Menghitung Kemungkinan Lawan Indonesia di Semi-final Piala AFF

Berita

by Randy Prasatya

Randy Prasatya

Everything you can imagine is real.

Menghitung Kemungkinan Lawan Indonesia di Semi-final Piala AFF

Tim nasional Indonesia berhasil melaju ke babak semifinal Piala AFF setelah menumbangkan Singapura 2-1 di Rizal Memorial Stadium, Manila. Meski tertinggal lebih dulu lewat gol Khairul Amri di babak pertama, Indonesia akhirnya bisa membalikan keadaan melalui gol Andik Vermansyah dan Stefano Lilipaly.

Hasil itu mengantarkan tim besutan Alfred Riedl mengunci status runner-up grup A dengan 4 poin di bawah Thailand yang mengoleksi poin sempurna, 9 poin. Kini, Tim Merah Putih menanti calon lawan di babak semi-final yang berasal dari juara grup B.

Sejauh ini belum ada tim yang memastikan diri sebagai juara grup A, meski Vietnam sudah dipastikan lolos ke semi-final dengan 6 poin.

Selain Vietnam, ada Myanmar dan Malaysia yang akan berebut satu slot ke babak semi-final. Kedua tim tersebut nantinya akan saling berhadapan di laga terakhir. Tiga nama tim yang berada di grup A tersebut bukanlah lawan yang mudah bagi Indonesia.

Seluruh tim akan saling sikut untuk mengambil status juara grup untuk menghindari Thailand di laga semi-final. Lantas, kemungkinan-kemungkinan apa yang akan terjadi di pertandingan grup A pada Sabtu, 26 November 2016? Dan siapa lawan Indonesia di semi-final?

Vietnam hanya butuh satu poin

Jika melihat peta kekuatan di grup B, Indonesia kemungkinan besar akan bertemu Vietnam di babak semi-final. Secara hitung-hitungan, Vietanam punya peluang besar untuk menduduki posisi teratas di grup B.

Mereka hanya butuh hasil imbang melawan Kamboja pada posisi juru kunci (0 poin) untuk mengunci status juara grup dengan poin 7. Sebab, sejauh ini tim besutan Nguyen Huru Thang sudah mengoleksi 6 poin.

Jika itu terjadi, tentu ini bisa jadi laga yang sangat sulit bagi Indonesia. Pada pertemuan terakhir di laga uji coba jelang perhelatan Piala AFF, Indonesia tumbang 2-3 di Vietnam. Sebelum itu, keduanya hanya mampu bermain imbang 2-2 di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Vietnam kalah dari Kamboja

Vietnam bisa keluar dari grup B dengan status runner-up jika tumbang dari Kamboja dengan selisih kekalahan satu gol, dan di tempat lain Myanmar mampu mengalahkan Malaysia dengan berapa pun skornya.

Hal itu terjadi dikarenakan Vietnam baru mengantongi goal difference (selisih gol) +2 dari tiga gol dan kemasukan satu gol. Sedangkan Myanmar punya selisih gol +1 dari empat gol dan kemasukan tiga gol.

Artinya, jika Vietnam kalah dengan selisih satu gol dari Kamboja, mereka akan duduk di posisi kedua dengan 6 poin dan selisih gol +1. Sementara itu Myanmar jadi juara grup B dengan mengoleksi 6 poin dan selisih gol +2, jika menang satu gol dari Malaysia.

Malaysia kejar dua gol

Laga panas antara Indonesia dan Malaysia bisa terjadi di babak semi-final jika tim berjuluk Harimau Malaya bisa mengalahkan Myanmar dengan minimal selisih dua gol. Di lain tempat, tentunya Vietnam harus tumbang dari Kamboja dengan selisih satu gol.

Jika skema itu terjadi, Malaysia akan duduk di puncak grup B dengan poin 6 dan selisih gol +2. Sejauh ini mereka baru punya selisih gol 0 dari dari tiga kali memasukan dan tiga kali juga kemasukan.

Tapi, jika Vietnam kalah dari Kamboja dengan lebih dari satu gol, Malaysia hanya butuh kemenangan dengan selisih satu gol saja dari Myanmar. Artinya, Vietnam akan mengoleksi 6 poin dengan selisih gol 0 atau minus di posisi runner-up, sementara itu Malaysia duduk manis di puncak grup A dengan 6 poin dan selisih gol +1.

Siapa yang akan menjadi lawan Indonesia, kita masih akan menunggunya pada pertandingan besok (26/11/2016) pada 18:00 WIB.

Komentar