Jangan Kesampingkan PSS dan Persegres di Grup 1

Analisis

by Sandy Firdaus

Sandy Firdaus

Penulis merangkap pewarta. Yang kita tahu sebenarnya adalah kita tidak tahu apa-apa (Noel Gallagher)

Jangan Kesampingkan PSS dan Persegres di Grup 1

Turnamen pramusim Piala Presiden 2017 akan segera bergulir. Sebanyak 20 tim yang terbagi ke dalam empat grup akan bersaing untuk memperebutkan uang hadiah sebesar 3 miliar rupiah. Ajang ini juga akan menjadi ajang persiapan klub-klub yang akan mulai mengarungi kompetisi liga terhitung mulai Maret 2016.

Di grup 1 sendiri, ada empat klub yang akan memperebutkan jatah lolos ke babak perempat final yang akan terbagi ke dalam dua grup. Keempat klub tersebut adalah PSS Sleman, Persipura Jayapura, Mitra Kukar, dan Persegres Gresik United. Melihat dari kontestan yang bersaing di grup ini, terlihat bahwa Persipura tampaknya akan mendominasi grup 1 ini.

Namun, bukan berarti klub-klub lain akan bisa ditaklukkan dengan mudah oleh Persipura. Mitra Kukar dan Persegres Gresik United sebagai sesama peserta Liga 1 bisa jadi akan memberikan kejutan untuk tim Mutiara Hitam di grup ini.

Tidak Banyak Merombak Skuat, Keuntungan Persipura Jayapura

Persipura Jayapura adalah tim yang cukup tidak terlalu aktif dalam bursa transfer jelang Liga 1. Belum banyak pergerakan yang mereka lakukan dalam bursa transfer karena masalah kejelasan sponsor yang belum mereka selesaikan. Beberapa pemain yang sekarang berada di dalam skuat adalah pemain-pemain yang kebanyakan membela Persipura dalam ajang ISC 2016 lalu.

Namun, dengan keadaan skuat yang tidak banyak berubah, hal tersebut bisa menjadi keuntungan karena chemistry antar pemain yang terbangun pun cukup kuat. Apalagi Persipura masih mengandalkan nama Angel Alfredo Vera sebagai pelatih, Persipura masih akan menjadi calon yang cukup kuat untuk lolos dari grup 1 ini.

Bermaterikan pemain-pemain muda yang muncul dalam ajang ISC 2016 seperti Osvaldo Haay dan Marinus Wawenar, dipadukan dengan pemain muda sarat pengalaman seperti Ferinando Pahabol dan Ricky Kayame, serta dipimpin oleh kapten yang mengantarkan Indonesia ke babak final Piala AFF 2016, Boaz Salossa, Persipura pun siap untuk berprestasi dalam ajang Piala Presiden 2017 ini, walau mereka juga tidak mengesampingkan kekuatan tim lain di grup 1.

Berikut adalah prediksi skuat Persipura untuk Piala Presiden. Skuat masih bisa berubah usai Piala Presiden nanti:

Yoo Jae-Hoon, Dede Sulaiman, Hendra Mole (Kiper); Roni Beroperay, Ricardo Salampessy, Izaac Wanggai, Ruben Sanadi, Yustinus Pae, Dominggus Fakdawer, Yohanis Tjoe, Jaelani Arey (Bek); Robertino Pugliara, Imanuel Wanggai, Nelson Alom, Ian Louis Kabes, Prisca Womsiwor, Nerius Alom, M. Tahir (Tengah); Edward Wilson, Yohanes Pahabol, Ricky Kayame, Marinus Wanewar, Lukas Mandowen, Osvaldo Haay, Boaz Salossa (Depan)

Beberapa Hal yang Kembali ke Mitra Kukar

Berbeda dengan Persipura yang tidak banyak merombak skuat, Mitra Kukar cukup banyak merombak skuat mereka untuk ajang Liga 1 dan ajang Piala Presiden 2017 ini. Cukup banyak nama-nama baru yang didatangkan, bahkan beberapa di antaranya adalah nama-nama lawas yang kembali pulang ke Mitra Kukar.

