Apakah De Boer Akan Dipecat Inter Milan Jika Kalah dari Juventus?

Berita

by Sandy Firdaus

Sandy Firdaus

Penulis merangkap pewarta. Yang kita tahu sebenarnya adalah kita tidak tahu apa-apa (Noel Gallagher)

Apakah De Boer Akan Dipecat Inter Milan Jika Kalah dari Juventus?

Sesudah kalah 2-0 dari Hapoel Beer-Sheva di kandang dalam ajang Europa League, posisi Frank de Boer, manajer baru Inter Milan pun terancam. Kabar dari Football Italia menyebutkan, kalau De Boer gagal mengantarkan Inter Milan meraih kemenangan melawan Juventus pada Minggu (18/9/2016) malam, maka ia akan dipecat dan digantikan oleh Fabio Capello.

De Boer, yang sebelumnya melatih Ajax Amsterdam, sejauh ini baru mencatatkan satu kemenangan dari empat pertandingan bersama Nerazzuri. Hasil yang buruk ini membuat ia kerap dicemooh oleh suporter Inter di San Siro. Kabar-kabar buruk mengenai De Boer pun berseliweran.

Ada yang menyebut bahwa Inter hanya perlu membayar 1,5 juta euro sebagai biaya kompensasi pemecatan De Boer. Ada juga yang mengungkapkan bahwa De Boer sudah tidak sejalan dengan Inter. Bahkan, Calcio Mercato sudah melansir dalam tulisan mereka bahwa Capello seperti memberikan kode bahwa ia siap melatih Inter.

"Skuat Inter cukup kuat. Tapi, butuh waktu untuk meraih prestasi. Saya memerhatikan ada beberapa masalah dalam lini pertahanan ketika melawan Pescara dan saya kira seseorang harus menyelesaikan masalah tersebut karena tim ini sebenarnya memiliki kualitas yang baik," ujar Capello.

Mengenai kabar pemecatan yang semakin kencang berhembus, direktur olahraga Inter Milan, Piero Ausilio, membantah dan mengatakan kabar tersebut benar-benar tidak masuk akal. Meski memang De Boer belum mencatatkan prestasi yang signifikan bersama Inter, Ausilio menyebutkan bahwa De Boer tidak akan pergi dalam waktu dekat ini.

"De Boer akan dipecat? Saya harus menjawabnya dengan jawaban yang kasar dan tegas, namun, banyak orang di sini dan jika saya melakukannya itu adalah hal yang tidak sopan," ujar Ausilio seperti dilansir Football Italia.

"Saya bisa mengatakan bahwa semua itu tidak masuk akal (gosip pemecatan De Boer). Kami harus sedikit berbicara dan banyak bekerja karena sekarang kami sedang berada di belakang. De Boer baru saja datang beberapa waktu yang lalu dan ia hanya memiliki waktu yang sedikit untuk mengolah skuat yang ada. Membangun sesuatu yang penting membutuhkan jangka waktu yang lama. Itu membutuhkan kesabaran," tambahnya.

Apa yang diucapkan oleh Ausilio tidak sepenuhnya salah. De Boer direkrut dua minggu sebelum Serie A 2016/2017 dimulai. Ia tidak memiliki waktu yang cukup untuk meramu skuat peninggalan pelatih sebelumnya, Roberto Mancini, yang memilih untuk meninggalkan Inter setelah ia dan pemilik baru, Suning Group, tidak menemukan kesesuaian visi.

Usai pertandingan melawan Hapoel Beer-Sheva, De Boer pun sudah mengungkapkan sesuatu, bahwa "pada babak kedua Inter sudah bermain sesuai dengan keinginannya". Ini berarti, mungkin saja De Boer tidak akan pergi dalam waktu yang dekat. Namun, melihat rekam jejak Serie A yang begitu mudahnya memecat pelatih, De Boer mesti waspada.

Baca Juga: Menanti Revolusi Frank de Boer

Komentar