Penyesalan Isco

Berita

by Zakky BM

Zakky BM

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Penyesalan Isco

Meski Francisco Alarcon diturunkan sejak menit pertama dalam laga fase grup Liga Champions Eropa pada tengah pekan yang lalu di Lviv Arena (markas dari Shakhtar Donetks), mantan pemain Malaga tersebut kini masih menyesali perbuatan tak terpujinya saat laga El Clasico lalu. Maklum saja, penyesalan dari segala perbuatan memang selalu muncul di akhir.

Bagi yang belum mengetahui, pemain yang lebih dikenal dengan nama Isco tersebut tertangkap pandangan wasit saat dirinya menendang kaki Neymar yang mengakibatkan dirinya diganjar kartu merah langsung. Dalam laporan pasca pertandingan, apa yang dilakukan Isco dianggap oleh wasit Fernandez Borbalan sebagai tindakan menendang lawan dengan kekerasan yang berlebihan.

Bermain sebagai pemain pengganti sejak menit 55 menggantikan James Rodriguez, Isco dan rekan-rekan lainnya memang terlihat frustasi dan kesulitan untuk mengimbangi sang rival. Mungkin saking frustasinya, Isco mencoba menjegal pergerakan Neymar dengan cara yang kurang sportif. Ia sendiri mengakui bahwa bermain menjadi pemain pengganti di laga sebesar El Clasico membuat dirinya agak sedikit emosi.



Aksi tak terpujinya tersebut memang mengantarkan dirinya untuk dihukum sebanyak dua laga di pentas La Liga. Ia sendiri menyesali perbuatannya tersebut.

“Hal tersebut (menendang Neymar) bukanlah hal yang harus dibanggakan. Aku harap hal tersebut tidak terjadi lagi kepadaku di masa yang akan datang karena hal tersebut bukanlah ciri khasku,” cetus pemain yang menggunakan nomor punggung 22 ini seperti yang dinukil dari laman Marca.

Baca juga:


“Itu hal yang betul jika kekalahan tersebut (di El Clasico) sangatlah menyakitkan, namun kami adalah tim yang bersatu dan kita harus menatap ke depan untuk meraih sisa musim ini lebih baik lagi,” sambung Isco.

Pemain kelahiran Malaga tersebut sebetulnya sudah menjadi andalan dari Rafael Benitez untuk mengisi posisi penyerang sayap kanan ketika bintang Los Blancos lainnya harus absen karena ditempa badai cedera. Padahal beberapa waktu sebelumnya, ia diberitakan sudah meminta restu dari presiden Florentino Perez untuk hengkang dari Real Madrid ketika beberapa kesebelasan Inggris siap menampung pemain tim nasional Spanyol tersebut.

Sejauh ini, kini ia tercatat sudah menjalani sembilan kali menjadi pemain inti dari 12 pertandingan liga di musim ini dengan raihan satu gol dan tiga assist. Bukan catatan yang terlalu buruk bagi Isco untuk mendapatkan menit bermain di Real Madrid mengingat banyaknya pemain berkualitas di sana. Sedangkan perihal sanksinya, Isco akan absen di laga tandang El Real saat bertandang ke markas Eibar di Ipurua dan saat melawan Getafe di Santiago Bernabeu.

Bagi Rafael Benitez, kehilangan Isco tentu beukanlah hal yang mengkhawatirkan mengingat kedalaman skuat Madrid sangatlah luar biasa dan masih ada pemain pengganti lainnya yang bermain luar biasa seperti James Rodriguez, Gareth Bale, Lucas Vazquez ataupun Jese Rodriguez untuk sekadar mengisi posisi penyerang sayap. Lagipula, tanpa mengurangi rasa hormat bagi Eibar dan Getafe, rasa-rasanya Madrid kemungkinan besar akan meraup poin penuh dari kedua lawannya tersebut saat kehilangan Isco.

Komentar