Van Persie Gemilang di Saat Paling Tepat

Taktik

by Taufik Nur Shidiq

Taufik Nur Shidiq

Writer (Oct 2014 - Mar 2016); Editor (Nov 2017 - Nov 2018)

Van Persie Gemilang di Saat Paling Tepat

“Ia tampil sangat buruk. Itulah mengapa saya menggantinya,” ujar Louis van Gaal, manajer Manchester United, mengenai keputusannya menarik Robin van Persie di pertandingan melawan Arsenal (22/11) pekan lalu. Van Gaal menarik keluar Persie, pemain yang ia tunjuk menjadi kapten di tim nasional Belanda, untuk memberi tempat kepada seorang penyerang muda bernama James Wilson.

Masuknya Wilson menggantikan Van Persie pada menit ke-75 di pertandingan melawan Arsenal, salah satu musuh terbesar United, menjadi bukti bahwa Van Gaal tidak memiliki anak emas di United. Pemain manapun, jika memang bermain buruk, harus menerima konsekuensi.

Jawaban yang ia berikan ketika para jurnalis meminta keterangan mengenai kemungkinan turunnya Wilson sebagai starter di pertandingan melawan Hull City semakin memperkuat spekulasi yang menyebutkan bahwa posisi Van Persie sudah tidak aman lagi. “Tunggu dan lihat saja,” ujar Van Gaal.

Van Gaal tidak memandang buruk permainan Van Persie tanpa alasan. Statistik mendukung opini Van Gaal mengenai penyerang andalannya tersebut. “Anda dapat menghitung sentuhan yang ia lakukan dengan bola dan 13 adalah jumlah yang sedikit untuk seorang penyerang,” ujarnya.

Memang benar begitu adanya. Sebagai seorang penyerang, Van Persie tidak bermain terlalu gemilang. Saat melawan klub yang membesarkan namanya, Van Persie malah lebih berguna ketika United tidak memiliki bola, dengan catatan tiga clearances.

Walaupun berhasil menciptakan dua peluang dari tiga sepak pojok, dalam open play Van Persie hanya sedikit saja memberi sumbangan. Satu kali ia melakukan duel udara dan satu kali pula ia kalah. Satu kali ia berusaha untuk melewati lawan dan satu kali pula ia gagal. Dan ketimbang melakukan pergerakan berbahaya yang memaksa para pemain Arsenal melakukan pelanggaran terhadapnya, Van Persie malah satu kali melanggar lawan.

Arsenal

Permainan buruk Van Persie semakin lebih nyata terlihat ketika catatan passing miliknya diperiksa. Jumlahnya hanya tiga, dan satu dari dua passing yang berhasil ia lakukan adalah sebuah dorongan kecil ketika kick-off; tanpa gangguan dari siapapun.

Terlepas dari semua catatan itu, Van Gaal tetap memberi kepercayaan untuk tampil sebagai starter di pertandingan melawan Hull kepada Van Persie. Diposisikan sebagai penyerang tengah, bukan sebagai penyerang sayap seperti ketika bermain melawan Arsenal, pemain berusia 31 tahun tersebut menggila.

Melawan Hull, Van Persie berhasil melewati lawan sebanyak satu kali walaupun gagal dalam empat percobaan lainnya. Ia memenangi satu kali duel udara, walau kalah dalam dua kesempatan lainnya. Dan walaupun jumlah pelanggaran yang ia lakukan di pertandingan ini sama banyaknya dengan yang ia catatkan di laga melawan Arsenal, tiga kali Van Persie berhasil memberi United hadiah tendangan bebas.

Tidak ada peluang yang ia ciptakan dari sepak pojok, namun Van Persie berhasil menggantinya dengan permainan yang lebih hidup. Minimnya keterlibatan di pertandingan melawan Arsenal dibayar lunas lewat dua puluh passing, yang hanya gagal satu kali saja. Ditambah lagi, ia berhasil mencetak satu gol dan menorehkan satu buah assist.

Hull

Satu hal lain yang membuat penampilan gemilang Van Persie di pertandingan semalam terlihat lebih baik lagi adalah momentum: satu pertandingan setelah tampil buruk, dan ketika United kehilangan Ángel di María sejak menit ke-13 di pertandingan yang sama.

Komentar