Konflik Internal Tuchel dan Aubameyang Guncang Dortmund

Berita

by Sandy Firdaus

Sandy Firdaus

Penulis merangkap pewarta. Yang kita tahu sebenarnya adalah kita tidak tahu apa-apa (Noel Gallagher)

Konflik Internal Tuchel dan Aubameyang Guncang Dortmund

Pelatih Borussia Dortmund, Thomas Tuchel kembali mendapatkan sorotan. Setelah beberapa hasil buruk yang menimpa Dortmund dalam ajang Bundesliga, kali ini ia tidak memainkan penyerang andalannya, Pierre-Emerick Aubameyang, dalam laga Liga Champions melawan Sporting Lisbon di Stadion Westfalen pada Kamis (3/11/2016) dini hari.

Hal ini tentu sedikit aneh. Penyerang yang sudah mencetak 10 gol dari 13 pertandingan bagi Dortmund pada musim 2016/2017 ini acap menjadi pilihan utama Tuchel di lini depan, baik itu dalam ajang Bundesliga maupun Liga Champions. Tapi kenapa ia tidak dimainkan dalam partai melawan Sporting?

Usut punya usut ternyata hal ini disebabkan oleh konflik internal yang melibatkan Auba dengan Tuchel, yang dilansir oleh The Sun berakar dari ketidaksukaan Auba terhadap sistem rotasi Tuchel, membuatnya mendapatkan hukuman larangan bertanding sejak Selasa (1/11/2016) sampai Kamis (3/11/2016) waktu Jerman. Hal itu membuat ia tidak diikutsertakan dalam skuat Dortmund yang menghadapi Sporting Lisbon dalam ajang Liga Champions.

Tuchel sendiri menolak untuk berkomentar mengenai tidak dimainkannya Aubameyang ini. Ia memilih untuk tidak banyak berspekulasi tentang keputusannya untuk tidak memainkan penyerang asal Gabon ini.

Pierre-Emerick Aubameyang yang menjadi penonton. Ia tampak seperti Inspector Gadget. (Sumber: @FearTheWall)

"Memang segalanya menjadi lebih sulit ketika ia (Aubameyang) tidak bermain, tapi saya tidak memiliki pilihan lain. Tenang saja, dalam pertandingan selanjutnya (melawan Hamburg SV dalam ajang Bundesliga) ia akan segera kembali," ujar Tuchel seperti dilansir Goal.

"Alasan saya tidak memainkan Auba? Maaf, saya menolak untuk berkomentar tentang hal tersebut. Saya tidak ingin banyak berspekulasi mengenai alasan saya tidak memainkannya," tambahnya.

Tuchel memang pernah mengalami hal buruk ketika berkomentar macam-macam. Komentarnya usai pertandingan melawan Leverkusen yang mengatakan bahwa para pemain Leverkusen bermain keras dan curang sempat membuatnya disemprot oleh Rudi Völler (direktur olahraga Bayer Leverkusen) dan Pal Dardai (pelatih Hertha Berlin). Maka sekarang ia mulai pandai-pandai dalam berkomentar dan tidak berbicara secara asal kepada media.

Baca juga: Filosofi Pohon dan Pudarnya Mental Pekerja Dortmund

Tapi ia mesti tetap waspada. Dengan tidak memainkan Aubameyang, maka ia sudah menciptakan berbagai spekulasi yang berkaitan dengan masa depan Auba di Westfalen. Berbagai klub besar seperti Manchester United, Chelsea, dan Real Madrid dikabarkan mulai memantau perkembangan Auba di Dortmund akibat kejadian ini. Mereka akan menjadi klub yang siap menampung Auba apabila ia dilepas pada Januari 2017 kelak.

Jika Auba sampai lepas, Dortmund bisa jadi akan semakin sulit bersaing dengan Bayern München di Bundesliga, apalagi mereka sudah kehilangan Mats Hummels, Ilkay Gündogan, dan Henrikh Mkhitaryan yang hengkang pada bursa transfer musim panas 2016.

Komentar