Rangkuman Hal Menarik Serie-A 2017/2018 Giornata Tujuh

Berita

by Randy Aprialdi

Randy Aprialdi

Pemerhati kultur dan subkultur tribun sepakbola. Italian football enthusiast. Punk and madness from @Panditfootball. Wanna mad with me? please contact Randynteng@gmail.com or follow @Randynteng !

Rangkuman Hal Menarik Serie-A 2017/2018 Giornata Tujuh

Pertandingan giornata tujuh Serie-A 2017/2018 menunjukan hasil yang kompetitif. Hasil imbang Juventus di kandang Atalanta membuat SSC Napoli menguatkan posisinya di puncak klasemen setelah mengalahkan Cagliari.

Kemenangan Internazionale Milan di kandang Benevento pun membuat raihan poinya sama dengan Juventus, yaitu 19 poin. Di sisi lain AS Roma dan SS Lazio pun terus merangkak ke papan atas klasemen karena kemenangannya masing-masing.

Kekalahan Perdana Sampdoria

Awal musim yang baik Sampdoria harus berakhir ketika bertandang ke Udinese di Stadion Dacia Arena. Di sana Sampdoria menelan kekalahan perdananya pada Serie-A musim ini. Tidak tanggung, kekalahan perdana Sampdoria itu berakhir dengan skor 4-0. Kekalahan itu semakin sulit diterima karena tiga gol berasal dari eksekusi penalti.

Tiga gol penalti itu dicetak Rodrigo De Paul, Maxi Lopez dan Seko Fofana. Alhasil Udinese menjadi kesebelasan yang paling banyak mencetak gol dari penalti, yaitu sebanyak empat kali. Satu eksekusi penalti lagi dicetak ketika dikalahkan 3-2 oleh Torino yang dilakukan De Paul.

Kandang Benevento Menjadi Lumbung Poin Tamunya

Kandang Benevento di Stadion Ciro Vigoritto menjadi tempat yang asik bagi lawan-lawannya. Total, sudah empat pertandingan mereka kalah di kandang sendiri secara beruntun. Terakhir, giliran Inter yang sanggup meraup tiga angka di Stadion Ciro Vigoritto dengan kemenangan 2-1.

Bahkan Inter tampil lebih dominan pada pertandingan tersebut. Buktinya, mereka menguasai 65 persen penguasaan bola pertandingan tersebut. Kemenangan Inter juga membuat poin mereka di peringkat tiga sama dengan Juventus. Inter hanya kalah selisih gol dari rival besarnya tersebut.

SSC Napoli Memperkokoh Posisi Puncak Klasemen

Belum ada yang bisa menghentikan Napoli selama Serie-A 2017/2018 sejauh ini. Atas kemenangan dari Cagliari, Napoli memenangkan tujuh pertandingan Serie-A musim ini secara beruntun. Kemenangan 3-0 dari Cagliari itu juga merupakan kemenangan ke-11 Serie-A secara beruntung dengan mencetak lebih dari tiga gol.

Tapi yang lebih penting adalah kemenangan Napoli ini membuat mereka semakin kokoh di puncak klasemen sementara. Hal itu tidak lepas dari hasil imbang Juventus di kandang Atalanta dengan skor 2-2. Saat ini Napoli berada di peringkat pertama dengan raihan 21 poin, unggul tiga poin atas Juventus di posisi kedua.

AS Roma Menangkan 10 Laga Tandang Secara Beruntun

Alessandro Florenzi memastikan kemenangan 2-0 AS Roma atas tuan rumah AC Milan di Stadion San Siro melalui golnya pada menit 77`. Florenzi belum mencetak gol lagi sejak melawan Lazio pada April 2016. Selanjutnya, Florenzi harus terkapar di ruang perawatan karena menderita cedera ligamen lutut ACL.

Golnya itu juga membuat Roma menjadi kesebelasan yang kuat ketika bermain di kandang lawan. Total, sudah 10 pertandingan tandang Serie-A dimenangkan Roma secara beruntun. Pada kemenangan ini juga memastikan Roma mampu menang di San Siro atau Giuseppe Meazza dari empat pertandingan terakhir di sana.

Nasib Sama Ivan Juric Bersama Genoa

Ivan Juric seolah menghadapi de javu pada musim ini. Hal itu karena saat ini pun ia kembali berada di situasi genting seperti musim lalu. Hal itu karena Genoa masih berada di zona degradasi dan belum pernah meraih satu kemenangan pun selama tujuh giornata Serie-A 2017/2018.

Posisi Juric pun kembali terancam seperti musim lalu. Pada waktu itu pun ia sempat mengalami pemecatan karena Genoa berada di zona degradasi. Namun ia kembali dipanggil Genoa pada April 2017. Bilamana Juric dipecat, Genoa menginginkan Walter Mazzarri sebagai pelatih selanjutnya.

Komentar