Betapa Berharganya Naby Keita bagi Liverpool

Analisis

by Septian Nugraha

Septian Nugraha

Football Writer, Journalist, Photographer @Panditfootball | plus Supporter

Betapa Berharganya Naby Keita bagi Liverpool

Meskipun sudah memiliki Mohamed (Salah), Liverpool tetap ingin mendatangkan "Nabi" lainnya. Mereka telah merampungkan kesepakatan dengan RB Leipzig untuk transfer Naby Deco Keïta. Namun kesepakatan tersebut bersifat transfer masa depan, artinya Keïta baru resmi menjadi bagian kesebelasan berjuluk The Reds itu pada musim panas 2018 mendatang. Belum disebutkan berapa mahar yang harus diberikan Liverpool kepada Leipzig untuk Keïta, namun dipercaya Liverpool pada jendela musim panas nanti harus membayar 48 juta paun sebagai biaya transfer.

Dilansir dari halaman resmi Liverpool, Keïta menyatakan antusiasnya terhadap masa depannya yang sudah menemui titik terang itu. Sebelumnya, masa depan pemain asal Guenia itu menemui kebuntuan pada jendela transfer musim panas ini.

Liverpool yang terus menggoda Keïta untuk segera bergabung menjadi bagian mereka menemui hambatan, lantaran RB Leipzig selalu menolak tawaran yang dilayangkan The Reds. Bahkan Leipzig mengancam bakal melaporkan Liverpool karena telah melakukan pendekatan secara illegal kepada pemainnya itu.

Keïta tentu saja kecewa dengan keputusan Leipzig, sebab keinginannya adalah pergi dari Red Bull Arena untuk menjadi bagian penting di Anfield. Bahkan pada Juli lalu, tersiar kabar bahwa Keïta ingin berlabuh ke Liverpool dan mengenakan kostum bernomor 8, yang sebelumnya digunakan oleh Steven Gerrard. Keinginan tersebut pun sudah ia ungkapkan kepada manajemen RB Leipzig.

Tapi, kekecewaan itu kini tampaknya sudah mereda, sebab Keïta sudah dipastikan menjadi bagian dari Liverpool pada musim depan. Meski masih harus menunggu satu musim lagi untuk mengenakan jersey merah kebanggaan Liverpool, Keïta tetap bersyukur dan ia mengaku sangat antusias menunggu hingga musim depan, karena ia tahu akan menjadi bagian dari proyek besar Liverpool di bawah kendali Juergen Klopp.

"Saya senang bahwa sebuah kesepakatan telah tercapai yang akan memungkinkan saya bergabung dengan Liverpool Football Club musim panas mendatang. Tentunya saya sangat antusias ketika saya akan menjadi bagian dari sebuah proyek besar di Liverpool," kata Keïta, dikutip dari situs resmi Liverpool.

Meski begitu, Keïta mengaku akan tetap bersikap profesional. Ia masih menghormati kontrak bersama Leipzig yang dipastikan habis pada musim depan (karena akan pindah ke Liverpool). Dikatakan bahwa komitmennya tetap bermain sepenuh hati selama ia masih mengenakan kostum Leipzig. Pemain berusia 22 tahun itu menginginkan akhir yang indah di tahun terakhirnya bersama Leipzig.

"Setelah masa depan saya terpecahkan berarti saya sekarang saya bisa lebih fokus untuk membantu RBL mencapai hal-hal hebat musim ini. Sampai saya bergabung dengan kesebelasan baru saya, musim panas mendatang, saya akan bermain dengan maksimal untuk kesebelasan ini,” tegas Keïta.

“Komitmen saya terhadap RBL mutlak untuk sisa waktu saya di kesebelasan. Saya telah memberikan semua yang saya miliki setiap kali saya mengenakan seragam RBL. Itu akan terjadi sampai peluit akhir, dalam penampilan terakhir saya,” sambungnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif RB Leipzig, Oliver Mintzlaff, mengatakan kepada situs resmi kesebelasannya bahwa pihaknya senang lantaran bisa menahan Keïta setidaknya untuk satu tahun lagi. Mitzlaff mengungkapkan bahwa Keïta adalah sosok penting di Leipzig sehingga akan sulit bagi mereka untuk mencari pengganti yang tepat andai Keïta pergi pada musim panas 2017 ini.

"Kami selalu tahu bahwa Naby akan bermain untuk kami musim ini, dan itu tidak dapat dinegosiasikan. Dia adalah pemain hebat dan merupakan bagian penting dari tim sukses kami. Dengan solusi yang telah kami capai sekarang, kita dapat sepenuhnya fokus untuk mengarungi kompetisi musim ini,” terangnya.

