Buffon: Saya Ingin Penggemar Sedih Jika Saya Pensiun

Berita

by redaksi 33821

Buffon: Saya Ingin Penggemar Sedih Jika Saya Pensiun

Gianluigi Buffon membukukan penampilan ke-100 di Liga Champions usai membawa Juventus taklukkan Monaco 2-0. Meski usianya sudah tak muda lagi, namun penampilan Gigi yang membuat beberapa penyelamatan semalam seolah membuktikan dirinya belum habis. Seusai pertandingan, Buffon mengatakan dirinya termotivasi untuk selalu jadi yang terbaik dan ingin membuat orang mengenang jasanya kelak jika dia `menggantung sarung tangannya`.

“Di setiap pertandingan, saya ingin menunjukkan bahwa saya pantas bermain pada level ini meski usia saya kini [sudah tua]. Saya bekerja keras setiap hari untuk mencapainya,” ujar Buffon soal motivasinya dilansir Daily Mail Online.

“Ketika saya pensiun nanti, saya ingin fans sedih karenanya. Saya tidak tahu jika saya bisa mencapainya atau tidak, tapi bermain bersama klub ini sangat membantu [mencapai impian]. Yang terpenting adalah saya harus siap kapanpun tim membutuhkan saya. Selama saya bisa melakukan itu, saya akan menganggap diri saya puas dan senang.”

Menjaga gawangnya tanpa kebobolan dari Monaco, yang mencetak 146 gol di semua kompetisi, jelas bukan tugas yang mudah bagi Buffon. Kerja kerasnya menjaga gawang Juve dari kebobolan membuat dirinya mencatat rekor clean sheet selama lebih dari 600 menit. Meski demikian, Gigi memperingatkan perjuangan timnya belum selesai.

“Kami memainkan pertandingan ini dengan cara kami dan kami melakukannya. Kami memang memiliki keunggulan namun kami juga tahu Monaco punya pemain yang bisa mencetak gol di laga tandang. Pertandingan belum selesai.”

“Saya rasa kami bermain baik malam ini. Itu adalah penampilan yang harus kami tampilkan jika ingin menang disini [Monaco]. Kalau anda tidak menunjukkan sikap yang tepat, tetap kompak dan menunjukkan kualitas serangan anda, maka akan sulit. Target kami adalah untuk terus berkembang. Itulah mengapa kami bekerja keras dan latihan setiap hari,” tandas Buffon dilansir dari situs resmi klub Juventus.

Buffon yang membawa negaranya juara Piala Dunia 2006 ini juga mengakui Ballon D’or bukan prioritas utama baginya. Ia mengatakan sudah cukup senang bisa bermain untuk klubnya disaksikan oleh penggemar dan keluarganya.

“Itu bukan sesuatu yang saya pikirkan. Saya menghabiskan banyak energi untuk tetap bugar dan tampil baik di pertandingan seperti ini. Bermain bersama tim hebat juga membantu saya.”

“Ketika anda berbahagia bersama rekan pemain anda, memiliki keluarga dan teman yang mendukung di stadion, dan memungkinkan anda bahagia bersama mereka, itu adalah kepuasan terbaik buat saya,” komentar Buffon soal Ballon D’or dikutip dari Eurosport UK.

Komentar