Southampton vs Chelsea: Kuncinya Ada di Forster

Berita

by Abrar Firdiansyah

Abrar Firdiansyah

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Southampton vs Chelsea: Kuncinya Ada di Forster

Perjuangan Chelsea untuk menembus Zona Eropa akan menemui tembok kokoh pada Sabtu (27/2) malam ini. The Blues akan menghadapi tim peringkat keenam, Southampton, di St. Mary’s Stadium. Ini bukannya tanpa alasan. Pasalnya, Southampton memiliki lini belakang yang kuat. Ini dibuktikan dengan gawang mereka yang tak kebobolan selama enam pertandingan terakhir.

Nama Fraser Forster tampaknya akan menjadi kunci di laga ini. Absen 10 bulan tak membuatnya kehilangan refleks istimewa. Forster yang kembali berada di lapangan kala Southampton dikunjungi Watford pada pekan ke-21 Liga Primer Inggris, 14 Januari 2016 lalu, bahkan menjadi kunci tim ini dalam beberapa pertandingan terakhir.

Beberapa nama striker seperti Odion Ighalo, Salomon Rondon, dan Anthony Martial, bahkan harus mengakui ketangguhan Forster di mistar gawang Southampton. Belum lagi penampilan Forster di laga melawan Arsenal yang patut diacungi empat jempol. Ia tak hanya menjadi pemain terbaik versi pencatat statistik, Whoscored, eks kiper Glasgow Celtic ini juga membuat banyak aksi penyelamatan gemilang.

Sebanyak 10 penyelamatan gemilang yang ia lakukan sepanjang 90 menit di Emirates, bahkan membuat penampilannya di laga tersebut patut digarisbawahi.

Penampilan apik Forster di bawah mistar gawang Southampton dalam enam laga terakhir bahkan membuat tim berjuluk The Saints ini mengumpulkan 16 poin dari enam laga terakhirnya. Southampton mengungguli kesebelasan yang kini tengah berada di empat besar klasemen sementara, termasuk tim kuda hitam, Leicester City.

Kegarangan Forster di bawah mistar gawang tentu bukan suatu hal yang gampang ditaklukkan. Chelsea yang kini berada di peringkat ke-12 juga punya modal positif jelang laga ini. Kesebelasan berjuluk The Blues ini mampu mencetak rata-rata tiga gol dalam enam pertandingan terakhir. Yang terakhir, gawang “Manchester City” mampu mereka jebol lima kali.

Suatu modal yang positif, bukan? Belum lagi kembali tampil baiknya motor serangan Chelsea, Eden Hazard, kala menghadapi City. Winger berkebangsaan Belgia ini bahkan mencetak satu gol dan dua assist di laga tersebut. Pekerjaan Chelsea jelang laga ini juga lebih mudah, mengingat gelandang bertahan Southampton, Victor Wanyama, tak bisa bermain lantaran akumulasi kartu merah.

Melihat catatan laga-laga sebelumnya, akankah Fraser Forster dapat menunjukkan hegemoninya dengan kembali tak kebobolan dalam tujuh laga? Atau malah, Chelsea yang mampu membuktikan bahwa St. Mary’s bukan tempat yang angker bagi mereka.

Komentar