Fantasy Premier League adalah Pusatnya Para Pengkhianat

Fantasy Premier League

by Dex Glenniza

Dex Glenniza

Managing editor of Pandit Football, MSc sport science, BSc architecture, licensed football coach. Born with the full name of Defary Glenniza Tiffandiputra, growing up with a nickname Dex Glenniza. Who cares anyway! @dexglenniza

Fantasy Premier League adalah Pusatnya Para Pengkhianat

Satu dari tiga fans klub sepakbola Liga Premier adalah pengkhianat. Informasi di atas kami dapatkan dari sebuah studi yang dilakukan oleh Yahoo! UK

Sekitar sepertiga dari pemain Fantasy Football atau Fantasy Premier League (FPL) di Inggris sana mengaku bahwa mereka mau-mau saja jika tim yang mereka dukung kalah atau kebobolan satu-dua gol untuk keuntungan pribadi mereka, yaitu tim fantasi mereka.

Tidak sejalan dengan hal di atas, hanya 32% pemain FPL yang menolak untuk memasang pemain dari tim rival mereka. Bahkan John Terry yang menjadi pemain yang diakui dibenci oleh banyak orang di Inggris, menjadi bek yang paling banyak dipilih oleh pemain FPL.

Statistik lain juga mengatakan bahwa 30% pemain FPL di seluruh Eropa rela untuk meninggalkan acara mereka bersama keluarga maupun kerabat hanya untuk berada di depan komputer untuk mengganti dan mengatur tim FPL mereka. 22% orang Inggris juga meng-update tim FPL mereka di dalam toilet.

Lalu ada satu hal yang cukup kocak, satu dari lima pemain FPL di Inggris rela untuk menghentikan kendaraan mereka (yang mereka setir sendiri tentunya) untuk melakukan perubahan skuat virtual mereka demi bonus clean sheet maupun sederet alasan-alasan lainnya.

Ada-ada saja. Padahal ini kan hanya sebuah permainan. Apalagi ini hanya permainan fantasi, bukan permainan sungguhan.

Komentar