Nama Zulham Zamrun dan Dedi Gusmawan adalah nama-nama lawas yang memutuskan untuk kembali membela Mitra Kukar jelang gelaran Piala Presiden 2017. Ada juga nama-nama baru yang didatangkan oleh manajemen seperti Achmad Hisyam Tolle, Oh In Kyun, Syaiful Ramadhan, Wiganda Pradika, Aldino Herdianto, dan Moniega Bagus Suwardi untuk memperkuat skuat Mitra Kukar.

Nama-nama baru tersebut akan bahu-membahu dengan pemain-pemain lama seperti Bayu Pradana, Hendra Adi Bayauw, Yogi Rahadian, serta Abdul Gamal yang masih akan memperkuat Mitra Kukar dalam ajang Piala Presiden 2017 dan Liga 1 nanti. Pelatih Jafri Sastra akan memiliki pekerjaan rumah untuk mencocokkan permainan wajah lama dan wajah baru ini.

Berikut adalah daftar skuat Mitra Kukar untuk ajang Piala Presiden kali ini. Skuat masih bisa berubah selepas Piala Presiden nanti:

Gerri Mandagi, Riki Pambudi, Thomas Ryan Bayu (Kiper); Saepuloh Maulana, Zulchrizal Abdul Gamal, Dedi Gusmawan, Zikri Akbar, Joko Sidik, M. Risky Ramadhan, Syaiful Ramadhan, Jorge Gotor (Bek); Septian David Maulana, Hendra Adi Bayauw, Bayu Pradana, M. Bachtiar, Dhika Pratama, Abdul Rochim, Oh In Kyun, Achmad Hisyam Tolle, Andre Agustiar, Wiganda Pradika, Arpani, Zulham Zamrun (Tengah); Anindito Wahyu, Yogi Rahadian, Moniega Bagus Suwardi, Aldino Herdianto, Rivaldi (Depan)

Jangan Mencoret PSS dan Persegres Dari Peta Persaingan

PSS Sleman dan Persegres Gresik United, walau secara kekuatan mereka berada sedikit di bawah Mitra Kukar maupun Persipura, tidak boleh dicoret dari peta persaingan grup 1. Kedua klub ini bisa menjadi klub kuda hitam yang memberikan kejutan, apalagi kekuatan kedua tim ini masih belum banyak diketahui, dan keduanya pun tidak terlalu banyak gembar-gembor dalam masalah transfer.

Untuk PSS Sleman, keikutsertaan mereka dalam ajang Piala Presiden ini adalah untuk proses pematangan tim yang akan berlaga di Liga 2. Oleh karena itu, sebagai ajang pematangan tim, dalam ajang Piala Presiden ini PSS tidak akan menggunakan jasa pemain asing, karena regulasi dari Liga 2 mengharuskan klub-klub tidak menggunakan jasa pemain asing.

Meski begitu, status PSS sebagai tuan rumah tentu akan menjadi suntikan motivasi tersendiri bagi para penggawa Super Elang Jawa. Mereka tentu akan memberikan yang terbaik kepada para suporternya. Faktor X inilah yang harus dipikirkan juga oleh kontestan-kontestan yang lain.

Persegres pun bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Walau tidak tampil terlalu baik dalam ajang ISC 2016 kemarin, tim yang sekarang diasuh oleh Hanafi, pelatih yang pada ajang ISC melatih Perseru Serui ini, bahkan berani mematok target tinggi dalam ajang Piala Presiden, walau manajemen sebenarnya tidak mematok target khusus untuk ajang ini.

