AS Roma vs Napoli, Uji Kualitas Pjani? vs Hamsik

Infografis

by Abrar Firdiansyah

Abrar Firdiansyah

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

AS Roma vs Napoli, Uji Kualitas Pjanić vs Hamsik

Napoli akan bersua AS Roma dalam lanjutan Serie A Italia, Senin (25/4) petang, di Stadion Olimpico. Laga ini diyakini bakal sengit lantaran kedua kesebelasan memiliki catatan mencetak gol yang cukup banyak di Serie A. Roma bahkan memimpin torehan mencetak gol di Serie A dengan 73 gol, sementara Napoli menguntit di posisi kedua dengan 72 gol.

Banyaknya torehan gol kedua tim musim ini tidak bisa dilepaskan dari dua sosok penting di belakang para striker. Di kubu Napoli terdapat nama Marek Hamsik, sementara AS Roma mengandalkan Miralem Pjanić sebagai kunci.

Laga ini tampaknya bakal menjadi sarana untuk unjuk gigi keduanya. Tak pelak, banyak pihak yang menilai bahwa penampilan baik dari Hamsik atau Pjanic diperlukan oleh masing-masing tim, demi mendapatkan kemenangan.




***

Di kubu tuan rumah, roh permainan tim tentu saja berada di dalam diri Miralem Pjanic. Gelandang ini pun sudah menunjukkan kontribusi besar untuk Serigala Ibukota sejak datang dari Olympique Lyonnais pada bursa transfer musim 2010/2011.

Sejak Pjanic datang, ia terus menahbiskan diri sebagai pemain berkualitas. Dan yang paling terlihat, ia mampu membawa Roma tampil baik tiap musimnya. Utamanya musim lalu, saat ia membawa Roma duduk di peringkat kedua Serie A.

Di musim ini, nama Pjanic begitu unggul dilihat dari catatan kontribusi penyerangan. Pemain asal Bosnia ini tidak hanya mampu membuat 10 assist tapi juga mencetak sembilan gol. Hal ini pun membuat Pjanic memiliki pengaruh sebanyak 26% terhadap semua gol yang dibuat oleh Roma di Serie A.

Kontribusi yang begitu besar membuat Pjanic terus diperbantukan di hampir semua laga Roma musim ini. Ia pun hanya absen empat kali di ajang Serie A. Pergantian pelatih Roma dari tangan Rudi Garcia ke Luciano Spalletti pun tidak banyak mengubah Pjanic. Karena ia tetap menjadi pemain kunci.

Sementara di tim tamu, nama Marek Hamsik yang menjadi kuncinya. Kegagalan Napoli untuk bermain apik di musim lalu perlahan diperbaiki musim ini. Napoli kini pun mampu bertengger di peringkat kedua setelah musim lalu hanya duduk di peringkat kelima.

Kedatangan pilar-pilar penting seperti Maurizio Sarri, Allan Marques, Mirko Valdifiori, di awal musim langsung mengubah gaya bermain Napoli. Meski demikian, kedatangan mereka tak membuat Hamsik terpinggirkan. Di musim ini, ia bahkan bermain lebih efektif ketimbang musim lalu.

Tak bisa dipungkiri, Hamsik merupakan salah satu nyawa Napoli musim ini. Penampilan konsisten Napoli sejak awal musim ini pun tidak lepas dari performa Hamsik, yang selalu dalam level teratas. Tidak hanya itu terus bermain baik di musim ini, ia juga selalu tampil di 34 pertandingan yang sudah dilakoni oleh Napoli.

Soal kontribusi untuk penyerangan, eks pemain Brescia tersebut bisa dikatakan memiliki kontribusi cukup besar ketimbang dua gelandang utama Napoli lainnya, Jorginho, dan Allan Marques. Kontribusi besar Hamsik pun terlihat dari torehan lima gol dan delapan assist yang sudah dibuatnya untuk Napoli.

Imbas kontribusi untuk timnya yang begitu besar, banyak klub rival Napoli memanfaatkan hal ini. Salah satu contohnya adalah ketika Napoli takluk dari Inter di Serie A pekan lalu. Saat itu, Inter berhasil memenangkan pertandingan karena berupaya untuk menutup suplai bola dari Hamsik yang bermain di lini kedua.




Grafis: Ivan Hadyan

Komentar