Persib Masih Memberikan Kesempatan Bagi Carlton Cole

Berita

by Septian Nugraha

Septian Nugraha

Kontributor

Persib Masih Memberikan Kesempatan Bagi Carlton Cole

Manajemen Persib Bandung masih memberikan kesempatan bagi Carlton Cole untuk membuktikan kapasitasnya sebagai penyerang andal. Sebelumnya striker asal Inggris itu sempat diterpa isu pemecatan karena dinilai minim kontribusi bagi "Maung Bandung" di Liga 1. Hingga berakhirnya pekan ke-8 Liga 1 Indonesia 2017, Cole memang belum sekalipun mencetak gol bagi Persib.

Jangankan membobol gawang lawan ia malah lebih sering diparkir pelatih Djadjang Nurdjaman di bangku cadangan. Bahkan dalam lawatan Persib ke markas Bali United, Cole tidak tercantum dalam daftar pemain yang diboyong ke Gianyar, Bali.

Hanya sekali saja Cole mendapat kesempatan tampil sebagai starter saat Persib menjamu Persipura Jayapura di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) beberapa waktu lalu. Namun saat itu pun performa yang ditunjukkan kurang maksimal. Dalam laga tersebut Cole minim membuat peluang berbahaya. Hal tersebut juga diperparah dengan minimnya umpan silang yang mengarah ke kotak penalti. Akibatnya hanya 45 menit saja waktu yang diberikan Cole, setelah turun minum ia langsung digantikan Shohei Matsunaga.

Manajer Persib, Umuh Muchtar, mengungkapkan bahwa pihaknya masih akan terus memberikan kesempatan kepada Cole untuk bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya.

"Masih harus dibicarakan. Kita juga ini belum jalan setengah musim. Soal nasibnya ke depan pasti masih harus dibicarakan dulu dengan manajemen dan tim pelatih. Dia juga masih kami berikan kesempatan," terangnya di Graha Persib, Jumat (2/6).

Terkait nasib mantan penyerang West Ham itu, Umuh mengaku menyerahkan semua keputusan kepada Djadjang Nurdjaman sebagai pelatih. Ia juga meminta kepada seluruh tim pelatih untuk terus menggenjot Cole agar kemampuan terbaiknya bisa terlihat.

"Kami serahkan semua kepada pelatih, nanti kalau pelatih mengatakan dia sudah tidak bisa lanjut, baru nanti akan kami bicarakan baiknya seperti apa. Sejauh ini saya akan terus meminta pelatih agar terus genjot dia dan pastinya kami akan memantau terus bagaimana perkembangannya," tegasnya.

Butuh Main

Sementara itu Carlton Cole mengaku bahwa ia butuh menit bermain yang cukup untuk membuktikan kapasitasnya sebagai penyerang tajam. Selama ini, ia hanya mendapat kesempatan tampil selama 15 sampai 25 menit saja, karena kondisi fisiknya yang dianggap belum sesuai. Cole pun tak menampik hal itu, meski begitu sebenarnya ia merasa butuh menit bermain yang lebih lama karena itu bisa membantu kebugarannya.

"Anda lihat saya berlatih tiap hari, tapi yang saya butuhkan adalah pertandingan, menit bermain. Saya belum dapat kesempatan main 90 menit. Sejauh ini saya hanya main 15 sampai 25 menit saja sampai pekan kedelapan ini," ucap mantan penggawa Chelsea itu.

"Jadi bagaimana bisa saya dibilang tidak fit, sementara saya tidak akan fit selama saya tidak bermain di pertandingan. Berlatih dan bertanding adalah dua hal yang berbeda, jadi energi yang saya miliki tidak akan sama dengan energi saat di dalam pertandingan," sambungnya.

Penyerang berusia mengungkapkan bahwa bila memang dipercaya ia bisa saja tampil selama 90 menit. Namun untuk melihat permainan yang bagus darinya, butuh proses dan dibutuhkan juga kesabaran.

"Bukan soal berapa menit saya bisa main, saya bisa main penuh 90 menit. Ini soal kesabaran semua orang untuk menunggu saya bisa fit secara fisik di setiap pertandingan," tegasnya.

Walau nasibnya di skuat "Maung Bandung" berada di ujung tanduk, Cole mengaku tetap akan fokus pada pertandingan. Nasibnya memang belum ditentukan namun ia enggan terlalu memikirkan hal tersebut. Terpenting adalah bagaimana ia bisa memberikan kontribusi terbaik bagi tim.

"Saya siap tapi ada opini di pertandingan ini, saya akan tinggalkan itu. Anda juga tidak bisa berbuat banyak soal itu, saya hanya akan bekerja dengan maksimal, menunjukkan yang terbaik ke semua orang. Jika saya masih tidak cukup baik, okay saya terima, yang terpenting adalah Anda menunjukkan yang terbaik bagi tim Anda," tukasnya.

Jangan Dicela Terus

Terkait performa Persib yang menurun hingga pekan ke-8 Liga 1 Indonesia, Umuh berharap agar para bobotoh bersabar karena biar bagaimanapun "Maung Bandung" sedang dalam proses untuk memperkuat tim di kompetisi. Dikatakan masih terlalu dini menyimpulkan Persib gagal dalam perburuan gelar Liga 1, waktu masih terlalu panjang sehingga masih banyak kesempatan yang bisa diambil klub kebanggaan masyarakat Persib itu.

"Mudah-mudahan ke depan kami bisa lebih baik lagi, harapan kami tentunya menjadi juara. Sekarang manajemen sudah memberikan banyak fasilitas. Terbaru ada bus yang diberikan, saya harap itu bisa memotivasi pemain," ungkapnya.

Umuh melanjutkan Bobotoh boleh saja melempar kritik terhadap performa tim, namun ia berharap agar kritikan itu masih dalam batas dan intensitas yang wajar. Dalam artian ia berharap agar Bobotoh tidak terlalu sering memberikan celaan kepada Persib, sebab bila sering dicela ada kemungkinan para pemain justru drop.

"Saya mohon maaf kepada Bobotoh, saya berharap agar tim jangan terus dicela. Sebab nanti pemain malah jadi drop, dan itu tidak bagus juga buat Persib. Saat ini kami masih berusaha untuk mengejar target juara pada akhir musim nanti," katanya.

Komentar