Kekuatan skuat Persegres pun bisa dibilang sama meratanya seperti halnya Persipura dan Mitra Kukar. Beberapa pemain incaran sudah mereka dapatkan, hanya tinggal mengukur bagaimana kemampuan para pemain tersebut dalam ajang Piala Presiden nantinya. Dengan persiapan yang juga tidak kalah matang, dua klub ini tidak bisa dilupakan saja dari peta persaingan grup 1.

Berikut adalah skuat PSS yang akan bertanding dalam ajang Pial Presiden 2017. SKuat masih bisa berubah jelang Piala Presiden nanti:

Try H.G., Gratheo (Kiper); Waluyo, Jodi K., Zamzani, Arie Sandy, Revi A., Rama Yoga, Bagus N., Tedi B., Diksi (Bek); Busari, Dirga Lasut, Candra L., Wahyu S., Irhas, Angga S., Imam B.K. (Tengah); Risky Novriansyah, Kito, Toni Y., Rudiyana (Depan)

Sedangkan ini adalah prediksi skuat dari Persegres Gresik United untuk Piala Presiden 2017:

Fitrul Dwi Rustapa, Muhammad Irfan, Sandy Firmansyah, Satria Tama Hardiyanto, Dimas Galih Pratam (Kiper); Sigit Meko Susanto, Obet Choiri, Muhammad Rifqi, Daniel Junaedi, Achmad Faris, Rival Jandera, Riyandi Ramadhana, Wismoyo Widhistio, Roni Rosadi, Obet Yulius (Bek); Yusuf Effendi, Agus Indra Kurniawan, Sidiq Saimima, Defri Kresna, Jusmadi, M. Kamri, Ghozali Siregar, Reza Mustofa, Hendri Satriadi, Choi Hyun-yeon, Fitra Ridwan (Tengah); Rudi Setiawan, Kushedya Yudo, Arsyad Yusgiantoro, Patrick da Silva (Depan).

Skuat PSS dan Persegres ini masih bisa berubah seusai Piala Presiden 2017 nanti.

Siapa yang Akan Lolos Dari Grup 1?

Dengan kekuatan yang berpusat pada Persipura dan Mitra Kukar, kedua tim ini sebenarnya memiliki peluang yang cukup besar untuk lolos. Mitra Kukar dengan kekuatan-kekuatan lama yang mulai kembali, sementara Persipura Jayapura mengandalkan muka-muka lama yang sudah paham permainan satu sama lain. Dua tim ini punya kans besar untuk merajai grup 1, dengan Mitra Kukar menjadi runner-up terbaik.

Persipura tetap akan dimotori oleh Boaz Salossa sebagai pemain senior sekaligus kapten tim, menjadi pemimpin bagi para pemain muda macam Osvaldo Haay, Marianus Wawenar, Ferinando Pahabol, dan Ricky Kayame. Sulit menyangsikan peran Boaz untuk tim Persipura ini. Sedangkan di Mitra Kukar, pemain-pemain seperti Bayu Pradana, Septian David Maulana, serta Hendra Adi Bayauw masih akan menjadi andalan untuk menggebrak pertahanan lawan.

Namun, PSS sebagai tuan rumah pun bisa saja memberikan kesulitan untuk kontestan yang lain. Walau mereka berbeda dalam hal tingkatan level kompetisi, tapi beberapa pemain yang sudah berpengalaman seperti Waluyo, Dirga Lasut, serta Busari dapat membantu pemain lain agar tidak gentar menghadapi tim yang berbeda level dengan mereka.

Pun dengan Persegres Gresik. Tim yang pada ISC 2016 begitu gencar mengandalkan serangan dari sayap ini dapat memberikan kejutan. Sosok Patrick Da Silva masih akan menjadi penyerang andalan tim, ditopang oleh Agus Indra Kurniawan sebagai pemain senior dan Yusuf Efendi.

Sama seperti grup lainnya, grup ini pun menyimpan kejutan tersendiri untuk dinantikan. Tentu saja, dengan tidak mengesampingkan Persegres dan PSS sebagai tim kuda hitam.

Komentar