Gaji Coleman Selama Cedera Dibayar oleh FIFA

Berita

by Sandy Firdaus 37479

Sandy Firdaus

Penulis merangkap pewarta. Yang kita tahu sebenarnya adalah kita tidak tahu apa-apa (Noel Gallagher)

Gaji Coleman Selama Cedera Dibayar oleh FIFA

Dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa antara Irlandia melawan Wales pada Sabtu (25/3/2017) dini hari, fullback Irlandia, Seamus Coleman, menderita cedera patah kaki yang mengharuskannya menepi cukup lama. FIFA sebagai otoritas tertinggi sepakbola dunia turun tangan dalam kejadian tersebut.

Coleman menderita cedera setelah mendapatkan tekel yang cukup keras dari pemain Wales, Neil Taylor. Setelah terpelanting cukup jauh, terlihat ada sesuatu yang tidak beres dengan kakinya. Setelah dilakukan penanganan pertama oleh tim medis, diketahui bahwa Coleman terkena cedera patah kaki. Ia pun langsung dibawa ke rumah sakit di Dublin untuk dirawat sekaligus menjalani operasi tulang kakinya yang patah.


Baca Juga: Seamus Coleman Cedera Patah Kaki


Pemain yang juga membela klub Everton ini pun menjalani operasi untuk menyembuhkan cedera patah kaki pada Sabtu (25/3/2017) pagi pukul 08.30 waktu setempat. Operasinya tersebut berjalan sukses, seperti yang diungkapkan oleh pelatih timnas Irlandia, Martin O`Neill.

"Operasinya yang berjalan pada hari Sabtu (25/3/2017) pagi berjalan lancar. Ia sadar akan semua yang terjadi dan merasa kecewa akan hal tersebut. Butuh waktu cukup lama baginya untuk sembuh, walau kakinya sudah dioperasi. Tim dokter dan para perawat di rumah sakit sudah melakukan operasi yang cukup baik, dan sekarang waktunya bagi Seamus (Coleman) untuk menjalani masa pemulihan," ujar O`Neill seperti dilansir The Guardian.

Absen untuk waktu yang cukup lama bagi Everton, gaji Coleman selama masa pemulihan setelah operasi akan ditanggung FIFA. Gaji Coleman yang diperkirakan sebesar 50.000 paun per minggu (dilansir dari Squawka) akan ditanggung oleh FIFA lewat salah satu program FIFA, yaitu FIFA Club Protection Programme. Everton pun tidak harus mengeluarkan gaji untuk Coleman di masa ketika ia tidak bermain untuk klub.

Apa itu FIFA Club Protection Programme?

FIFA Club Protection Programme adalah sebuah program yang dibuat oleh FIFA khusus untuk memberikan perlindungan kepada klub ketika para pemainnya membela negara dalam jeda internasional. Program ini sudah disetujui dalam kongres FIFA yang digelar pada Mei 2012 silam dan sudah mengalami masa perpanjangan sejak 2015 silam (program ini pertama kali diadakan sejak 1 September 2012 sampai 31 Desember 2014).

Seperti dalam lampiran surat FIFA kepada para anggotanya yang diedarkan pada 9 Januari 2015, disebutkan bahwa dengan dilaksanakannya program ini, maka setiap klub akan diberikan kompensasi oleh FIFA jika pemain mereka mengalami cedera atau kecelakaan ketika membela timnas negaranya (dalam hal ini timnas senior) dalam jeda internasional di periode 1 Januari 2015 sampai 31 Desember 2018.

Ada tiga poin inti yang dibahas dalam FIFA Club Protection Programme ini dan tercantum dalam surat tersebut, yaitu:

  • Sejak 1 Januari 2015, sepakbola perempuan juga masuk dalam program ini. Dengan masuknya sepakbola perempuan ke program ini, maka ketika ada pesepakbola perempuan yang mengalami cedera ketika jeda internasional, klub profesional tempat pesepakbola perempuan itu bermain akan mendapat kompensasi dari FIFA.
  • Program ini diberlakukan dalam setiap pertandingan internasional yang masuk kalender FIFA dalam rentang waktu 1 Januari 2015 sampai 31 Desember 2018, termasuk pertandingan Piala Dunia 2018, Piala Konfederasi 2017, Piala Dunia Perempuan 2015, serta Olimpiade Rio 2016. Pertandingan harus melibatkan timnas senior, dan melibatkan negara-negara yang masuk ke dalam asosiasi sepakbola yang diakui FIFA dan sedang tidak mendapatkan sanksi.
  • Jika pemain sudah cedera atau sedang mengalami masa pemulihan sebelum masa jeda internasional atau sebelum masuk pertandingan Piala Dunia 2018, Piala Konfederasi 2017, Piala Dunia Perempuan 2015, serta Olimpiade Rio, maka program ini tidak akan berlaku untuk pemain dan klub tempat pemain tersebut bernaung.

Melihat term dan kondisi ketika Seamus Coleman mengalami cedera, maka ia masuk ke dalam program tersebut karena ia mengalami cedera ketika bertugas untuk negaranya di jeda internasional. Sampai akhir Desember 2018, program ini masih akan berlaku untuk pertandingan-pertandingan di jeda internasional yang masuk kalender FIFA.

Surat yang berisikan poin-poin FIFA Club Protection Programme tersebut bisa Anda baca di sini.

foto: @FootyAccums

Komentar