Neymar Jr dan Gaya Rambut yang Menginspirasi Anak-Anak Brasil

Cerita

by Zakky BM

Zakky BM

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Neymar Jr dan Gaya Rambut yang Menginspirasi Anak-Anak Brasil

Suatu sore pada tahun 2010 lalu, sebelum kesebelasan Santos berlaga, Neymar Jr. bersama rekannya yaitu Andres memutuskan untuk mencukur rambutnya dengan gaya dan potongan rambut yang baru. Sebagai anak muda yang baru gede, penampilan nyentrik adalah segalanya bagi mereka.

Neymar Jr. yang sebelumnya memiliki potongan rambut yang cenderung biasa saja ini akhirnya mulai bermain-main dengan pisau cukur. Rambut kedua sisi nya dipotong habis hanya menyisakan bagian atasnya saja. Potongan rambut yang sering disebut-sebut sebagai potongan Mohawk tersebut akhirnya ia putuskan sore itu.

“Potongan tersebut awalnya hanya main-main,” sahut Neymar seperti yang dikutip laman NYtimes. “Seperti kebanyakan anak-anak nakal yang menggunakan potongan seperti itu,” sambung mantan pemain Santos tersebut.

Saat pertandingan berlangsung, ayahnya yang menyempatkan diri untuk menonton aksinya di stadion mulai terkejut dengan penampilan baru Neymar tersebut. Ia terlihat tampak ingin buru-buru menghampiri anaknya dan berbicara langsung dengannya perihal rambut “anehnya” tersebut.

Untungnya, Neymar mencetak dua gol dengan penampilan mohawk-nya tersebut. Setidaknya hal tersebut bisa sedikit menghibur sang ayah. Bahkan dalam waktu cepat, potongan mohawk tersebut menjadi panutan anak-anak juga orang-orang dewasa. Ayahnya pun mengakui hal tersebut.

“Saat itu, di Brasil, mungkin hanya presiden yang tidak memiliki gaya potongan rambut Mohawk,” ungkap sang ayah sambil terkekeh.

Soal Brasil dan gaya rambut, kisah unik sempat terlihat di pertandingan futsal U-15 yang diselenggarakan di lapangan milik kesebelasan Gremetal di daerah Sao Vicente. Saat itu terlihat banyak anak kecil yang bercukur Mohawk seperti apa yang Neymar punya. Seorang peserta futsal yang bernama Anderson Silva bahkan mengakui bahwa ia sangat terinspirsi dengan Neymar: "Aku ingin seperti dirinya," ungkap Anderson seperti dikutip dari laman sportyghost.

Kembali pada Neymar, meski digemari oleh para bocah dari seantero negeri karena paduan antara rambut mohawk dan skill olah bolanya yang sangat luar biasa, ia sangat mengidolakan Robinho dan Messi. Meski dalam kesempatan lain ia juga sempat menyebutkan nama-nama seperti Pele, Ronaldo Luis Nazario dan Ronaldinho, namun kedua pemain tersebut (Robihno dan Messi) banyak memengaruhi gaya bermainnya.

Bahkan Neymar hampir saja mengikuti jejak Robinho untuk bermain di Real Madrid saat dirinya berumur 14 tahun. Namun, Ayahnya lebih memilih sang anak untuk tumbuh dan besar di Brasil. Jadilah ia melanglang buana bersama Santos, klub masa kecilnya saat itu.

Bersama Santos dan rambut mohawknya, Neymar menelurkan kegemilangan prestasi di dalam lapangan hijau. Memenangkan liga dan Copa Libertadores serta masuk ke final Piala Dunia Antar Klub menghadapi Barcelona adalah salah satu puncak kejayaan dari rambut Mohawk-nya Neymar selama di Santos. Pertemuannya dengan Barca dan Messi di final Piala Dunia Antar Klub merupakan salah satu cikal bakal dirinya terus dipantau oleh media massa sebagai calon bintang besar di masa yang akan datang.

Setelah pertemuan final tersebut, perkembangan Neymar dan kemungkinannya untuk bermain di satu klubdengan Messi mulai terus dibicarakan. Bahkan setelah Neymar mencetak hat-trick untuk Santos di bulan maret 2012 (tepat setelah Messi cetak lima gol ke gawang Leverkusen), ia ditanyai oleh para wartawan yang mencoba membandingkannya dengan Messi.

“Messi kini levelnya di atas siapapun. Tidak bisa ia dikomparasikan dengan pemain sepertiku. Ia adalah pemain terbaik di dunia,” ungkap Neymar seperti yang dinukil dari laman ESPNFC. “Aku adalah penggemarnya (Messi) dengan segala apa yang telah ia lakukan. Aku mendukungnya untuk terus mencetak gol-gol yang luar biasa dan aku akan mencoba untuk terus meniru dan mengimitasi dari apa yang Messi lakukan.”

***

Kini tiga tahun sudah pasca ungkapan Neymar tersebut. Kini, sedikit demi sedikit ia berhasil meraih cita-citanya untuk meniru sang idola dan mengimitasinya. Perannya semakin jelas ketika Messi cedera panjang beberapa waktu yang lalu. Tanpa komando dari sang pelatih, Luis Enrique, Neymar secara tidak langsung mengemban poros dari serangan Barcelona.

Duetnya bersama Luis Suarez mampu mendongkrak posisi Barcelona sampai di puncak klasmen hingga saat ini. Menciptakan assist, membuka ruang, dan mendrible menusuk ke kotak penalti ia lakukan seperti apa yang Messi lakukan. Bedanya, Messi dari sisi kanan memakai kekuatan kaki kiri, Neymar menusuk dari kiri menggunakan kekuatan kaki kanan.

Meski kini ia tak mohawk lagi sejak kedatangannya di Barcelona, namun kedewasaan Neymar terus tumbuh. Ia membuktikan pada dunia bahwa ia bukanlah pemain youtube yang banyak dilihat bagusnya saja. Karena pada kenyataannya saat ini, ia cukup berhasil membuktikan bahwa ia merupakan salah satu pemain terbaik di dunia.

 Sumber gambar: Elheraldo

Komentar