Tekad Pochettino Mengubah Sejarah Pertemuan Tottenham dengan Man United

Berita

by Sandy Firdaus

Sandy Firdaus

Penulis merangkap pewarta. Yang kita tahu sebenarnya adalah kita tidak tahu apa-apa (Noel Gallagher)

Tekad Pochettino Mengubah Sejarah Pertemuan Tottenham dengan Man United

Jelang laga melawan Manchester United di Stadion White Hart Lane pada hari Minggu (10/4), manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, mengajak kepada anak asuhnya untuk mengubah sejarah, bahkan menciptakan sebuah sejarah yang baru. Sejarah yang dimaksud adalah sejarah pertemuan antara Tottenham Hotspur dan Manchester United.

Mauricio Pochettino sendiri sudah mulai merasa kerasan di klub yang bermarkas di London Utara ini. Perasaan kekeluargaan yang ia munculkan di Spurs membuat ia betah melatih The Lilywhites. Ia akan merasa senang jika dirinya menjadi bagian dari sejarah Tottenham Hotspur di masa depan nantinya.

“Di klub ini saya sudah membangun hubungan emosional dengan orang-orang sekitar saya. Uang sudah tidak lagi menjadi sesuatu yang penting. Di sini, saya mendapatkan kenyamanan dalam melatih sebuah tim,” ujar Pochettino seperti dilansir oleh The Guardian.

Semenjak Pochettino pertama kali datang ke sini, ia sudah membangun semacam ikatan emosional antara pemain, staf pelatih, dan staf manajemen Tottenham. Ia mulai menerapkan kebiasaan saling menyapa dan berjabat tangan agar orang-orang di dalam klub Tottenham bisa bersatu satu sama lain.

Semangat itulah yang membawa Tottenham Hotspur sekarang berada di belakang Leicester City, dan di atas Arsenal serta Manchester City dalam perebutan gelar juara Liga Primer Inggris. Semangat ini pulalah yang akan Pochettino dan pasukannya bawa dalam pertandingan melawan Manchester United, sekaligus untuk mengubah sejarah pertemuan antara The Liliywhites dan The Red Devils di White Hart Lane.

Dalam 14 pertemuan terakhir lawatannya ke White Hart Lane setelah kekalahan 3-1 di bulan Mei 2001, United tidak pernah kalah dari Spurs saat bertanding di White Hart Lane. Rekor inilah yang akan berusaha diubah oleh Pochettino besok malam.

“Ini adalah momen yang baik untuk mengubah sejarah. Pertandingan hari Minggu nanti akan berlangsung dengan ketat karena United adalah klub besar di Inggris. Tapi, kami akan berusaha, karena saya yakin United pun merasakan hal yang sama dengan kami,” ujar Pochettino.

Pertandingan Minggu (10/4) nanti akan menjadi penting bagi kedua tim. Bagi Spurs, dengan meraih kemenangan melawan United, mereka akan tetap bisa memberikan tekanan yang konstan kepada Leicester City sebagai pemuncak klasemen. Fokus akan mereka canangkan demi meraih kemenangan atas United.

“Sangat penting bagi kami untuk tetap fokus pada pertandingan-pertandingan yang akan kami jalani di sisa Liga Primer Inggris. Kami harus segera melakukan pekerjaan kami dan mendapatkan tiga poin di tiap pertandingan,” ungkap Pochettino.

(sf)

foto: theguardian.com

Komentar