Penjelasan Slot Persipura, Persib, dan Arema di AFC Cup

Berita

by Frasetya Vady Aditya

Frasetya Vady Aditya

Penyunting. Jangan terkekang; sepakbola cuma cangkang. Kontak: vady.aditya@gmail.com

Penjelasan Slot Persipura, Persib, dan Arema di AFC Cup

Dalam pengundian babak grup AFC Cup yang digelar Kamis (11/12) siang, Persib Bandung tergabung di Grup H bersama  Ayeyawady United, Lao FC, dan New Radiant. Sementara itu, Persipura masuk Grup E beresama Warriors FC, Bengaluru, dan pemenang babak play-off 1.

Pertanyaan pun muncul. Mengapa Arema masih punya jatah untuk AFC Cup?

Benar, Indonesia memang mendapat jatah satu wakil ke Liga Champions Asia (LCA). Namun, wakil Indonesia, dalam hal ini Persib Bandung, mesti melewati dua fase babak play-off. Jika Persib kalah dalam babak play-off LCA, secara otomatis Persib akan langsung bergabung di Grup H AFC Cup.

Namun, jika Persib berhasil lolos dari dua fase babak play-off tersebut, maka Persib berhak melaju ke babak utama LCA yang diisi 32 tim yang terbagi ke dalam delapan grup. Lantas, Arema Cronus yang akan mengisi jatah Persib di AFC Cup. Artinya, dalam hal ini Arema adalah “tim cadangan” yang akan mewakili Indonesia di AFC Cup, jika Persib lolos ke babak utama LCA.

Mengapa Arema Cronus dan bukan Pelita Bandung Raya? Bukankah keduanya sama-sama melaju ke babak semifinal?

Untuk bermain di laga setingkat Asia, diperlukan persyaratan sesuai dengan standar AFC. PSSI telah membentuk club licensing committe (CLC) yang bertugas melakukan verifikasi terhadap seluruh klub yang melakukan permohonan lisensi. CLC mengabulkan permohonan lisensi tiga klub yakni Persipura Jayapura, Arema Indonesia, dan Persib Bandung.

Sementara itu, Pelita Bandung Raya bersama dengan Sriwijaya FC, Semen Padang FC, Persebaya Surabaya, dan Persija Jakarta belum mendapat lisensi karena masih adanya kekurangan-kekurangan. Hanya saja CLC tidak menganggapnya sebagai kekurangan yang signifikan, dan berpotensi mendapat lisensi di “tahun berikutnya”.

Ya, Arema-lah yang akan mewakili Indonesia di AFC Cup dan bukan PBR, karena lisensi Arema telah dikabulkan CLC. Itu pun kalau Persib lolos ke babak utama LCA.

Di LCA 2015, babak play-off terdiri dari tiga fase. Persib sebagai wakil dari Indonesia, langsung masuk ke fase kedua. Di pertandingan pertama, Persib akan melawan Ha Noi T&T pada 10 Februari 2015. Kalau menang, Seoul FC sudah menunggu pada 17 Februari 2015.

Semua pertandingan akan dilangsungkan dengan format single match atau hanya digelar dalam satu pertandingan. Tim dengan peringkat AFC lebih tinggi akan menjadi tuan rumah. Artinya, Persib harus bermain tandang dalam pertandingan menghadapi Ha Noi T&T, dan (kalau menang) Seoul FC.

Jika Persib lolos ke babak utama LCA, maka akan ada tiga wakil Indonesia di kompetisi Asia.

Sudah terjawab, kan?


">December 11, 2014

foto: ligaindonesia.co.id

Komentar