Peningkatan Drastis Prancis dan Wales di Ranking FIFA

Berita

by Abrar Firdiansyah

Abrar Firdiansyah

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Peningkatan Drastis Prancis dan Wales di Ranking FIFA

Gelaran Piala Eropa 2016 serta Copa America Centenario ternyata tidak hanya berpengaruh terhadap terdongkraknya nama tim nasional yang berpartisipasi, tapi juga soal perubahan dalam ranking atau peringkat dunia yang dirilis oleh federasi sepakbola dunia, FIFA.

Ranking FIFA dibuat dengan tujuan untuk menjadi acuan sekilas bagi kita dalam mengukur level suatu tim nasional suatu negara. Dari daftar anggota FIFA yang berjumlah 210 negara anggota, kita bisa melihat peta kekuatan dari masing-masing negara yang akan bertanding. Peringkat ini diperbarui oleh FIFA setiap bulannya.

Dalam rilisan terbaru yang dikeluarkan oleh FIFA per Juli 2016, banyak perubahan di peringkat dunia usai penyelenggaraan dua kompetisi tersebut ditambah kompetisi regional lain. Beberapa di antaranya adalah timnas Prancis, Wales, dan Venezuela.

Prancis menjadi salah satu kesebelasan nasional yang mencatatkan kenaikan yang cukup sensasional. Kesuksesan kesebelasan berjuluk Les Blues di Piala Eropa 2016 dengan menjadi finalis membuat mereka kini duduk di posisi tujuh ranking FIFA usai naik 10 posisi. Sebelumnya pada Juni 2016, "tim Ayam Jantan" ini hanya berada di peringkat ke-17.

Keberhasilan menduduki posisi ketujuh ini pun begitu membanggakan bagi Prancis. Betapa tidak, pada dua tahun terakhir, kesebelasan tuan rumah Piala Eropa 2016 ini gagal masuk ke posisi 10 besar usai hanya melakukan uji tanding persahabatan (alih-alih pertandingan kualifiaksi yang memiliki koefisien yang lebih tinggi bagi perhitungan ranking FIFA).

Juara Piala Eropa 2016, Portugal, gagal mencatatkan peningkatan drastis usai tiga kali bermain imbang di Piala Eropa 2016. Meski demikian, mereka naik dua posisi ke peringkat enam.

Tidak hanya Prancis, Wales juga menjadi salah satu kesebelasan yang mengalami peningkatan lumayan drastis. Keberhasilan mencapai babak semifinal Piala Eropa 2016 sebelum dikalahkan Portugal, membuat Gareth Bale dkk naik 15 posisi ke peringkat 11.

Posisi ini pun menjadi yang terbaik dalam sejarah sepakbola Wales. Ya, sejak ranking FIFA dibuat pada 1993, prestasi terbaik Wales hanya berada di posisi ke-17, selebihnya ranking mereka lebih buruk. Kesebelasan yang kini diasuh oleh Chris Coleman tersebut, bahkan pernah duduk di peringkat ke-112, yang sekaligus merupakan peringkat terburuk mereka.

Tren meningkat tidak hanya dirasakan oleh negara peserta Piala Eropa 2016 saja. Venezuela, yang berpartisipasi di Copa America Centenario, juga mengalami peningkatan yang cukup drastis. Dua kemenangan terhadap kesebelasan berperingkat di atas mereka, Jamaika dan Uruguay, serta hasil imbang melawan Meksiko, membuat mereka naik 31 peringkat ke posisi 46.

Secara keseluruhan, Selandia Baru menjadi kesebelasan yang menunjukkan peningkatan paling maksimal. Keberhasilan menjuarai Piala Oseania 2016, membuat "All Whites" naik 54 posisi ke peringkat 93. Di sisi lain, penurunan paling drastis dialami oleh Belize yang turun 50 posisi ke peringkat 164, setelah pada Juni 2016 mereka berada di peringkat ke-114.

Indonesia sendiri kembali melanjutkan tren negatifnya di ranking FIFA, usai turun empat posisi ke peringkat 191. Catatan ini sekaligus melengkapi buruknya perolehan Indonesia di ranking FIFA, setelah dalam tiga tahun terakhir terus menerus berada di bawah peringkat 150.

Ini artinya, Indonesia berada dalam 20 negara dengan sepakbola terburuk di dunia dan juga terburuk kedua di Asia Tenggara, di atas Brunei Darussalam (menurut ranking FIFA). Anda boleh percaya ataupun tidak dengan sistem ini, jika masih penasaran juga bagaimana cara menghitungnya, bisa sama-sama simak kembali tulisan sebelum ini.

Komentar