Arsenal dan Batu Sandungan Bernama Burnley

Berita

by Taufik Nur Shidiq

Taufik Nur Shidiq

Writer (Oct 2014 - Mar 2016); Editor (Nov 2017 - Nov 2018)

Arsenal dan Batu Sandungan Bernama Burnley

Disamping badai cedera yang setiap tahunnya selalu saja menerpa, Arsenal memiliki musuh besar lainnya. Faktor utama di balik kegagalan the Gunners untuk rutin meraih gelar juara sejak tahun 2005 adalah diri mereka sendiri; ketidakmampuan Arsenal untuk memanfaatkan momentum, tepatnya. Bukan tak mungkin usaha pasukan Arsène Wenger untuk merangkak naik ke posisi yang lebih tinggi kembali menemui kegagalan di akhir pekan ini, karena mereka akan menjamu Burnley.

Setelah membawa pulang kekalahan dari kunjungan ke Stamford Bridge, kandang Chelsea, pada tanggal 5 Oktober lalu, Arsenal bangkit. Selepas bermain imbang dua sama melawan Hull City di ajang Liga Primer, Arsenal meraih dua kemenangan secara beruntun: 2-1 melawan Anderlecht (di ajang Liga Champions) dan 2-0 saat melawat ke Sunderland.

Pertandingan melawan Burnley hari ini, karenanya, adalah laga yang sangat penting. Kemenangan tak hanya akan membuat Arsenal duduk di posisi yang lebih baik, namun juga berpotensi untuk mengangkat semangat para pemain. Kekalahan, sementara itu, akan membuat Arsenal berada di bawah ancaman tujuh tim yang menguntit di belakang mereka saat ini. Papan tengah Liga Primer hingga pekan ke sembilan adalah zona yang ketat.

Sepintas, Burnley tampak seperti lawan yang mudah. Saat ini the Clarets berstatus sebagai juru kunci. Mereka baru berhasil mengumpukan empat poin dari sembilan pertandingan. Walau demikian Arsène Wenger selaku manajer Arsenal merasa bahwa pasukan Sean Dyche adalah lawan yang berat.

“Burnley adalah tim yang lebih baik dari apa yang ditunjukkan oleh raihan poin mereka. Mereka menderita kekalahan dalam beberapa pertandingan karena mereka tidak mampu memanfaatkan peluang,” ujar Wenger dalam konferensi pers prapertandingan.

Wenger juga menegaskan bahwa Burnley bukanlah lawan sembarangan. Mereka tangguh. “Penting bagi kami untuk menjaga tingkat konsentrasi yang tinggi dan siap berhadapan dengan sebuah tim yang kuat, karena mereka memang kuat,” lanjutnya.

Wenger tidak mengada-ada. Walaupun baru berhasil menyarangkan lima gol, Burnley selalu mampu menebar ancaman nyata dari pertandingan ke pertandingan. Sebagai perbandingan, jumlah rataan tembakan Burnley tidak terlalu jauh berbeda dengan Arsenal yang telah berhasil mencetak 15 gol; Arsenal 11, Burnley 8,78.

Jika patokannya adalah rataan umpan silang, Burnley malah lebih unggul. Sementara Arsenal “hanya” berhasil melepaskan 18,67 umpan silang per pertandingan, Burnley mampu melepaskan 20 umpan silang di setiap laga.

Karenanya wajar jika Wenger merasa bahwa posisi di tabel klasemen, jumlah gol, dan raihan poin yang dimiliki oleh Burnley bukanlah patokan. Arsenal akan berhadapan dengan sebuah tim yang bagus hari ini.

“Saya rasa ada perbedaan antara kualitas penampilan mereka dan jumlah poin yang mereka raih. Mereka masih harus beradaptasi terhadap Liga Primer namun jika melihat kualitas permainan mereka, posisi mereka di tabel klasemen tidak bisa menjadi patokan,” ujar pria asal Perancis tersebut.

Komentar