Morata: Cepat atau Lambat, Saya Akan Dilatih Conte

Berita

by redaksi 26098

Morata: Cepat atau Lambat, Saya Akan Dilatih Conte

Diego Costa secara mengejutkan membuat pernyataan bahwa ia sudah tak diinginkan lagi di Chelsea. Pernyataan ini ia ungkap setelah ia mendapatkan pesan singkat dari sang manajer, Antonio Conte, yang mengatakan bahwa Costa tidak akan lagi diandalkan Chelsea musim depan. Sontak penyerang asal Spanyol itu pun bergegas mencari klub baru.

Jika Costa memang bukan lagi penyerang andalan Conte musim depan, maka rasanya tak salah jika menduga juara Liga Primer itu sudah memiliki penyerang idaman untuk musim depan. Karena penyerang cadangan Costa, Michy Batshuayi, tampaknya belum bisa berbuat banyak untuk bermain sebagai andalan tim.

Salah satu pemain yang santer diberitakan akan bergabung Chelsea adalah Alvaro Morata. Bahkan sudah bukan rahasia lagi jika Conte tertarik mendatangkan penyerang asal Spanyol tersebut. Pada April lalu, Morata mengakui sudah ditelpon langsung oleh Conte, walau ia juga ditelpon oleh manajer lain.

"Beberapa pelatih Liga Inggris menelpon, meminta saya bermain untuk mereka," aku Morata kepada Guardian yang dilansir Daily Star. "Saya bilang mau saja, sebab jika saya harus pindah saya hampir pasti ke London, tapi saya tidak tahu apa yang Madrid lakukan. Mereka membawa saya pulang, tapi tidak tahu apakah akan menjual lagi atau mempertahankan saya."

"Saya bicara langsung dengan Mauricio Pochettino dan Conte, padahal seharusnya klub memanggil ayah atau agen saya. Madrid bilang mereka tidak ingin jual saya, jadi di sinilah saya berada. Saya ingat pernah berbicara dengan ayah dan dia bilang kalau dia (Conte) akan menangkan liga di sana," pungkasnya.

Lebih jauh, pada wawancara lain, Morata mengatakan bahwa ia memang sudah lama ingin dilatih Conte. Penyerang yang kini bermain untuk Real Madrid tersebut bahkan mengungkapkan bahwa ia merasa berhutang pada Conte yang membawanya ke Juventus, di mana kemudian ia tampil oke dan Real Madrid membawanya pulang. Setelah kembali ke Real Madrid, kini Morata menjelma menjadi pemain yang diperebutkan banyak klub.

"Conte adalah manajer yang bertaruh besar pada saya, bahkan meski ia belum pernah melatih saya di timnya. Saya sadar akan hal itu, ia percaya saya bisa bagus untuk Juventus, tapi ia pergi sebelum saya datang; kemudian ia ingin saya bermain untuknya di Chelsea," ujar Morata pada April seperti yang dikutip ESPNFC.

"Saya merasa berhutang padanya karena dia adalah pelatih yang paling mempercayai kemampuan saya, yang paling menginginkan saya, yang membuat saya merasa bisa tampil di level tertinggi. Tapi saya belum punya kesempatan untuk benar-benar bekerja dengannya. Saya yakin, cepat atau lambat, saya akan dilatih olehnya," tambahnya.

Menjelang dibukanya bursa transfer musim panas 2017 nama Morata memang cukup diminati banyak kesebelasan. Meski pada musim 2016/2017 ia lebih banyak bermain sebagai pengganti, statistiknya cukup mengesankan bersama Real Madrid. Karenanya tak heran ia dikaitkan dengan beberapa kesebelasan top Eropa seperti AC Milan, Arsenal, Manchester United, Chelsea, juga Juventus yang pada musim lalu terpaksa melepasnya karena klausul transfer pembelian kembali oleh Real Madrid.


Baca juga: Derita Morata


Meskipun begitu, spekulasi masa depan Morata semakin melebar lewat pernyataan terbarunya. Atas tanggapannya pada Tele 5 terkait masa depan James Rodriguez yang dikaitkan dengan Manchester United, bisa saja ia berencana hengkang ke Manchester United bersama James atau tetap di Real Madrid, dengan catatan James tidak meninggalkan Real Madrid.

"Siapa tahu, mungkin kami akan jadi teman setim tahun depan," ujar Morata kepada Tele 5 seperti dilansir Soccerway. "Semoga tidak (James tidak akan pergi), karena saya sangat menyukainya. Dia adalah pemain hebat."

Komentar