Spanyol di Piala Eropa: Tanpa Pemain Real Madrid untuk Pertama Kalinya

Cerita

by Ikhsan Abdul Hakim

Ikhsan Abdul Hakim

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Spanyol di Piala Eropa: Tanpa Pemain Real Madrid untuk Pertama Kalinya

Ada banyak kejutan dalam pemilihan skuad Spanyol untuk Piala Eropa 2020. Kapten La Furia Roja, Sergio Ramos tak dipanggil oleh Luis Enrique. Dan yang lebih mengejutkan dari itu adalah tidak ada pemain Real Madrid di Timnas Spanyol.

Ini adalah pertama kalinya Timnas Spanyol tak diperkuat pemain Los Blancos di turnamen resmi. Klub tersukses La Liga tersebut selama ini selalu memiliki wakil. Di Piala Dunia 2018, turnamen kompetitif terkini Spanyol, bahkan ada enam pemain yang memperkuat timnas.

Tiap musimnya, Real Madrid banyak diperkuat pemain berkebangsaan Spanyol. Mereka pun cenderung mengisi porsi signifikan di skuad timnas. Ketika Spanyol melakoni turnamen resmi, seringkali penggawa Los Merengues masuk dalam 11 utama.

Sebelumnya, Spanyol pernah sekali ikut turnamen hampir tanpa pemain Real Madrid. Itu terjadi pada Piala Dunia 1950. Waktu itu, pelatih Guillermo Eizaguirre hanya memanggil satu pemain Los Blancos, Luis Molowny. Di Brasil 1950, skuad Spanyol didominasi pemain Athletic Bilbao, Barcelona, dan Valencia.

Musim ini, para pemain Spanyol di skuad Real Madrid masih berpengaruh. Marco Asensio, Lucas Vazquez, dan Nacho Fernandez tampil reguler. Isco juga sering turun dari bangku cadangan. Sedangkan Sergio Ramos dan Dani Carvajal masih jadi pemain penting kendati harus menghabiskan sebagian besar waktu di meja perawatan.

Performa skuad asuhan Zinedine Zidane pun tidaklah buruk. Di tengah krisis cedera luar biasa, mereka bisa menjadi runner-up La Liga. Eden Hazard dan kawan-kawan juga lolos ke semifinal Liga Champions.

Lantas, apa yang menyebabkan tiadanya pemain Real Madrid di Timnas Spanyol? Luis Enrique punya alasan tersendiri. Ramos dan Carvajal gagal mencapai level kebugaran pada waktu yang diharapkan. Vazquez diperkirakan baru pulih pada Juni 2021. Sedangkan Asensio, Isco, dan Nacho sekadar tak masuk rencana Enrique.

Ketiganya memang jarang bermain untuk timnas akhir-akhir ini. Isco terakhir bertanding pada Juni 2019. Asensio terakhir berlaga pada November 2020, itu pun hanya 79 menit dalam dua pertandingan. Sedangkan Nacho terakhir merumput bersama La Furia Roja pada Mei 2018.

“Sergio Ramos adalah kapten kami tetapi dia tidak dipanggil karena tak bisa bertanding atau bahkan berlatih dengan kondisi prima sejak Januari. Saya berbicara kepadanya lewat telepon, itu percakapan yang sulit dan berat tetapi tepat dan penuh hormat,” kata Enrique.

Luis Enrique membawa sejumlah pemain baru yang dipandangnya sesuai. Dua pemain berpeluang mendapatkan debut internasional di Piala Eropa, yakni Robert Sanchez (Brighton & Hove Albion) dan Aymeric Laporte (Manchester City).

Dalam skuad pilihan Enrique, juga terdapat beberapa pemain yang belum genap mendapatkan 10 caps Timnas Spanyol. Mereka adalah Unai Simon (Athletic Bilbao), Eric Garcia (Manchester City), Diego Llorente (Leeds United), Pau Torres (Villarreal), Marcos Llorente (Atletico Madrid), Pedri (Barcelona), Adama Traore (Wolverhampton Wanderers), dan Pablo Sarabia (Paris Saint-Germain).

Pilihan Enrique tentu tak luput dari kritikan, terutama dari Madridista. Bahkan, sejumlah kalangan mengaitkan pemilihan skuad dengan statusnya sebagai eks pelatih Barcelona, rival abadi Real Madrid.

Akan tetapi, tuduhan ini tak berdasar jika meninjau riwayat cedera Ramos, Carvajal, dan Vazquez, serta kiprah Asensio, Isco, dan Nacho di Timnas Spanyol beberapa tahun belakangan. Juga, Enrique pernah membela Real Madrid sebagai pemain. Sebagai profesional, ia tentu menyingkirkan sentimen rivalitas klub demi pekerjaannya.

“Saya tidak bisa memilih skuad hanya berdasarkan sebagian orang akan menyukainya atau tidak,” kata Enrique.

Selain tidak adanya penggawa Real Madrid, absennya sejumlah pemain yang tampil impresif musim ini juga menjadi sorotan. Mario Hermoso, Iago Aspas, Sergio Canales, dan Mikel Merino tak dipanggil, meski tampil apik di klub masing-masing. Sedangkan Inigo Martinez mengundurkan diri dari seleksi Piala Eropa karena tidak siap “secara fisik dan mental”.

Keputusan Luis Enrique untuk Piala Eropa 2020 memang serba mengejutkan. Selain pemilihan skuad yang menuai banyak pertanyaan, ia juga hanya memilih 24 pemain dari 26 kuota yang diberikan. Pelatih berusia 51 tahun ini beralasan bahwa latihan lebih efisien dengan lebih sedikit pemain. “Latihan akan lebih baik dengan jumlah pemain seperti ini [24],” ungkapnya.

Selain itu, untuk Piala Eropa 2020, terdapat lebih banyak pemain yang merumput di liga asing dibanding La Liga, sesuatu yang jarang terjadi di Timnas Spanyol. Hanya ada 10 pemain La Liga di skuad La Furia Roja. Premier League menyumbang 10 pemain. Sedangkan empat pemain lain berkiprah di Ligue 1, Serie A, dan Bundesliga. Manchester City menjadi klub yang menyumbang wakil terbanyak di skuad Spanyol kali ini dengan empat pemain.

Komentar