Buffon Blunder? Nikmatilah Momen Langka Ini!

Cerita

by Sandy Firdaus 26647

Sandy Firdaus

Penulis merangkap pewarta. Yang kita tahu sebenarnya adalah kita tidak tahu apa-apa (Noel Gallagher)

Buffon Blunder? Nikmatilah Momen Langka Ini!

Manusia adalah tempatnya kesalahan berada. Maka wajar saja kalau pada suatu waktu manusia berbuat salah. Tapi jika yang berbuat kesalahan itu adalah seorang legenda semacam Gianluigi Buffon, maka hal tersebut lazim akan menjadi pusat perhatian, meski beberapa orang juga ada yang menganggap hal itu wajar-wajar saja.

Dalam laga babak kualifikasi Piala Dunia 2018 antara Italia melawan Spanyol, Buffon mungkin melakukan sebuah kesalahan yang jarang ia lakukan sepanjang kariernya sebagai kiper. Ia melakukan blunder fatal yang mengakibatkan Spanyol mampu unggul terlebih dahulu pada menit ke-55. Kesalahan Buffon ini dapat dimanfaatkan oleh penyerang Spanyol, Vitolo untuk mencetak gol.

Walau pada akhirnya Italia mampu menyamakan kedudukan lewat Daniele de Rossi pada menit ke-82 lewat tendangan penalti, tapi tetap saja kesalahan Buffon, yang jarang dilakukan ini, menjadi salah satu tajuk dalam pertandingan antara Spanyol dan Italia ini.

Blunder dari Buffon ini mengundang banyak reaksi dari rekan-rekan satu timnya. Daniele de Rossi, pemain timnas Italia dan AS Roma pun sampai berkomentar dan bilang bahwa ia lebih memilih Buffon melakukan blunder ke gawang Juventus daripada gawang timnas Italia.

"Bahkan salah satu kiper terbaik dalam sejarah pun dapat berbuat kesalahan. Kalau tidak ia pastilah sebuah mesin. Tapi, saya lebih memilih kalau ia (Buffon) melakukan blunder ke gawang Juventus saja daripada ke gawang Italia. Tapi yah, Anda tidak bisa memiliki segalanya kan," ujar De Rossi seperti dikutip Goal.

Pelatih timnas Italia, Giampiero Ventura, juga tidak mau ketinggalan berkomentar perihal blunder Buffon ini dengan mengatakan bahwa gol yang diciptakan oleh Spanyol adalah sebuah "kebetulan". Ia juga berkomentar kalau Buffon melakukan penyelamatan yang "tidak bagus".

"Kami tahu Spanyol akan menguasai bola lebih banyak, namun gol yang diciptakan oleh Spanyol itu, tidak salah lagi adalah sebuah kebetulan semata. Buffon menciptakan penyelamatan tidak bagus dalam terjadinya gol tersebut. Apapun itu, ini adalah hasil yang baik, mengingat banyak pemain kami yang cedera dan juga kondisi Spanyol yang sedang prima," ujar Ventura seperti dilansir oleh ESPN FC.

Tentang Blunder-Blunder Buffon (Utamanya Melawan Spanyol)

Selama melaksanakan tugas sebagai penjaga gawang alias kiper, Buffon terbilang jarang melakukan kesalahan. Ia dikenal memiliki refleks yang baik juga ketepatan dalam membaca arah serangan serta arah tembakan lawan. Namun, ia juga bukanlah kiper sempurna, karena ia beberapa kali gelagapan dalam menerima umpan silang ataupun umpan dari pemain belakang (meski tidak sering-sering amat).

Di Juventus, Buffon juga pernah melakukan blunder; salah satunya terjadi pada empat tahun yang lalu. Itu terjadi saat ia membela Juventus dalam laga Serie A musim 2011/2012 melawan Lecce, kala Juve masih berada di bawah komando Antonio Conte. Pemain-pemain seperti Arturo Vidal dan Andrea Pirlo pun masih berseragam Juve ketika itu.

Ternyata, blunder fatal Buffon itu tidak hanya terjadi empat tahun lalu saja. Pada 25 Maret 2016, juga melawan Spanyol, Buffon melakukan blunder fatal (salah menepis bola) yang mengakibatkan Aritz Aduritz mampu menyamakan kedudukan 1-1. Ketika itu pertandingan diadakan di Stadion Friulli, kandang Udinese.

Tercatat, itulah dua blunder yang paling diingat sepanjang karier Buffon dan membuat tim yang ia bela gagal meraih kemenangan. Utamanya ketika melawan Spanyol, Buffon kerap melakukan blunder yang berujung gol-gol yang mampu diciptakan oleh pemain Spanyol (kecuali ketika Piala Eropa 2016 kemarin ketika Spanyol kalah 2-0 oleh Italia).

Menikmati Blunder Layaknya Buffon

Seperti halnya rekan satu tim dan juga pelatihnya yang berkomentar, Buffon memiliki pendapatnya sendiri tentang blunder yang ia lakukan. Dilansir dari Football Italia, pemain yang mengantarkan Italia juara dunia pada 2006 mengatakan mungkin dalam beberapa bulan ke depan blunder ini akan menjadi bahan lelucon dan bahan tertawaan bagi dirinya.

"Dalam 18 bulan ke depan, mungkin saya akan menertawakan blunder yang saya lakukan ini jika saya mengingatnya kembali. Tapi, jika itu terjadi dalam dua atau 20 hari ke depan, maka tawa saya tidak akan terlalu keras, karena sebenarnya masalah ini ada pada diri saya sendiri," ujarnya.

"Terlalu banyak pikiran yang muncul kala saya ingin menendang bola liar itu, apakah mengopernya kepada bek atau menendangnya ke arah Vitolo dengan keras. Yang terjadi adalah saya gagal mengontrol bola, dan gol pun terjadi," ungkapnya.

Meski merasa sedih, toh, Buffon tetap menganggap bahwa hal ini adalah lelucon yang mungkin akan ia tertawakan dalam beberapa waktu ke depan. Ia tampak menikmati blunder yang ia lakukan. Loh? Aneh ya. Kok membuat blunder malah dinikmati, bukannya disesali? Kenapa?

Seperti yang diungkapkan di atas, kejadian Buffon melakukan blunder adalah hal yang cukup langka terjadi. Jadi jika ada saat ketika Anda menyaksikan Buffon melakukan blunder, ada baiknya Anda merasa sebagai orang yang beruntung karena Anda dapat menyaksikan hal langka yang terjadi.

Maka beruntunglah bagi Anda yang menyaksikan pertandingan Spanyol melawan Italia kemarin, karena Anda sukses menyaksikan sebuah peristiwa langka yang mungkin (mungkin, ya) hanya mampu Anda saksikan beberapa kali saja dalam hidup Anda. Buffon melakukan blunder!

Karena, meski sudah melakukan blunder pun, Buffon tetaplah Buffon. Buffon tetaplah salah satu penjaga gawang terbaik di dunia dengan segala catatan yang sudah ia torehkan.

Komentar