Ansgar Knauff Mengintip Peluang Tampil di Tim Utama Dortmund

Cerita

by Hendi Abdurahman

Hendi Abdurahman

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Ansgar Knauff Mengintip Peluang Tampil di Tim Utama Dortmund

“Ansgar Knauff adalah talenta muda, pemain yang kuat dalam menyerang, yang sangat berbakat dengan kecepatan dan kemampuan dribble yang bagus. Dia akan melakukan pramusim terlebih dahulu — kemudian kami akan lihat apa yang akan terjadi selanjutnya,” papar Direktur Olahraga Dortmund, Michael Zorc, pada awal musim 2020/21.

Tidak butuh waktu lama bagi Zorc untuk mengetahui apa yang terjadi setelahnya. Knauff, pemuda yang kini berusia 18 tahun itu, baru saja menandatangani kontrak profesional pertamanya. Sebagaimana dilaporkan laman resmi Dortmund, pemain yang sebelumnya memperkuat Dortmund U-17 dan U-19 itu kini bakal berada di Signal Iduna Park hingga 2023.

Keputusan die Borussen untuk memperpanjang kebersamaan dengan Knauff cukup beralasan. Sebelumnya, kontrak Knauff bersama Dortmund akan berakhir di pengujung musim ini. Dengan talenta yang dimiliki, tentu sangat disayangkan jika ada klub lain yang membajaknya. Dan, untuk menghindari hal itu, Dortmund pun mengambil langkah dengan memperbarui kontrak.

Musim ini nama-nama muda dengan bakat dan kemampuan di atas rata-rata dipunyai skuad asuhan Lucien Favre. Sebut saja Erling Haaland, Jadon Sancho, Jude Bellingham, Gio Reyna, dan teranyar, Youssoufa Moukoko. Mereka muncul untuk memberikan harapan sekaligus sebagai kombinasi yang ideal bersama pemain senior macam Emre Can dan Mats Hummels. Kehadiran Knauff seolah kembali menegaskan jika kekuatan Dortmund musim ini akan sangat dipengaruhi oleh energi pemain muda.

Kebersamaan dan chemistry yang terbentuk antar pemain muda ini pun dengan cepat menjalar. Di tabel klasemen Bundesliga 1 hingga Spieltag 8, Dortmund bersaing di papan atas dengan menempati peringkat 2 lewat catatan 6 kemenangan dan 2 kekalahan, hanya terpaut satu angka dari Bayern Muenchen di posisi pertama.

“Akselerasi dan kecepatannya luar biasa, tapi dia juga lihai ketika menguasai bola serta memiliki kualitas penyelesaian akhir yang bagus. Kami sangat puas dengan perkembangan Ansgar,” ucap Lars Ricken, Koordinator pemain muda Dortmund.

Link streaming pertandingan Bundesliga: Borussia Dortmund vs FC Koeln

Bergabungnya Knauff tentu tidak ujug-ujug. Secara kemampuan, ia berada dalam standar pemain muda Dortmund. Kerap beroperasi di sayap kanan, skill menggiring bola disertai kecepatannya menjadi kunci. Menurut Transfermakt, total ia telah tampil dalam 57 penampilan bersama Dortmund di berbagai jenjang usia. Dari jumlah tersebut, Knauff tampil sebagai penyerang sayap kanan sebanyak 25 kali, penyerang sayap kiri 8 kali, dan sisanya percobaan di berbagai posisi, mulai mulai bek kanan, bek kiri, hingga gelandang serang.

Kendati belum mendapatkan kesempatan unjuk kemampuan di ajang Bundesliga 1, tetapi melihat jadwal yang padat serta pandemi COVID-19 yang belum berangsur membaik, kesempatan Knauff untuk melakoni debut di level tertinggi sepakbola Jerman hanya tinggal menunggu waktu. Apalagi, ia telah tiga kali berada di bangku cadangan Dortmund musim ini yakni ketika melawan TSG Hoffenheim pada Spieltag 4, serta dua lainnya di ajang Liga Champions ketika melawan SS Lazio dan Club Brugge.

Perkembangannya bersama Dortmund, yang terkenal ramah bagi para pemain muda, adalah langkah awal bagi Knauff. Contoh teraktual bisa dilihat dari sosok Youssoufa Moukoko yang menjalani debut sebagai pemain termuda (16 tahun 1 hari) yang tampil di Bundesliga 1, melewati rekor Nuri Sahin (16 tahun 11 bulan).

“Saya yakin bahwa saya bisa berkembang dengan sangat baik di sini. Saya akan terus memberikan segalanya untuk mencapai tujuan saya bermain bagi Dortmund di Bundesliga,” paparnya.

Untuk merusak dominasi Bayern Muenchen, modal berharaga kini dimiliki Dortmund. Kedalaman skuad yang cukup mumpuni, ditambah daya juang khas anak muda, bisa sangat diandalkan untuk mengarungi musim 2020/21.

Melawan Koeln pada Spieltag 9, Sabtu (28/11) pukul 21:30 WIB, Dortmund diprediksi bisa kembali meraih 3 angka seperti yang dilakukannya pada pekan lalu ketika mengalahkan Hertha Berlin 2-5. Apalagi kondisi Koeln musim ini sangat muram. Skuad arahan Markus Gisdol berada di peringkat 17 alias kedua terbawah. Dari 8 kali bertanding, mereka — bersama Schalke — belum pernah meraih kemenangan.

Seluruh pertandingan Bundesliga 2020/21, beserta tayangan ulang dan highlights pertandingannya, dapat Anda saksikan di Mola TV (klik di sini).

Komentar