Stadion Baru Tottenham Segera Terwujud

Berita

by Frasetya Vady Aditya

Frasetya Vady Aditya

Penyunting. Jangan terkekang; sepakbola cuma cangkang. Kontak: vady.aditya@gmail.com

Stadion Baru Tottenham Segera Terwujud

Stadion White Hart Lane sudah tidak representatif lagi bagi Tottenham Hotspur untuk menggelar pertandingan kandang. Selain kapasitas tempat duduk yang  hanya bisa menampung 36 ribu penonton, White Hart Lane pun sudah terlalu kuno jika dibandingkan stadion kesebelasan lain seperti Stadion Emirates, Old Trafford, dan Stadion Etihad.

Jelang Olimpiade London 2012, Spurs bersaing dengan West Ham United untuk mendapatkan hak guna Stadion Olimpiade Inggris. Pada Februari 2011, pengelola Stadion Olimpiade Inggris lebih memilih West Ham karena tawaran yang lebih baik. Salah satu alasannya karena Tottenham ingin menghapuskan trek lari. Pihak pengelola stadion tidak merestui niatan tersebut.

Berdasarkan polling dari BBC, 81% dari warga London tidak setuju trek lari di Stadion Olimpiade Inggris dihapuskan, dan hanya 13% di antaranya yang mendukung Tottenham untuk menempati stadion tersebut.

Kegagalan tersebut tidak membuat Tottenham berhenti mencari kemungkinan pengganti kandang mereka. Namun, pembangunan stadion baru jelas memerlukan biaya besar. Diperlukan suatu skema khusus salah satunya bekerjasama dengan pihak lain.

Di Inggris, stadion yang dibangun harus sesuai dengan ketentuan FA. Salah satunya untuk menghindari tragedi Hillsborough dan Valey Parade.

Saat ini, NFL tengah mengembangkan wacana kehadiran klub American Football dengan sifat franchise di London. Hal ini tentu dimanfaatkan Tottenham dengan mendesain stadion baru mereka agar bisa dan juga representatif untuk pertandingan American Football.

Stadion yang masih merupakan White Hart Lane yang direnovasi sedemikian rupa dengan nilai 400 juta pounds tersebut memiliki lapangan yang bisa digeser, sehingga bisa digunakan sebagai lapangan sepakbola maupun lapangan American Football. Renovasi tersebut rencananya selesai pada awal musim 2018/2019.

Nantinya, lapangan rumput untuk sepakbola digeser dengan lapangan sintetis yang ditanam untuk pertandingan NFL. Selain itu, kamar ganti pun disesuaikan untuk mengakomodasi kebutuhan skuat NFL yang bisa menampung 70 pemain dalam satu pertandingan.

Seperti dikutip Dailymail, NFL sendiri membutuhkan waktu hingga lima tahun untuk bisa mendirikan klub franchise di london. NFL tengah mengujicoba berapa lama waktu yang dibutuhkan bagi klub yang tandang ke London, dan kembali lagi ke Amerika. Uji coba tersebut akan dicoba pada musim gugur ini di Stadion Wembley.

Jika kerjasama Tottenham dengan NFL sukses, FA akan mengalami kerugian. Pasalnya, NFL berpotensi menghadirkan keuntungan besar dari biaya sewa Wembley. Tottenham sendiri masih berada dalam pilihan terdepan karena mereka belum membangun stadion. Artinya, desain stadion bisa menyesuaikan dengan kebutuhan pertandingan American Football.

Dailymail menyebut bahwa kapasitas stadion baru Tottenham yang hanya 65 ribu jauh lebih realistis ketimbang 90 ribu kursi yang dimiliki Wembley, asalkan sesuai dengan kebutuhan NFL. Pertandingan yang digelar di Wembley berarti menghilangkan lima ribu kursi di tribun bagian bawah, karena pandangan penonton kemungkinan terhalang oleh pemain maupun staf yang berbadan besar di pinggir lapangan.

Salah satu keuntungan lainnya tentu persaingan gengsi dengan kesebelasan tetangga, Arsenal. Jika membandingkan fitur yang ada di White Hart Lane dengan Stadion Emirates tentu berbeda jauh.  Dengan biaya yang terbilang besar untuk sekadar “renovasi”, kerjasama dengan NFL bisa menjadi solusi Tottenham untuk menutupi pengeluaran. Siapa tahu lewat stadion baru, Tottenham bisa lebih berprestasi.

Sumber gambar: spurs-web.com

Komentar