Gelandang serba bisa yang cocok dengan pola permainan Kloop

Melihat pencapaian yang berhasil ditorehkan Keïta selama musim 2016/2017 bersama RB Leipzig, tentunya keberhasilan Liverpool menggaetnya adalah sebuah berkah. Uang sebesar 48 juta paun yang akan dikeluarkan The Reds untuk mantan pemain RB Salzburg itu dipercaya tidak akan sia-sia. Liverpool tampaknya sudah tahu hal tersebut, sebab jauh sebelum dibukanya jendela transfer musim panas 2017 dibuka, Keïta sudah menjadi bidikan utama Liverpool.

Klopp bukanlah tipikal pelatih yang memilih pemain hanya karena nama besarnya saja, ia memilih pemain berdasar atas kebutuhan timnya. Dalam pandangannya, Keïta tentu sangat potensial, kalau tidak, bagaimana mungkin Liverpool begitu menggebu untuk mendatangkannya? Berbagai pembenaran kalau Keïta adalah sosok yang tepat untuk membuat lini tengah Liverpool semakin bertaji ada dalam alasan-alasan di bawah ini.

Tak dimungkiri bahwa musim lalu Keïta mampu menjadikan Leipzig sebagai tim papan atas Bundesliga. Lebih dari pada itu, mereka juga menjadi pesaing utama Bayern Muenchen dalam upaya meraih gelar juara. Leipzig terus menguntit Muenchen di posisi dua, meski pada akhirnya mereka gagal mengajar laju FC Hoollywood, namun Leigzig telah dianggap sebagai ancaman paling potensial klub-klub Jerman pada musim ini.

Semua itu tentu ada peran Keïta di dalamnya, ia adalah sosok sentral di lini tengah Leipzig. Ia mampu bermain bagus baik dalam mode bertahan maupun menyerang. Dalam bertahan, Keïta bisa berperan sebagai pemain nomor enam, memotong laju serangan lawan dengan baik dari tengah. Pada saat menyerang, ia bisa menjadi pengatur serangan yang cemerlang, karena ditunjang juga dengan kemampuan dribbling yang bagus.

Dari data statistik yang dihimpun WhoScored, Keïta menempati posisi lima pemain dengan rating dribel tertinggi. Rate-nya mencapai 7.60, dengan nilai tersebut Keïta mampu mengungguli Ousmane Dembele (7.44), Max Kruse (7.54), hingga Hakan Calhanoglu (7.49).

Kemampuan Keïta bisa dibilang telah menutupi dua peran sentral di pos gelandang Liverpool. Diibaratkan bahwa kemampuan Keïta ibarat penggabungan kemampuan menyerang Adam Lallana dan kemampuan bertahan Jordan Henderson.

Keïta juga bisa menggantikan peran Coutinho (Coutinho sendiri bisa saja pergi musim ini atau musim depan). Pemain asal Brasil tersebut cukup baik bermain di area sepertiga akhir, dan ia punya kemampuan yang memang Liverpool butuhkan: menembus pertahanan dari tim yang menerapkan garis pertahanan yang rendah.

Keïta bukanlah seorang pengumpan ataupun penendang jarak jauh yang baik, seperti halnya Coutinho. Namun ia adalah tipikal pemain yang dapat membawa bola sampai jauh ke depan. Ia tidak menembus pertahanan dengan umpan terobosan, namun ia bisa menerobos pertahanan lawan dengan bola tetap berada di kakinya.

Mungkin masih banyak pertanyaan tentang bagaimana konsep pemain no. 10 diterapkan di Inggris. Beda dengan di Jerman yang permainannya kerap berlangsung terbuka, di Inggris tidak selamanya seperti itu. Keïta akan berhadapan dengan tim yang bermain rapat di Inggris, dan itu mungkin akan menjadi hal baru yang ia dapat di Inggris.

Dengan kemampuannya itu, kehadiran Keïta kemungkinan akan membuat Liverpool tidak hanya kuat di sektor penyerang, namun mereka juga akan memiliki sektor tengah yang mewah. Dalam skema tiga gelandang yang biasa dimainkan Kloop, Keïta bisa berduet dengan Adam Lallana dan Jordan Henderson yang di plot bermain lebih bertahan. Atau bersama Giorgino Wijnaldum dan Emre Can pun akan sangat memungkinkan baginya.

Foto: Rousing the Kop

Komentar