Peringatan Llorente untuk Juventus

Berita

by Abrar Firdiansyah

Abrar Firdiansyah

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Peringatan Llorente untuk Juventus

Nama Fernando Llorente menjadi tajuk utama beberapa media di Italia dan Spanyol menjelang laga Sevilla melawan Juventus yang digelar Rabu (9/12) malam. Alasannya, Llorente akan bereuni dengan mantan klubnya, Juventus, pada laga tersebut.

Permainan Llorente yang tak terlalu bagus oleh Juventus dianggap sebagai alasan penjualannya. Bagaimana tidak dibuang, selama kariernya di Juve, Llorente hanya mencetak 27 gol dari 92 pertandingan resmi. Bandingkan dengan Alvaro Morata yang mencetak 18 gol dari 64 pertandingan dan Carlos Tevez yang mencetak 50 gol dari 96 pertandingan. Tak ayal, posisi Llorente semakin terpojok ketika Juventus mendatangkan Mario Mandzukic, Paulo Dybala, dan Simone Zaza. Permainan bagus ketiganya di musim sebelumnya pun membuat Llorente terpental dari Juventus.

Mencetak gol pun menjadi alasan yang rasional bagi seorang striker untuk balas dendam terhadap mantan klubnya. Sebab, pada laga pertama, Llorente tidak masuk dalam skuat Sevilla untuk menghadapi Juventus. Oleh karena itu nama Llorente seakan menjadi bumbu sebelum pertarungan di lapangan dimulai.

Llorente pun mengungkapkan kepada Football Italia bahwa ia menilai pertandingan besok akan spesial karena dua alasan. “Saya akan fokus pada pertandingan ini. Sebab, saya memiliki dua misi pada pertandingan ini,” jelasnya.

“Misi pertama adalah mencetak gol dan membawa Sevilla memetik kemenangan di kandang, sekaligus balas dendam akibat kekalahan di Turin, dan yang kedua adalah bermain bagus melawan mantan tim saya. Tiga bulan yang lalu saya masih bermain bersama mereka dan saya juga memilki dua musim yang indah di Turin,” tambah stiker berjuluk Lion King ini.

Pelatih Sevilla, Unai Emery pun berharap demikian. Sebab, meskipun Llorente tak pernah bermain penuh dari empat laga terakhirnya, ia mampu mencetak dua gol dan satu assist. Emery pun menjelaskan permasalahan fisik yang mengganggu Llorente di awal musim kini sedikit demi sedikit berhasil teratasi.

Tak pelak, ungkapan Llorente pun membuat beberapa pemain Juventus waspada. Kiper sekaligus kapten Juventus, Gianluigi Buffon berujar bahwa ia dan rekannya harus meningkatkan kewaspadaan kepada Llorente. “Meskipun ia pernah bermain bersama kami, namun kini ia berada di klub lawan. Meski kami tak bisa melupakan jasa yang telah ia berikan, di lapangan kami akan menganggap dia sebagai lawan. Akan menjadi sesuatu yang aneh melihat ia bermain untuk lawan,” ujar Buffon.

Menarik disimak, apakah Llorente benar-benar akan menghukum Juventus? Atau sebaliknya,  Juventus menegaskan bahwa striker baru mereka lebih baik daripada Llorente.

Sumber : Football Italia, Euro sport

Komentar