Pergantian Kapten Valencia Membuat Neville Semakin Disoroti

Berita

by Abrar Firdiansyah

Abrar Firdiansyah

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Pergantian Kapten Valencia Membuat Neville Semakin Disoroti

Performa negatif Valencia dalam enam laga La Liga terakhir yang dipimpin oleh Gary Neville ternyata berlanjut dini hari tadi (22/1). Menghadapi Las Palmas dalam leg pertama babak perempat final Copa del Rey, Valencia hanya bisa mendapatkan hasil imbang. Hasil imbang tersebut jelas merupakan suatu kerugian bagi Valencia, sebab selain selalu menang dalam Copa del Rey saat diasuh Neville, leg kedua juga harus mereka jalani di kandang Las Palmas, Estadio Gran Canaria.

Valencia memang tampil mengejutkan dalam laga tersebut. Meski memainkan Daniel Parejo yang merupakan kapten pertama, ban kapten justru melingkar di tangan Francisco “Paco” Alcacer. Tak ada ban kapten yang melingkar di tangan Parejo membuat banyak pertanyaan, yang mana pertanyaan terbesar adalah: “Apakah Parejo dan Gary Neville sedang berseteru?”

“Saya telah mendiskusikan semuanya dengan Dani (Parejo) dalam dua atau tiga minggu terakhir dan ini semua merupakan keputusan bersama. Tidak benar jika saya dan Dani sedang ada masalah, sebab jika terjadi permasalahan seperti itu jelas Anda tidak akan melihatnya bermain hari ini,” ujar pelatih berumur 40 tahun ini.

Permasalahan mengenai ban kapten ini pun tampaknya semakin membuat Valencia berada dalam masalah, sebab dalam laga sebelumnya, The Sun melansir bahwa Gary Neville sempat mengungkapkan bahwa semua pemain Valencia tidak pantas mengenakan kostum ini, meski pada akhirnya di bantah oleh Neville.

Dalam laga ini, Valencia terlihat menguasai pertandingan, yang mana mereka berhasil menguasai permainan dengan perbandingan 53:47. Namun keunggulan penguasaan bola ternyata tak membuat mereka unggul terlebih dahulu. Tim tamu malah unggul terlebih dahulu akibat gol bunuh diri yang dilakukan oleh gelandang muda Valencia, Wilfried Zahibo, pada menit 38 setelah gagal menyundul bola sepakan bebas Las Palmas.

Keunggulan Las Palmas tak bertahan lama, sebab kapten anyar Valencia, Paco Alcacer berhasil menyamakan kedudukan lewat tendangan luar kotak penalti setelah menerima umpan dari Dani Parejo.

Meski masih berpeluang lolos ke babak selanjutnya, namun tetap saja hasil imbang ini bisa saja disesali Valencia. Jika pada laga leg kedua pertandingan berakhir dengan skor 0-0, sudah barang tentu mereka akan gagal melangkah ke babak semifinal. Usai pertandingan bahkan banyak suporter yang melakukan protes akibat performa buruk Los Che, serta keraguan akan tangan dingin seorang Gary Neville.

Sumber: Daily Mail, AS, Independent

Komentar