Mengenang Keributan Suporter West Ham dan Millwall di Upton Park

Backpass

by Sandy Firdaus 31964

Sandy Firdaus

Penulis merangkap pewarta. Yang kita tahu sebenarnya adalah kita tidak tahu apa-apa (Noel Gallagher)

Mengenang Keributan Suporter West Ham dan Millwall di Upton Park

West Ham United dan Millwall adalah dua kesebelasan asal London yang memiliki sejarah perseteruan yang cukup panjang. Maka, ketika kedua klub bertemu dalam babak kedua Piala Liga Inggris musim 2009/2010, keributan antar suporter pun tak terhindarkan.

Terpisah hanya sejauh lima mil dan dibelah oleh Sungai Thames, dua tim ini memiliki sejarah perseteruan yang dimulai sejak pertemuan pertama mereka pada 23 September 1897 (saat West Ham masih bernama Thames Ironworks). Latar belakang perseteruan kedua tim ini semata karena persaingan antar buruh kapal di sekitar Sungai Thames, yang merembet ke lapangan sepakbola.

Bagi Anda yang pernah menonton film Green Street Hooligans, tentunya ada tahu persaingan antara pendukung West Ham dan Millwall ini, dan persaingan itu memang terjadi di kehidupan nyata. Selama West Ham dan Millwall bertemu, pastilah terjadi pertempuran, seperti yang terjadi ketika acara testimonial untuk Harry Cripps (pemain yang pernah main untuk kedua klub) pada 1972 dan pertempuran di New Cross Station yang menyebabkan Ian Pratt, suporter Millwall, jatuh ke rel kereta dan terlindas kereta api.

Selama beberapa tahun ke belakang, pertempuran antarsuporter ini jarang terjadi mengingat The Hammers dan The Lions tidak berada dalam satu level kompetisi yang sama. Namun, pada 25 Agustus 2009, undian babak kedua Piala Liga Inggris 2009/2010 kembali mempertemukan mereka.

Anda sudah menduga apa yang akan terjadi? Suporter Millwall berduyun-duyun mendatangi Upton Park, kandang West Ham. Hal ini menciptakan suasanayang tidak kondusif selama pertandingan berlangsung. Meskipun demikian, pertandingan ini sendiri berjalan cukup seru.

Pada menit ke-26, Neil Harris mampu membawa Millwall unggul 1-0. Keunggulan The Lions ini bertahan hingga menit ke-87, setelah pemain West Ham, Junior Stanislas, menyamakan kedudukan menjadi 1-1 sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Dalam babak perpanjangan waktu, West Ham mampu menambah keunggulan mereka lewat gol yang dicetak oleh Stanislas pada menit ke-98 dan Zavon Hines pada menit ke-100. Invasi suporter ke dalam lapangan menghiasi dua gol ini, juga mengantarkan West Ham meraih kemenangan 3-1 atas Millwall.

Tapi, keributan tidak hanya terjadi di dalam stadion. Di luar stadion, kedua suporter kembali terlibat bentrokan yang cukup parah. Sebanyak 20 orang terluka akibat kejadian ini, dan seorang suporter Millwall berusia 44 tahun harus dibawa ke rumah sakit akibat menerima luka tusukan yang cukup parah.

Akibat kejadian ini, FA memberikan denda kepada West Ham sebesar 115.000 paun karena mereka menilai The Hammers tidak becus dalam menangani bentrokan dan liarnya suporter mereka.



foto: Wikipedia

Komentar