Monaco dan Dortmund Janjikan Permainan Menyerang

Berita

by Gunanda Hasdiansyah

Gunanda Hasdiansyah

Pecandu game Football Manager yang mencintai sepak bola dengan segala keindahannya

Monaco dan Dortmund Janjikan Permainan Menyerang

Pertandingan menarik sepertinya akan tersaji pada saat AS Monaco menjamu Borussia Dortmund pada leg kedua perempat-final Liga Champions 2016/2017, Kamis (19/04). Hal ini dikarenakan pelatih dari kedua kesebelasan tersebut menjanjikan akan menampilkan permainan menyerang pada pertandingan ini.

Walaupun Monaco saat ini berada di posisi yang lebih menguntungkan setelah meraih kemenangan 2-3 di kandang Dortmund pada leg pertama, sang pelatih, Leonardo Jardim tetap ingin menampilkan permainan menyerang yang menjadi DNA mereka. Hal ini diungkapkannya pada konferensi pers sebelum pertandingan.

"Tim kami digunakan untuk bermain dengan DNA yang tidak akan berubah," kata Jardim seperti dikutip oleh FourFourTwo. "Kami ingin mempertahankan momentum itu.

"Besok akan menjadi pertandingan kualifikasi dan kami hanya setengah jalan melalui perempat final. Mungkin kami harus mencetak besok untuk pergi melewatinya."

Hal yang sama juga diungkapkan oleh pelatih Dortmund, Thomas Tuchel. Ia mengatakan Dortmund akan menampilkan permainan menyerang sejak menit pertama. Hal ini cukup wajar dilakukan oleh Dortmund. Sebab, mereka memang membutuhkan kemenangan pada pertandingan ini.

"Kami harus bermain dengan baik dan saya yakin kami mampu melakukannya," ujar Tuchel seperti dikutip oleh FourFourTwo.

"Saya telah membawa skuat berkualitas di sini dan kami sangat mampu untuk menang dengan dua gol. Identitas kami adalah untuk mencoba mencetak gol. Kami akan menyerang dari menit pertama sampai menit 90.”

Namun, misi Dortmund untuk meraih kemenangan di leg kedua ini terbilang cukup sulit. Walaupun mereka sudah menjanjikan permainan menyerang dan akan berusaha mencetak gol sebanyak mungkin. Hal ini dikarenakan rekor Monaco di kandang sangatlah baik. Tercatat hanya tiga kali saja Monaco tidak meraih kemenangan dari 26 pertandingan kandang pada semua kompetisi. Dengan rincian dua kali imbang dan satu kali kalah.

Hal ini semakin diperparah dengan rekor tandang Dortmund yang cukup buruk. Marco Reus dkk hanya mampu meraih sembilan kemenangan saja dari 22 pertandingan tandang di semua kompetisi musim ini.

Foto: mirror.co.uk

Komentar