Kesempatan Kedua Pablo Mari

PanditTV

by Adrianus Eduard Johanes

Adrianus Eduard Johanes

"Losing my religion to football"

Kesempatan Kedua Pablo Mari

Arsenal resmi mendatangkan bek Flamengo, Pablo Mari, sebagai pemain pinjaman hingga musim 2019/2020 berakhir. Pemain asal Spanyol tersebut didatangkan Mikel Arteta untuk memperkuat lini belakang the Gunners yang kehilangan Calum Chambers karena cedera lutut. Mari menjadi pemain pertama yang didatangkan Mikel Arteta sebagai manajer Arsenal. Keduanya pernah bersama di Manchester City meski Mari jarang terlihat di Manchester. Selama tiga tahun berstatus pemain Manchester City, Mari tak sekalipun dipercaya untuk mengisi lini belakang tim asuhan Pep Guardiola. Ia justru dipinjamkan ke Girona, NAC Breda, dan Deportivo La Coruna sebelum akhirnya merantau ke Brasil pada musim panas 2019.

Bersama Flamengo, Mari langsung membuktikan bahwa ia layak diperhitungkan. Dirinya merupakan pilihan utama Jorge Jesus di lini belakang Rubro-Negro. Mari ikut membantu Flamengo menjuarai Liga Brasil dan Copa Libertadores 2019 di musim pertamanya bersama klub. Saat masih sama-sama di Manchester City, Arteta mungkin jarang berinteraksi dengan Mari. Bukan berarti Arteta melupakan Mari. Setidaknya lewat wawancara pertama Mari bersama Arsenal, pemain kelahiran 31 Agustus 1993 itu mengaku punya hubungan baik dengan nakhoda the Gunners. "Arteta punya kepercayaan kepada saya. Hal itu ia tunjukkan dengan memberi saya peluang untuk bermain di sini. Saya ingin membayar kepercayaan itu," kata Mari.

VIDEO: Wawancara pertama Pablo Mari bersama Arsenal



Kepergian Mari dari Flamengo termasuk sebuah kejutan di bursa transfer musim dingin 2020. Setelah merasakan kesuksesan dalam waktu singkat bersama Rubro-Negro, ia sempat mengatakan bahwa dirinya nyaman dan senang tidak harus berpindah-pindah klub setiap musim. Tidak seperti saat ia masih berseragam Manchester City. Akan tetapi, sangat jarang seorang pemain yang sudah `gagal` di Eropa, pergi ke benua lain dan masih bisa mendapatkan kesempatan kedua bersama tim tenar seperti Arsenal. Meski kepergiannya ini membuat Jorge Jesus geram, keputusan Mari masih bisa dipahami.

Ia mungkin masih berstatus sebagai pemain pinjaman, tapi Mari memiliki peluang untuk mendapatkan kontrak permanen dari Arsenal. Bukan hanya karena Chambers absen dari lini belakang Arteta. Nakhoda asal Spanyol tersebut juga sempat mengungkapkan bahwa ia mulai frustrasi dengan Shkordan Mustafi. "Saya akan berusaha untuk meningkatkan permainan Mustafi. Selama dia masih pemain saya, dirinya akan terus berlatih dan berkembang. Mustafi selalu belajar dari kesalahannya dan ingin berkembang. Saya senang dengan sikap yang ia perlihatkan. Hanya saja setelah memperbaiki kesalahan terdahulu, ia bisa membuat kesalahan lainnya," aku Arteta.

Mustafi sudah cukup lama membuat suporter Arsenal merasa kecewa. Kehadiran Mari mungkin merupakan awal dari penyembuhan rasa kecewa tersebut. Apalagi sebelum mendatangkan Mari, Arteta pernah berjanji bahwa dirinya hanya akan membawa pemain yang dapat mengangkat level Arsenal.

Komentar