Pendekatan Bertahan Jose Mourinho Perlu Diubah

Analisis

by Gilang Ramadhan

Gilang Ramadhan

Dapat disenggol lewat twitter @gilangdan

Pendekatan Bertahan Jose Mourinho Perlu Diubah

“Saya pikir kami menampilkan performa solid dari sudut pandang pertahanan. Untuk melawan Wolves, normalnya hasil imbang bukan hal yang buruk, saya tidak ingat Hugo Lloris membuat penyelamatan penting, tetapi ketika Anda mencetak gol di menit pertama dan memiliki 89 menit sisa untuk menambah gol dan Anda tidak melakukannya, kami bahkan tidak memiliki peluang yang dapat dikatakan mendekati gol.”

Komentar tersebut terlontar dari mulut Jose Mourinho usai timnya, Tottenham Hotspur, ditahan imbang tuan rumah Wolverhampton Wanderers pada Senin (28/12) lalu. Spurs unggul lebih dulu ketika laga baru memasuki menit pertama melalui Tanguy Ndombele, tetapi mereka harus pulang dengan 1 poin usai Romain Saiss mencetak gol penyama pada menit 86.

Hasil tersebut seperti mengulangi pola yang sama saat melawan Crystal Palace gameweek 12 silam. Lalu kekalahan dramatis kontra Liverpool, disusul kekalahan 0-2 lawan Leicester, dan babak kedua di Molineux menjadi puncaknya. Tottenham masih bermain terlalu bertahan dan selalu kebobolan pada 10 menit akhir pertandingan.

Setelah gol Tanguy Ndombele, Spurs bahkan hanya mencetak 2 tembakan tepat sasaran hingga laga berakhir. Perkiraan gol (xG) mereka hanya di angka 0,4, catatan yang hanya lebih buruk saat bermain imbang tanpa gol melawan Chelsea pada pekan 10 kemarin (0,2). Lebih jauh, Spurs hanya menghasilkan 22 tembakan di babak kedua dalam 7 pertandingan terakhir liga.

Link streaming pertandingan Premier League: Tottenham Hotspur vs Fulham

Jose Mourinho menerapkan pendekatan lebih bertahan setelah hasil traumatis 3-3 kontra West Ham pekan 5. Hasilnya memang luar biasa. Spurs menuai 5 kemenangan dan hanya kebobolan 1 gol di 6 pertandingan setelahnya. 7 dari 16 poin dari 6 pekan tersebut diraih saat menghadapi Manchester City, Chelsea, dan Arsenal.

Meskipun secara instan pendekatan taktik bertahan Spurs sangat sukses, tetapi catatan gol mereka juga menurun. Pada 5 pekan perdana, mereka mampu membukukan 15 gol, sementara di 10 pekan terakhir hanya 11 gol.

Atas hasil-hasil minor tersebut, Spurs terlempar ke posisi 7 klasemen. Padahal, empat pekan lalu mereka masih menjadi pemuncak klasemen. Mau tidak mau, Mourinho mesti mengubah pendekatan taktiknya kembali. Terlebih, menilik barisan penyerang yang diisi pemain macam Son Heung-Min, Harry Kane, hingga Lucas Moura.

Fulham akan menjadi ujian selanjutnya skuat Jose Mourinho. Dengan rekor 10 kemenangan di 11 pertemuan terakhir kontra Fulham, Tottenham diharapkan para pendukungnya untuk meraih poin penuh dengan cara berbeda. Seperti kata penulis The Athletic, Charlie Eccleshare, Mourinho tidak perlu malu untuk melakukan perubahan.

“Seperti setelah laga melawan West Ham, tidak perlu malu untuk menerima hasil-hasil tersebut dan membuat rencana ulang dalam pendekatan tim. Ketakutan Spurs adalah terekspos lini pertahanannya. Setelah kehilangan poin yang dapat dihindari, ada resiko yang mesti diambil,” sebut Eccleshare.

Tottenham Hotspur akan menjamu Fulham pada Kamis (31/12) pukul 01.00 WIB. Tayangan langsung pertandingan tersebut, semua pertandingan Premier League 2020/21, serta tayangan ulang dan highlights pertandingannya dapat Anda saksikan di Mola TV (klik di sini).

Komentar