International Champions Cup 2017, Madrid koyak dengan menelan tiga kekalahan beruntun.

Keraguan mempertahankan prestasi gemilang di musim 2016/2017 kemudian membayang laju skuat asuhan Zinedine Zidane itu menuju musim yang baru. Namun Madrid berhasil memukul balik keraguan tersebut dengan dua gelar yang diraih pada ajang Piala Super Eropa dan Piala Super Spanyol.

Keberhasilan di dua ajang tersebut kemudian membuat keraguan tersebut lambat laun memudar, apalagi di pertandingan awal Los Blancos di La Liga, kemenangan tiga gol tanpa balas berhasil diraih atas Deportivo La Coruna. Sayang, trend positif gagal dipertahankan karena dalam dua laga berikutnya di La Liga, Madrid justru gagal meraih kemenangan.

Berhadapan dengan Valencia dan Levante, Madrid hanya mampu meraih hasil imbang. Parahnya, dua hasil imbang itu diraih saat Madrid bermain di Santiago Bernabeu. Agak membingungkan, mengingat Madrid kerap menuai tuah positif kala bertanding di Bernabeu. Berbagai anggapan pun bermunculan, paling santer adalah ketergantungan Madrid terhadap Cristiano Ronaldo.

Dalam tiga laga lawan yang dilakoni di kompetisi domestik, Madrid harus kehilangan Ronaldo yang mendapat sanksi larangan bermain dalam lima pertandingan. Sanksi tersebut didapat pemain asal Portugal itu saat tampil membela Madrid pada pertandingan leg pertama Piala Super Spanyol 2017 melawan Barcelona di Nou Camp.

Ronaldo mendapat kartu kuning kedua setelah dianggap melakukan diving dikotak penalti Blaugrana. Tak terima dengan keputusan tersebut, Ronaldo pun melakukan dorongan kepada wasit, yang membuat Federasi Sepakbola Spanyol akhirnya menjatuhi hukuman tersebut. Tak pelak,Madrid harus kehilangan Ronaldo dalam pertandingan leg kedua Piala Super Spanyol, dan empat laga awal La Liga.

Namun Zinedine Zidane menolak anggapan tersebut, menurutnya Ronaldo adalah sosok penting di dalam tim, namun bukan berarti Madrid harus menaruh ketergantungan besar pada mantan pemain Manchester United itu.

"Anda tahu siapa Cristiano. Kami tidak bisa bicara soal ketergantungan, tapi saya selalu ingin dia bersama kami. Tapi yang menarik bagi saya adalah bahwa semua bisa bermain dan bisa diandalkan. Cristiano tidak hanya menghadirkan gol, tapi dia juga seorang pemimpin dan dia selalu ingin menang. Dia menularkan itu (ke teman-teman setimnya). Kami semua senang dia bersama kami," kata Zidane dalam konferensi pers sebelum pertandingan menghadapi Apoel di Liga Champions, seperti dilansir dari Soccerway.

Memang agak terlalu berlebihan kalau menyebut Madrid memiliki ketergantungan kepada sosok Ronaldo. Di luar kemenangan yang berhasil diraih atas Apoel ketika Ronaldo bermain, fakta yang tak bisa dibantah begitu saja, adalah saat Madrid mampu mengalahkan Barcelona 2-1 di leg kedua Piala Super Spanyol dan kemenangan 3-0 atas Deportivo pada laga pembuka mereka di La Liga, dengan tanpa adanya Ronaldo dalam skuat Los Blancos.

Bisa disimpulkan bahwa kehadiran Ronaldo memang penting bagi Madrid, bukan berarti membuat mereka jadi begitu bergantung pada peraih empat gelar Balon d’or itu. Sebab faktanya tanpa Ronaldo pun Madrid masih bisa meraih kemenangan. Terkait hasil minor yang diraih Los Blancos dalam dua pertandingan terakhir di La Liga, bisa dibilang bahwa Madrid telat panas di kompetisi.

Kondisi seperti ini, sebenarnya sangat riskan bagi Madrid untuk bisa mengejar ketertinggalan poin dari para kompetitor khususnya Barcelona. Dua hasil imbang yang didapat dari Valencia dan Levante membuat pengoleksi 12 gelar Liga Champions itu terkapar untuk sementara di posisi delapan, dengan tertinggal empat poin dari Barcelona yang berada di puncak klasemen.

Melihat performa Barcelona yang begitu apik melakoni pertandingan di pekan-pekan awal La Liga, menjadi sinyal bahaya bagi Madrid untuk bisa mempertahankan gelar juara kompetisi domestik itu. Mau tidak mau, mereka harus segera bangkit untuk mengejar ketertinggalan. Sebab bila tak segera memperbaiki performa, bukan tidak mungkin langkah mereka untuk mempertahankan gelar akan semakin sulit.

Hal tersebut disadari oleh winger Madrid, Gareth Bale. Ia mengakui bahwa di kompetisi timnya mengalami start buruk dan harus sesegera mungkin bangkit untuk kembali ke jalur kemenangan. Namun Bale mengungkapkan bahwa kehilangan poin di dua laga kandang belum sepenuhnya membuat Madrid keluar dari persaingan perebutan juara masih banyak kesempatan yang bisa diambil, Bale mengungkapkan bahwa Madrid harus tetap tenang.

"Kami harus tetap tenang dan terus bermain sesuai permainan. Kami memiliki awal yang baik untuk musim ini dengan dua Piala Super, tapi kami ingin terus memenangkan sesuatu di kompetisi. Di Madrid kami selalu ingin memenangkan segalanya," terang Bale.

Pada pertandingan keempatnya, Madrid akan berhadapan melawan Real Sociedad pada Senin (18/9) dini hari WIB di Estadio Municipal de Anoeta. Pertandingan tersebut harus dijadikan Madrid sebagai titik bangkit. Bale, meyakini bahwa Madrid bisa mengatasi perlawanan tuan rumah, sebab Estadio Municipal de Anoeta selalu bersahabat bagi Madrid, dua pertandingan terakhir yang dimainkan di stadion tersebut berhasil dilalui Los Blancos dengan kemenangan.

"Stadion ini sangat bersahabat bagi kami, dan terutama bagi saya juga. Sekarang yang terpenting bagi kami adalah memenangkan pertandingan, dan mendapatkan poin untuk memperbaiki posisi di tabel klasemen," tukasnya.

Komentar