Pujian Guardiola untuk Lionel Messi

Berita

by Abrar Firdiansyah

Abrar Firdiansyah

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Pujian Guardiola untuk Lionel Messi

Lionel Messi menjadi momok bagi Manchester City di pekan ketiga Liga Champions 2016/2017. Pasalnya penampilan baik Messi yang berujung tiga golnya di laga tersebut membuat Manchester City tersungkur dan membuat mereka mengalami kekalahan di atas margin tiga gol perdana di semua kompetisi resmi musim 2016/17.

Tiga gol yang dibuat oleh Messi dalam laga tersebut pun membuat manajer Manchester City, Pep Guardiola, benar-benar takjub. Tidak heran, pada pertemuan kedua tengah pekan ini, Rabu (2/11) dini hari WIB, pembicaraan mengenai Messi menjadi fokus utama Guardiola.

Dalam wawancaranya sebelum hari pertandingan kepada Daily Mail, Guardiola bercerita bahwa Messi adalah tipikal pemain yang selalu tahu kemana ia harus bergerak dan masuk ke pertahanan lawan dalam sebuah pertandingan. Guardiola menyebut, kemampuan yang dimiliki Messi berfungsi layaknya mesin X-ray.

“Messi menghabiskan waktu di awal-awal pertandingan selayaknya mesin X-ray. Dia mampu mencari ruang kosong yang dapat ia gunakan untuk mendapatkan sebuah momen untuk mencetak gol,” ujar Guardiola.

“Dia terlihat seperti berjalan-jalan saja ketika berada di lapangan. Dia terlihat sendirian. Misal dia terlihat oleh para pemain belakang, ia akan segera mencari ruang kosong untuk dapat ia gunakan,” paparnya.

“Dia tampak hanya berjalan ketika berada di lapangan dan mungkin saja dia adalah orang yang paling sedikit berlari di La Liga Spanyol. Namun, ketika bola sudah berada di kakinya, ia tahu apa yang akan ia lakukan selanjutnya.”

Guardiola juga menjelaskan bahwa ada salah satu candaan di Spanyol yang mengatakan bahwa tugasnya ada memastikan bahwa bola harus diberikan kepada Messi, yang selanjutnya pemain asal Argentina tersebut akan mencetak gol.

Pengetahuan Guardiola akan Messi memang cukup dalam. Perkembangan karier Messi, meski dimulai dari era Frank Rijkaard, namun berkembang begitu pesat. Dibuangnya beberapa pemain senior, seperti Ronaldinho dan Samuel Eto’o semakin melambungkan nama Messi, yang hasilnya bisa dilihat seperti sekarang.

Hubungan antara Messi dan Guardiola yang begitu kental bahkan membuat Guardiola menyadari bahwa ayah dari Thiago tersebut adalah salah satu hal terbaik yang pernah ia ciptakan. Dalam buku mengenai dirinya yang berjudul Pep Guardiola: The Evolution, ia bahkan berkata bahwa pemain seperti Messi tidak akan lagi ditemukan.

Komentar