Kekuatan PBR Musim Ini Masih Bisa Kejutkan Persib

Taktik

by Ardy Nurhadi Shufi

Ardy Nurhadi Shufi

Pemimpin Redaksi | Pesepakbola Tarkam | Juru Taktik
ardynshufi@gmail.com

Kekuatan PBR Musim Ini Masih Bisa Kejutkan Persib

Setelah sukses mengakhiri catatan buruk melawan Semen Padang FC pada pertandingan pertama, lawan kuat telah menanti Persib Bandung pada pertandingan kedua Qatar National Bank (QNB) League. Kembali berlaga di Stadion Si Jalak Harupat, skuat asuhan Djajang Nurjaman ini akan menghadapi kesebelasan yang berhasil menaklukkan Persib musim lalu, Pelita Bandung Raya (PBR).

PBR memang merupakan salah satu kesebelasan yang cukup sulit mereka kalahkan pada musim lalu. Pada Indonesia Super League (ISL) 2014, kedua kesebelasan bertemu sebanyak empat kali. Pada dua pertemuan pertama di babak penyisihan, PBR berhasil menaklukkan Persib dengan skor 2-1 saat bertindak sebagai tuan rumah, dan bermain imbang 2-2 saat berstatus tamu.

Dua pertandingan lainnya terjadi saat keduanya lolos ke babak delapan besar dan tergabung dalam satu grup. Pada pertemuan pertama, Persib menang tipis 1-0 lewat gol Achmad Jufriyanto. Namun pada pertandingan kedua, PBR kembali mengandaskan Persib dengan skor 2-1, kemenangan yang mengantarkan mereka ke babak semi final.

Lantas bagaimana dengan pertemuan kali ini? Apakah Persib akan kembali menanggung malu di hadapan pendukungnya sendiri?

Meski musim ini PBR kehilangan sejumlah pemainnya, termasuk Ilija Spasojevic yang batal membela PBR dan bergabung dengan Persib pada detik-detik terakhir, kesebelasan berjuluk The Boys Are Back ini tetap memiliki kekuatan yang perlu diwaspadai.

Para pemain muda PBR siap mengejutkan setiap lawan yang mereka hadapi. Pada laga perdana QNB League, Sriwijaya FC yang dihuni banyak pemain berkualitas, berhasil ditahan imbang dengan skor 1-1. Sempat tertinggal lewat go Goran Ljubojevic, David Laly berhasil membuat PBR membawa pulang satu poin dari Stadion Jakabaring.

Posisi bek sayap ditempati oleh Chairul Rifan dan eks bek Persita Tangerang, Satrio Syam. Keduanya mampu menggantikan peran Dias Angga dan Wildansyah yang musim lalu menjadi andalan di sektor bek sayap. Kejelian sang pelatih, Dejan Antonic, berhasil membuat Rifan dan Satrio bermain cemerlang bersama Hermawan dan Boban Nikolic di lini pertahanan meski musim lalu keduanya kurang mendapatkan menit bermain yang banyak.

Kehilangan Rizky Pellu yang hijrah ke Mitra Kukar pun dapat digantikan oleh gelandang gaek eks Gresik United, Legimin Raharjo. Pemain yang lama membela PSMS Medan ini menjadi pemotong serangan lawan yang cukup tangguh. Saat menghadapi Sriwijaya, bersama Kim Jeffrey Kurniawan, Legimin menjadi tembok kokoh di lini tengah.

Masih menggunakan formasi 4-4-2 flat, serangan dari sisi sayap masih menjadi andalan PBR pada musim ini. Di sisi kanan, terdapat Wawan Febrianto yang bermain apik saat Indonesia U-23 menghadapi Brunei Darussalam. Sementara di sisi kiri, kecepatan David Laly membuat serangan PBR lebih berbahaya.

Meski tak akan dihuni penyerang senior macam Bambang Pamungkas, TA Musafri atau Gaston Castano, PBR masih memiliki dua penyerang muda yang cukup bisa diandalkan: Yongki Aribowo dan Rachmad Hidayat. Permainan keduanya cukup membuat lini pertahanan Sriwjaya kerepotan pada laga pertama.

Namun kekuatan utama terdapat di bawah mistar gawang: Dennis Romanovs. Kiper asal Latvia ini menjadi salah satu figur penting yang membuat PBR musim lalu bisa lolos ke babak semi final ISL. Berkat aksinya, PBR hanya kebobolan 27 gol.

Romanovs memang merupakan kiper terbaik ISL musim lalu. Rata-rata penyelamatan yang dilakukannya per pertandingan mencapai 3,6 kali. Catatan ini merupakan yang tertinggi, mengalahkan I Made Wirawan (3,1), Kurnia Meiga (2,8) dan Yoo Jae-Hoon (2,4).

Penampilan terbaiknya pada musim lalu sendiri terjadi saat PBR berhasil mengalahkan Persib pada pertandingan terakhir babak delapan besar. Saat itu, eks kiper Dinamo Bucharest ini mencatatkan delapan penyelamatan.

Karenanya, pada pertandingan sore ini, (7/4) Persib tampaknya tetap akan kesulitan menghadapi PBR. Meski ditinggal sejumlah pemain andalan, PBR masih menyisakan beberapa pemain yang bisa menghadirkan kejutan bagi lawan-lawan yang akan dihadapi PBR.

Ditambah lagi PBR masih ditukangi oleh Dejan Antonic yang bisa memaksimalkan pemain yang dimilikinya meski tak banyak pemain bintang. Sebagai buktinya, Siriwajaya FC gagal meraih kemenangan meski bermain di kandang. Maka jangan heran jika hasil akhir antara Persib melawan PBR sore ini menghadirkan hasil mengejutkan.

foto: ligaindonesia.co.id

Komentar