Upaya Madura United Tetap Berada di Papan Atas

Analisis

by Sandy Firdaus

Sandy Firdaus

Penulis merangkap pewarta. Yang kita tahu sebenarnya adalah kita tidak tahu apa-apa (Noel Gallagher)

Upaya Madura United Tetap Berada di Papan Atas

Liga 1 2017 akan kembali menampilkan pertandingan yang menarik pada Minggu (9/7/2017), kala Madura United menjamu tim kenamaan dari Jawa Barat, Persib Bandung. Laga ini merupakan laga lanjutan pekan ke-13 Liga 1 2017.

Pada pekan ke-12, Madura United baru saja dikalahkan oleh Borneo FC dengan skor 3-0 setelah rentetan hasil positif yang mereka raih selama bulan Ramadhan. Di sisi lain, Persib menemukan momentum mereka kala mampu menjungkalkan PSM Makassar dengan skor 2-1 di pekan ke-12.

Dua hasil berbeda yang diraih oleh kedua tim sedikitnya akan memengaruhi pertemuan mereka yang akan dihelat di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Madura. Apalagi Madura sekarang dipastikan kehilangan Dane Milovanovic yang didiagnosa menderita gangguan mental dan harus absen dalam waktu yang cukup lama.

Di sisi lain, tren positif Persib ini pun bisa saja berlanjut. Penangguhan regulasi U23 ini tampak berpengaruh sekali terhadap kekuatan dari skuat Persib dalam ajang Liga 1 2017.

***

PSSI menangguhkan regulasi U23 sampai akhir bulan Agustus 2017. Penangguhan ini membuat klub-klub yang tampil dalam ajang Liga 1 2017 dapat menggunakan pemain seniornya sejak awal laga, tanpa terikat kembali oleh aturan U23 yang sudah mereka lakukan sejak pekan pertama silam sampai pekan ke-11.

Penangguhan regulasi ini pun dimanfaatkan betul oleh beberapa klub, termasuk Persib Bandung. Dalam susunan starting XI melawan PSM pada pekan ke-12 silam, terlihat tidak ada sama sekali nama pemain U23 yang masuk di dalamnya, yang biasanya diisi oleh Henhen Herdiana, Gian Zola, Febri Haryadi, ataupun Ahmad Baasith (Febri dan Zola absen karena membela timnas U22).

Hal ini pun berpengaruh secara tidak langsung terhadap permainan Persib, terutama di posisi sayap dan lini tengah. Sayap, terutama sayap kanan, begitu hidup karena Supardi bermain di sayap kanan secara penuh. Tercatat satu gol yang dicetak oleh Persib, terjadi setelah Supardi mengirimkan umpan silang dari sisi kanan.

Selain berpengaruh di sektor sayap, penangguhan regulasi U23 ini terlihat kentara di sektor tengah. Kim Kurniawan, gelandang dinamis yang jarang mendapatkan kesempatan bermain dalam ajang Liga 1 2017 dapat menunjukkan kemampuannya dalam pertandingan melawan PSM.

Ia mampu menutup ruang kreasi dari Willem Jan Pluim dan juga menjaga kestabilan lini tengah lewat kemampuannya mengisi ruang kosong di lini tengah. Lubang yang biasanya muncul di area sepertiga akhir, berhasil Kim tutup dalam pertandingan tersebut.

Di sisi lain, Madura United adalah tim yang cukup mumpuni dalam ajang Liga 1 2017. Mereka bahkan mampu meneror PSM secara konstan yang berada di puncak klasemen Liga 1 2017. Lini serang Madura adalah salah satu yang terbaik di Liga 1 2017.

Tim berjuluk Laskar Sape Kerrap ini menjadi tim yang paling banyak memasukkan gol ke gawang lawan dalam ajang Liga 1 2017 ini, yakni sebanytak 22 gol. Mereka juga menjadi tim ketiga setelah Persipura dan Persela yang paling banyak mencetak tembakan ke gawang lawan, yakni sebanyak 62 kali.

Namun, masalah besar yang mereka miliki sudah terekspos dalam laga melawan Borneo FC. Walau punya lini serang yang cukup kuat, mereka punya lini pertahanan yang cukup rentan. Sampai saat ini, mereka sudah kebobolan 12 gol, setara dengan jumlah kebobolan Bali United.

Lini pertahanan Madura pun cukup rentan kala menghadapi pemain-pemain yang dapat memanfaatkan umpan terobosan dengan baik. Dalam laga melawan Borneo, ruang di sayap serta ruang yang tercipta hasil dari jarak antar bek yang renggang menjadi celah yang mampu dimanfaatkan Borneo FC untuk mencetak gol.

Melawan Persib yang memiliki pemain-pemain berkecepatan tinggi dan juga piawai memanfaatkan umpan terobosan, hal ini harus diperhatikan betul oleh pelatih Madura United, Gomes de Oliviera.

***

Tim yang berada di papan atas klasemen adalah tim yang penuh risiko. Ia akan menjadi tim yang paling ingin dikalahkan oleh tim lain, karena mengalahkan tim yang berada di papan atas akan menjadi kepuasan tersendiri. Sekarang Madura United berada di posisi tersebut. Konsistensi dan kekuatan merata di semua lini adalah kunci agar sebuah tim tetap bisa berada di papan atas.

Hal inilah yang harus dilakukan oleh Madura United. Siapapun lawannya, termasuk Persib, adalah tim yang harus dikalahkan demi upaya menjaga hegemoni. Sedangkan bagi Persib, mengalahkan Madura United akan membuat mereka sukses mempertahankan momentum. Jika mereka menang, bukan tidak mungkin mereka akan perlahan merangkak naik ke papan atas klasemen sementara Liga 1 2017.

Komentar