Penipuan Paling Berani Sepanjang Sejarah EPL

Backpass

by M. Rifky Herlanda P.

M. Rifky Herlanda P.

Bola adalah pacar.

Penipuan Paling Berani Sepanjang Sejarah EPL

Liga Primer Inggris selalu memiliki cerita menarik di balik ketatnya jadwal pertandingan. Tak kecuali cerita menarik lebih dari dua dekade yang lalu, yaitu cerita dari mantan pemain Southampton, Ali Dia.

Nama ini identik dengan satu penipuan terbesar dalam sejarah Liga Primer Inggris—dan mungkin salah satu cerita terlucu dalam sepakbola. Bahkan hingga sekarang tak ada yang menyangka bahwa Southampton pernah memiliki pemain seperti Ail Dia, pemain yang membuat mereka sering menjadi olok-olok karena begitu mudahnya manajemen Southampton tertipu oleh seorang penelepon.

Cerita dimulai ketika manajer Southampton pada 1996, Graeme Souness menerima telepon dari yang mengatasnamakan dirinya seorang pemain terbaik dunia, George Weah.

Sosok George Weah palsu ini mengatakan bahwa ia memiliki keponakan bernama Ali Dia dan mengatakan bahwa Dia pernah bermain bersama di Paris Saint-Germain. Selain itu, untuk meyakinkan Souness, sang penelepon mengatakan bahwa Dia baru saja mencetak gol untuk Tim Nasional Senegal dan tampil bersama salah satu klub divisi dua Liga Jerman.

Sang penelepon mengatakan bahwa Dia sekarang sedang dalam status bebas transfer dan bertanya apakah Souness tertarik untuk mendatangkan Dia ke Southampton.

Mendengar cerita tersebut apalagi dari seorang legenda sepakbola Georde Weah (palsu) tentu itu merupakan saran yang begitu baik.

Singkat cerita akhirnya Southampton langsung menggaet Ali Dia dengan kontrak satu bulan dari Gateshead. Fans Southampton pada saat itu sangat gembira. Fans merasa klub berjuluk The Saints ini telah mendatangkan permata asing dari Afrika untuk kesebelasannya berbicara banyak di Liga Inggris.

Ali Dia tentu memiliki nasib yang begitu baik. Namanya langsung masuk ke dalam skuat cadangan Southampton karena pada saat itu Southampton sedang mengalami badai cedera pemain.

Ali Dia sebenarnya bisa memulai debut ketika tim reserve Soton akan menghadapi Arsenal, namun karena cuaca yang buruk, Ali Dia gagal memulai debutnya.

Gagal debutnya Ali Dia juga sempat menjadi bahasan seorang jurnalis yang sering meliput Southampton yaitu Graham Hiley.

“Oh Dia! Striker trial kehilangan kesempatan besar untuknya. Lapangan yang penuh air telah mencuri kesempatannya untuk membuat kagum orang-orang malam ini”, ungkap Graham yang ternyata menjadi orang pertama yang menyebutkan pada Southampton baru saja ditipu oleh “Bintang Senegal”.

Sabtu, 23 November 1996, akhirnya Ali Dia menjalani debut bersama Southampton. Dia masuk di menit ke-32 menggantikan Matt Le Tissier yang cedera.

Dia terlihat begitu canggung di menit-menit pertama ia bermain. Akhirnya pelatih Southampton Souness menyadari bahwa Dia bukan pemain yang baik, Dia pun ditarik kembali di menit ke-85, digantikan Ken Monko. Dia hanya bermain 53 menit untuk Southampton dan terlihat seperti seorang amatir bermain bola.

Souness sebenarnya sudah menyadari hal tersebut sebelum pertandingan debut Dia.

“Intinya adalah kami telah melihatnya di latihan dan kami sudah memutuskan bahwa ia tidak cukup bagus. Tapi kemudian saat latihan kami mendapatkan masalah dengan Le Tiss, dan di waktu yang sama tiga penyerang lain pun cedera”, ucap Souness dikutip dari FourFourTwo.

Penampilan Ali Dia juga dikomentari oleh Le Tissier. “Saya tidak pernah menyaksikan hal semacam ini selama 16 tahun berkarier sebagai pemain Southampton. Ia seperti ayam tanpa kepala, tapi yang paling lucu adalah ia berlari ke daerah di mana tidak ada bola. Saya rasa ia mencoba menghindarinya”, ungkap Le Tissier.

“Saya rasa ia pikir jika dia tidak menyentuh bolam maka tidak akan ada seorang pun yang melihat seberapa buruk dirinya.”

Setelah pertandingan debutnya itu, surat kabar Inggris mulai mencari kebenaran akan sosok Ali Dia. Bagaimana bisa Southampton menemukan pemain ini dan mengapa George Weah berbicara begitu tinggi tentang Dia? Kebenaran muncul dengan cepat dan dengan cara yang menghancurkan.

George Weah diwawancarai dan secara tegas dia mengatakan bahwa dia tidak pernah sekali pun menghubungi Souness bahkan tak pernah tahu siapa Ali Dia. Tak hanya itu surat kabar Inggris juga segera menemukan bahwa Dia sebenarnya pemain liga yang lebih rendah.

Souness telah ditipu. Southampton telah ditipu. Dia pun dilepas oleh Southampotn setelah hanya 14 hari berada di tim berjuluk The Saints tersebut. Setelah dilepas Southampton namanya mulai pudar di berita surat kabar Inggris kecuali suatu ketika muncul di Pub Talk tentang penandatanganan terburuk dalam sejarah Liga Primer.

Komentar