Federico Bernardeschi Menjawab Keraguan Sebagai Pemilik No.10 Fiorentina

Cerita

by Gunanda Hasdiansyah

Gunanda Hasdiansyah

Pecandu game Football Manager yang mencintai sepak bola dengan segala keindahannya

Federico Bernardeschi Menjawab Keraguan Sebagai Pemilik No.10 Fiorentina

Sepakbola Italia seperti sedang terlahir kembali pada musim 2016/2017 ini. Begitu banyak pemain muda berbakat muncul dari negeri pizza ini. Hal yang tentu sudah sangat dirindukan oleh para tifosi sepakbola Italia yang selama ini hanya bisa iri melihat sepakbola Spanyol dan Jerman yang mampu menghasilkan banyak pemain muda berbakat dalam beberapa tahun terakhir.

Kemunculan para pemain muda berbakat ini tentu bagaikan oase di tengah padang pasir. Sepakbola Italia yang selama ini dianggap oleh banyak orang sebagai tempat para pesepakbola tua, akhirnya bisa melihat bibit-bibit muda kembali.

Mulai dipercayainya para pemain muda oleh kesebelasan-kesebelasan Italia termasuk oleh kesebelasan besar Italia menjadi salah satu alasan para pemain muda akhirnya bisa menunjukkan bakat dan potensinya.

Salah satu pemain muda yang berhasil menunjukkan potensinya adalah Federico Bernardeschi. Pemain Fiorentina ini menjadi komoditi panas pada bursa transfer musim dingin ini. Banyak sekali kesebelasan-kesebelasan besar Eropa yang sedang mengantri untuk mendapatkan tanda tangannya. Dari Italia, Juventus, AC Milan dan Inter Milan sudah menyatakan ketertarikannya. Sementara itu dari luar Italia, Chelsea, PSG dan Barcelona juga siap bersaing untuk mendapatkan pemilik nomor 10 di Fiorentina ini.

Melihat begitu banyaknya minat dari kesebelasan-kesebelasan besar Eropa terhadap Bernardeschi tentu akan membuat kita yang belum pernah mendengar namanya atau belum pernah melihatnya bermain bertanya-tanya tentang siapakah Bernardeschi? Sehebat apakah kemampuan yang ia miliki? Pantaskah ia bermain untuk kesebelasan-kesebelasan besar tersebut?

Perjalanan Karier di Klub dan Tim Nasional

Bernardeschi lahir pada 16 Februari 1994 di kota Carrara yang terletak di region Tuscany, Italia, kota yang juga merupakan tempat kelahiran salah satu penjaga gawang terbaik Italia, Gianluigi Buffon. Bernardeschi memulai karier sepakbolanya pada 2000 saat berusia enam tahun di Atletico Carrara, sebuah kesebelasan yang terdapat di kota kelahirannya. Setahun kemudian ia pindah ke Ponzano, sebuah sekolah sepakbola milik Empoli. Lalu pada 2003 saat berusia sembilan tahun ia pindah ke tim junior Fiorentina.

Pada 2011 ketika ia memperkuat tim Primavera Fiorentina, Bernardeschi sempat menjadi incaran Manchester United yang ketika itu masih dilatih oleh Sir Alex Ferguson. Namun setelah berdiskusi dengan keluarganya, diputuskan bahwa Bernardeschi tetap bertahan di Fiorentina.

Sebelum membela tim senior Fiorentina, Bernardeschi sempat membela Crotone di Serie B. Meski masih berusia 19 tahun, ia menjadi pilihan utama dengan bermain sebanyak 39 pertandingan. Torehan 12 gol dan tujuh asis melengkapi penampilan gemilangnya saat itu.

Berkat penampilan gemilangnya ini ia pun dipanggil oleh pelatih timnas Italia saat itu, Cesare Prandelli untuk masuk ke dalam skuat awal Italia untuk Piala Dunia 2014. Namun sayangnya ia tidak masuk ke dalam 23 pemain yang dibawa ke Piala Dunia oleh Prandelli. Tetapi pengalaman tersebut tentu sangat berguna untuk perkembangannya sebagai pesepakbola.

Namun tak membela timnas Italia tak membuat karier Bernardeschi tak melesat. Fiorentina yang diasuh Vincenzo Montella saat itu memanggilnya ke skuat utama. Gol pertamanya sudah lahir ketika ia menjalani debut di Liga Europa kala menghadapi Guingamp.

Bergantinya pelatih Fiorentina dari Vincenzo Montella ke tangan Paulo Sousa dan terhindarnya ia dari cedera yang berkepanjangan pada musim 2015/2016 membuatnya berhasil tampil pada 41 pertandingan dengan mencetak enam gol dan enam asis di semua kompetisi yang diikuti oleh Fiorentina.

Lalu pada musim 2016/2017 ini, Bernardeschi semakin menunjukkan potensi dan kematangannya dalam bermain. Selama berlangsungnya musim ini, ia sudah tampil pada 24 pertandingan dengan mencetak 10 gol dan dua asis di semua kompetisi. Ia bahkan menjadi pencetak gol terbanyak Fiorentina di Serie A dengan Sembilan gol mengungguli penyerang utama mereka, Nikola Kalinic.

