Meski Tampil Gemilang di MLS, Ventura Tetap Tak Panggil Giovinco

Berita

by Abrar Firdiansyah

Abrar Firdiansyah

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Meski Tampil Gemilang di MLS, Ventura Tetap Tak Panggil Giovinco

Sebutan Malaikat Kecil yang melekat pada Sebastian Giovinco benar-benar terbukti. Di Major League Soccer (MLS) musim ini, Giovinco mampu membawa kesebelasan yang ia perkuat saat ini, Toronto FC, masuk ke babak semifinal MLS, prestasi terbaik kesebelasan asal Kanada tersebut sejauh ini.

Namun lagi-lagi apa yang diperbuat oleh Giovinco tak menarik perhatian tim nasional Italia. Terbaru, pelatih tim nasional Italia, Giampiero Ventura enggan memanggilnya untuk memperkuat Gli Azzurri di babak kualifikasi Piala Dunia 2018 Rusia.

Dalam pengumuman nama-nama yang memperkuat tim nasional Italia untuk pertandingan internasional, Selasa (8/11) dini hari WIB, Ventura tidak menyertakan nama Giovinco karena merasa eks pemain Juventus tersebut belum dapat menunjukkan kualitas terbaiknya karena bermain di liga yang tidak besar.

“Saya sudah melakukan semuanya untuk memperjuangkan kariernya di tim nasional. Tapi kenyataannya, ia kini bermain di liga yang tidak terlalu besar,” ujar Ventura dilansir oleh The Guardian.

“Jumlah gol yang ia buat tidaklah penting karena ia memiliki kualitas yang cukup berbeda dengan pemain lain di liga tersebut. Dan ketika Anda bermain di liga tersebut, Anda akan memiliki problem mental.”

Ventura menjelaskan bahwa ia bukannya tidak memberikan Giovinco peluang untuk tampil bersama tim nasional Italia, namun dengan keputusan Giovinco yang tetap bermain di sana, peluangnya untuk bermain bersama tim nasional Italia otomatis semakin tertutup.

“Kami melakukan evaluasi terhadap permainan mereka, kami memberikan mereka kesempatan untuk membuktikan diri bahwa mereka memang benar-benar layak tampil bersama tim nasional Italia,” lanjut Ventura.

“Kami akan menjelaskan semua dan membuktikan kepada semua orang bahwa yang kami lakukan kepada Giovinco adalah tindakan yang benar. Saya memilih 30 nama pemain yang saya pikir akan dapat memberikan jaminan.”

Menurut eks pelatih salah satu kesebelasan Serie A, Torino, ini pun upaya tidak memilih pemain yang tidak bermain di kompetisi bergengsi tidak hanya ia lakukan terhadap Giovinco, melainkan juga pemain-pemain lain, seperti Domenico Criscito.

“Kami melakukan hal yang sama terhadap Criscito. Dia pemain yang bagus dan dia berkembang di Zenit St. Petersburg. Persoalannya adalah dia perlu membuktikan diri berkembang lebih besar ketimbang pemain lain, yang mampu kami lihat di sini,” imbuh Ventura.

Apa yang dilakukan oleh Ventura rupanya tidak ditanggapi oleh Giovinco. “Pekerjaan saya adalah mencetak gol dan membuat asis. Hal tersebut akan terus saya lakukan untuk kesebelasan ini. Semuanya akan saya lakukan untuk membawa Toronto FC memenangkan MLS, yang mana saat ini tengah menjadi prioritas saya.”

Komentar