Tim Pilihan PanditFootball: Gameweek 23

Fantasy Premier League

by lvan Hadyan

lvan Hadyan

Menyukai otak-atik susunan formasi sepakbola dan mengkhayalkan pergerakan keseluruhan pemain di dalamnya. Penggiat Fantasy Premier League dan statistik.

Tim Pilihan PanditFootball: Gameweek 23

Pemain Bertahan

Selalu berada di bawah bayang-bayang Laurent Koscielny, kami memilih Shkodran Mustafi (Arsenal, 5.8) di lini pertahanan GW23. Sempat mengalami cedera panjang selama empat pekan, kini harganya jauh lebih murah dibanding partnernya tersebut. Mustafi baru saja mencetak gol saat melawan Burnley saat GW22, sekaligus menjadi gol pertamanya di liga. Melihat statistik sepanjang musim, sebenarnya Mustafi tercatat lebih banyak melakukan sentuhan di kotak penalti (1.9 per pertandingan) dan membuat tembakan (0.7) dibanding Koscielny (1.5 dan 0.4). Mustafi dapat memanfaatkan lini pertahanan Watford yang rentan terhadap situasi bola-bola mati, tercatat, mereka sudah kebobolan 8 gol dari situasi tersebut (kedua terbanyak di liga).

Pemain yang satu ini juga berada di bawah bayang-bayang rekan setimnya di sisi seberang, Leighton Baines. Dia adalah Seamus Coleman (Everton, 5.6). Pemain asal Republik Irlandia ini menjadi pilihan kami dengan mengandalkan naluri menyerang yang dimilikinya. Dalam dua GW terakhir, Coleman berhasil membuat 1 gol dan 1 asis. Hal ini bukan kebetulan. Coleman sangat diuntungkan dengan perubahan pola yang diterapkan Ronald Koeman, menjadikannya wing-back kanan membuatnya bisa bermain lebih agresif. Dalam empat pertandingan terakhir, Coleman mencatat 14 sentuhan di kotak penalti (angka terbanyak dibanding bek lain di liga) dan melepaskan 4 tembakan (angka terbaik keempat). Average position-nya selama bermain di posisi ini juga sangat jauh dan hampir mengimbangi pemain-pemain di lini serang Everton.

Kembalinya Eric Bailly dari Piala Afrika tidak membuat kami ragu untuk tetap memasang Phil Jones (Man United, 5.0). Jones tidak dimainkan pada pertandingan Piala FA akhir pekan lalu, sehingga punya peluang besar untuk bermain pada GW23. Bermain di kandang, Man United akan menghadapi Hull dengan catatan lini pertahanan yang masih terbilang baik, hanya menerima peluang 37 kali dalam empat pertandingan terakhir, dan ini adalah angka terendah keempat di liga, sehingga Jones memiliki kemungkinan untuk meraih clean sheet. Hull juga mengalami peningkatan setelah dilatih oleh Marco Silva, namun mereka baru saja melepas pemain terbaik mereka, Robert Snodgrass ke West Ham pada pekan ini. Mereka memang sudah memiliki amunisi baru dengan menghadirkan Lazar Markovic, Evandro, dan Oumar Niasse, tetapi Hull masih harus beradaptasi untuk permainannya kembali tanpa memakai Snodgrass.

Gelandang

Tidak ada alasan untuk tidak membawa Alexis Sanchez (Arsenal, 11.9) pada tim pilihan untuk GW23. Statistik menunjukkan bahwa Sanchez memiliki catatan yang berada di dalam dua besar liga, baik dari jumlah tembakan (23 kali, 13 dalam kotak penalti) maupun penciptaan peluang (13 kali) dalam empat pertandingan terakhir. Watford tidak pernah menang dalam tujuh pertandingan terakhir di liga dan baru saja dikalahkan Milwall di Piala FA. Watford pun menjadi kesebelasan yang menerima peluang berbahaya dengan kedua terbanyak dalam empat pertandingan terakhir, selain itu, Watford tidak akan diperkuat Jose Holebas karena masih harus menjalani hukuman akumulasi kartu.

Bermain apik saat melawan Tottenham, menghasilkan 1 gol dan 1 asis, Kevin de Bruyne (Man City, 10.5) merupakan salah satu nama favorit para manajer FPL untuk mengganti Eden Hazard menjelang GW23 ini. De Bruyne membuat 4 peluang pada pertandingan tersebut dan menggenapi jumlah peluang yang dibuatnya menjadi 10 kali dalam empat pertandingan terakhir. De Bruyne juga menjadi pemain dengan jumlah tembakan kedua terbanyak di antara pemain Man City lain dalam rentang waktu yang sama. Posisinya sebagai penendang bola-bola mati Man City juga membantu De Bruyne untuk memberikan kontribusi gol/asis. Keuntungan lain yang bisa dimanfaatkan De Bruyne adalah situasi West Ham yang masih belum akan diperkuat Cheikhou Kouyate dan baru saja kehilangan Angelo Ogbonna sampai akhir musim.

Menjadi salah satu solusi yang kami simpulkan pada artikel rangkuman GW22, Dele Alli (Tottenham, 8.8) berpeluang untuk kembali mencetak gol saat melawan Sunderland. Dengan 8 gol yang sudah dibuatnya dalam enam pertandingan terakhir, Alli memang sedang dalam penampilan baiknya. Melihat lawannya, Sunderland, mereka adalah kesebelasan yang paling banyak kebobolan dalam empat pertandingan terakhir (11 kali) dan paling banyak menerima peluang berbahaya (9 kali). Meski sudah dapat diperkuat Lamine Kone dan baru menghadirkan Joleon Lescott, lini pertahanan mereka juga harus kehilangan Papy Djilobodji karena terkena hukuman bertanding.

Belakangan ini ditempatkan sebagai penyerang dalam skema dua ujung tombak yang diusung Slaven Bilic, memasang Michail Antonio (West Ham, 6.9) sudah hampir serupa dengan memiliki penyerang tambahan di dalam tim FPL kita. Dalam dua pertandingan terakhir sejak tidak diperkuat Dimitri Payet, Antonio sudah mengemas 4 asis. Peluangnya untuk mencetak gol/asis terbilang bak karena Man City, lawan mereka di GW23, masih mengalami masalah dalam lini pertahanannya dan tidak berhasil meraih 1 clean sheet pun dalam empat pertandingan terakhirnya. Catatan ini setara dengan Hull, Crystal Palace, Swansea, dan Sunderland.

Pemain yang masuk daftar pemain spekulatif kami pekan lalu, Kevin Mirallas (Everton, 6.1), kali ini mendapat tempat di tim pilihan kami. Alasannya adalah karena penampilan Mirallas kembali membaik dan dia mengaku lebih menyukai posisinya yang baru – sebagai penyerang kedua. Catatan tembakannya (12 kali) saat ini berada di peringkat kedua (di bawah Romelu Lukaku, 14 kali) dalam empat pertandingan terakhir di antara pemain-pemain Everton lain. Begitu pula dengan jumlah sentuhannya di kotak penalti yang merupakan ketiga terbaik (14 kali). Beberapa kali, Mirallas juga bermain di depan Lukaku, sehingga average position-nya berada di posisi terdepan. Faktor lain yang dapat membantunya meraih poin adalah keterlibatannya menendang bola-bola mati Everton, terutama dari tendangan sudut.

Komentar