Pertandingan Internasional Pertama Timnas Tiongkok

Backpass

by Sandy Firdaus

Sandy Firdaus

Penulis merangkap pewarta. Yang kita tahu sebenarnya adalah kita tidak tahu apa-apa (Noel Gallagher)

Pertandingan Internasional Pertama Timnas Tiongkok

Pada 4 Agustus 1952, timnas Tiongkok memainkan pertandingan internasional pertamanya. Ketika itu, mereka menghadapi tuan rumah Finlandia. Dalam pertandingan tersebut, timnas Tiongkok kalah dengan skor yang cukup telak, 0-4.

Sebenarnya, Tiongkok sendiri sudah memiliki timnas sejak 1924, bertepatan dengan berdirinya Chinese Football Association (Federasi Sepakbola Tiongkok) edisi pertama. Timnas Tiongkok itupun sudah banyak melakukan pertandingan persahabatan, dan sempat berpartisipasi dalam Olimpiade 1936 dan 1948.

Namun, terjadinya Revolusi Komunis di Tiongkok pada 1949 membuat federasi sepakbola Tiongkok edisi pertama ini harus mengungsi ke Taiwan. Federasi ini sendiri berubah nama menjadi Chinese Taipei Football Association (Federasi Sepakbola Taiwan), dan berafiliasi dengan FIFA dengan nama Taiwan, sekarang berganti nama menjadi Cina Taipei (Chinese Taipei).

Lalu, di tanah yang ditinggalkan oleh federasi sepakbola Tiongkok edisi pertama, dibentuklah federasi sepakbola Tiongkok edisi kedua oleh orang-orang Republik Rakyat Tiongkok. Federasi ini dibentuk pada 1949, bersamaan pula dengan timnas yang baru. Timnas Tiongkok yang baru ini akhirnya melakoni pertandingan pertamanya pada Agustus 1952.

Ketika itu, Finlandia, salah satu dari sekian negara yang mengakui kedaulatan Republik Rakyat Tiongkok, mengajak timnas Tiongkok untuk melakukan pertandingan persahabatan di Finlandia. Tiongkok pun menderita kekalahan 0-4 dalam pertandingan internasional perdananya ini.

Hampir selama 30 tahun sejak dibentuk, Tiongkok sudah melakoni pertandingan persahabatan dengan banyak negara. Tapi, kebanyakan mereka adalah negara-negara yang pertama kali mengakui kedaulatan Tiongkok, seperti Albania, Burma (Myanmar), Kamboja, Guinea, Hungaria, Mongolia, Korea Utara, Vietnam Utara, Pakistan, Sudan, Uni Soviet, dan Mesir.

Tiongkok juga sempat mengikuti kualifikasi Piala Dunia 1958, sebelum dikalahkan oleh Indonesia lewat agregat gol pada babak kualifikasi pertama. Selepas itu, sepakbola Tiongkok terus mengalami kemajuan, bahkan sempat masuk putaran final Piala Dunia 2002 dan menjadi finalis Piala Asia 1984 dan 2004.

Sekarang, Tiongkok sedang membangun diri menjadi salah satu kekuatan sepakbola dunia. Setelah mulai menggulirkan Liga Super Tiongkok pada 2003, sekarang ini, lewat kebijakan sang presiden, yang dilaksanakan oleh federasi, mereka merekrut pemain-pemain dan pelatih-pelatih kenamaan Eropa untuk meningkatkan level sepakbola Tiongkok.

Bukan tidak mungkin, dalam beberapa tahun ke depan, Tiongkok akan menjadi salah satu kekuatan sepakbola Asia dan juga dunia.

foto: Wikipedia

Komentar