Sementara itu kariernya di timnas Italia, sejak masuk ke dalam skuat awal Italia untuk Piala Dunia 2014, ia harus menunggu dua tahun agar mendapatkan panggilan timnas lagi tepatnya pada Maret 2016. Pelatih Italia saat itu, Antonio Conte, memberikan debutnya di timnas Italia pada 24 Maret 2016 saat Italia melawan Spanyol pada pertandingan persahabatan. Setelah itu Bernardeschi pun dibawa Conte masuk ke dalam 23 pemain Italia yang dibawa ke Piala Eropa 2016. Ia hanya tampil satu kali saja saat Italia kalah dari Republik Irlandia pada pertandingan terakhir fase grup.

Sejak Piala Eropa 2016, Bernardeschi mulai sering masuk ke dalam skuat Italia, walaupun terjadinya pergantian pelatih di timnas Italia dari Antonio Conte ke tangan Giampiero Ventura. Sejauh ini ia sudah tampil sebanyak tujuh kali bersama Italia dengan torehan satu asis dan belum mencetak gol.

Pemain yang mampu bermain di banyak posisi

Bernardeschi merupakan salah satu pemain langka yang tentu sangat dicari-cari oleh setiap pelatih. Ia merupakan tipikal pemain modern yang mampu tampil di banyak posisi dan mempunyai kemampuan menyerang dan bertahan sama baiknya.

Bernardeschi cukup handal dalam menyisir sisi sayap lapangan. Dengan kekuatan utama kakinya terletak pada kaki kiri dan dengan kemampuan menggiring bola yang mumpuni, ia mampu bermain layaknya pemain sayap murni yang akan siap melepaskan umpan silang kepada para penyerang atau ia juga bisa melakukan pergerakan cut inside untuk menusuk ke dalam pertahanan lawan, khususnya ketika ia ditempatkan di sisi sayap sebelah kanan.

Bernardeschi juga mampu berperan sebagai trequartista dengan bermain di belakang penyerang. Ia mempunyai kemampuan untuk melepaskan umpan-umpan terobosan yang akan memanjakan para penyerang.

Dengan kemampuannya tersebut, Bernardeschi pernah bermain pada posisi bek sayap kanan maupun kiri pada formasi yang menggunakan pola tiga bek seperti 3-4-3 dan 3-5-2. Ia juga pernah bermain sebagai penyerang sayap atau gelandang sayap dalam formasi 4-3-3 dan 4-2-3-1. Serta pernah berperan sebagai trequartista dengan bermain di belakang penyerang pada formasi 3-4-2-1 dan 3-5-1-1.

Kemampuan serba bisa Bernardeschi tentu akan sangat memudahkan pelatih Fiorentina, Paulo Sousa maupun pelatih Italia, Giampiero Ventura dalam memilih posisi untuk Bernardeschi. Para pelatih tersebut juga tidak akan terlalu pusing ketika ada pemainnya yang sedang mengalami cedera. Selama posisi pemain tersebut merupakan posisi yang bisa diperankan oleh Bernardeschi.

Selain mempunyai kekuatan pada kaki kirinya, kaki kanannya juga cukup baik. Bernardeschi juga mempunyai kemampuan sundulan kepala yang cukup bagus. ini terlihat dari gol-gol maupun umpan-umpan yang ia ciptakan. Ia juga handal dalam mengeksekusi bola mati seperti tendangan bebas dan tendangan penalti. Hal ini membuat kemampuan yang dimilikinya semakin komplit.

Penerus pemain nomor 10 di Fiorentina

Selama ini nomor 10 di Fiorentina identik dengan para pemain dengan kemampuan mengolah bola dan visi bermain yang luar biasa. Nama-nama seperti Giancarlo Antognoni, Roberto Baggio dan Rui Costa adalah para pemain kelas dunia yang pernah memakai nomor 10 di Fiorentina.

Sejak ditinggal Rui Costa yang pindah ke AC Milan, Fiorentina sudah cukup lama menunggu kehadiran pemain yang mampu memakai dan memerankan peran nomor 10. Setelah Rui Costa, nama-nama seperti Adrian Mutu dan Alberto Aquilani pernah memakai nomor 10 di Fiorentina. Tetapi penampilan mereka tidaklah terlalu memuaskan sebagai pemilik nomor 10.

Harapan melihat nomor 10 di Fiorentina kembali berjaya mulai terukir musim ini. Tokohnya adalah Bernardeschi. Ia sudah dipercaya memakai nomor keramat tersebut pada saat usianya baru 21 tahun musim lalu. Sempat mendapat kritik dari banyak orang atas dipercayainya memakai nomor 10, Bernardeschi mampu membungkam para pengkritik tersebut dengan penampilan gemilangnya, terutama penampilannya musim ini.

Rindu Fiorentina akan pemain yang bisa membuat nomor 10 mereka berjaya lagi akan terbayarkan pada diri bernardeschi. Ditambah lagi dengan fakta bahwa Bernardeschi juga mampu berperan sebagai pemain nomor 10 di dalam lapangan layaknya para pendahulunya seperti Antognoni, Baggio dan Rui Costa.

***

Usia Bernardeschi baru 22 tahun, masih ada begitu banyak waktu baginya untuk terus berkembang dan meningkatkan kemampuannya. Ia tentu akan menjadi pemain penting bagi Italia dan Fiorentina di masa depan.

Namun Fiorentina tentu harus berupaya sekuat tenaga agar ia tidak hengkang ke kesebelasan lain. Kabar terakhir menyebutkan bahwa Fiorentina telah siap menawarkan kontrak baru bagi Bernardeschi dengan klausul pelepasan sebesar 100 juta euro.

Jika hal itu benar-benar terjadi, kesebelasan-kesebelasan yang menginginkan jasanya tentu harus merogoh kocek dalam-dalam untuk membelinya.

foto : marca.com

Komentar