Minat Menonton Sepakbola di Amerika Meningkat Karena Video Game

Video Games

by Frasetya Vady Aditya

Frasetya Vady Aditya

Penyunting. Jangan terkekang; sepakbola cuma cangkang. Kontak: vady.aditya@gmail.com

Minat Menonton Sepakbola di Amerika Meningkat Karena Video Game

EA Sports dan ESPN melansir hasil penelitian soal pengaruh video game “FIFA” terhadap minat masyarakat Amerika terhadap sepakbola. Dari penelitian tersebut, terungkap bahwa 34 persen menjadi fans tim sepakbola profesional, dan 50 persen menjadi lebih tertarik terhadap sepakbola.

Game rilisan EA Sports dengan seri “FIFA” menjadi salah satu game sepakbola yang paling banyak dimainkan di seluruh dunia. Popularitasnya kian menanjak menyamai, atau bahkan melampaui game rilisan Konami yaitu seri “Winning Eleven” yang bertransformasi menjadi “Pro Evolution Soccer”. Di seri awal setelah memasuki jaman yang lebih kompleks, engine yang digunakan FIFA kalah jauh saat disandingkan dengan engine milik PES.

Namun, seiring berjalannya waktu, EA Sports berbenah dengan menambahkan sejumlah fitur yang mulanya tidak ada di PES. Bisa dibilang, EA Sports lebih dulu memperkenalkan manajemen sepakbola yang lebih sederhana, dengan kombinasi manajerial yang lebih detail ketimbang PES. Belum lagi, keunggulan soal lisensi pemain dan klub yang tidak dimiliki Konami. Ini wajar mengingat EA Sports memiliki lisensi dan nama FIFA sebagai merek game yang mereka jual.

Terlepas dari persaingan tersebut, untuk memainkan sebuah video game, tak perlu bagi pemainnya untuk meyukai atau menjadi penonton setia game tersebut, khususnya game olahraga. Misalnya, saat menginstal game “NBA 2K14”, tidak semua pemain adalah fans berat basket. Ada pula di antara mereka yang senang melihat dunk ataupun lay-up.

Motivasinya memang bermacam-macam. Itupula yang terjadi pada game FIFA. Tidak semua yang memainkan game tersebut adalah penonton sepakbola yang aktif datang ke stadion atau setidaknya nonton di tv tiap akhir pekan. Ada pula yang memang senang dengan tendangan-tendangan indah, yang sepertinya sulit untuk mereka saksikan di layar televisi.

Di Amerika, seperti yang sudah kita ketahui, sepakbola bukanlah pilihan pertama yang dipilih masyarakat Amerika. Mungkin saja mereka menyukai sepakbola, tapi sepakbola Eropa, Liga Inggris misalnya. Bagaimana dengan Major League Soccer (MLS) atau kompetisi domestik Amerika? Tampaknya, jumlah penggemar MLS masih jauh di bawah penggemar kompetisi Eropa.

Namun, MLS beruntung. Kehadiran game FIFA 15 memperlihatkan adanya kenaikan minat yang signifikan terhadap MLS. Menurut data yang sama, di FIFA 15, terdapat kenaikan 115 persen untuk pengguna yang memainkan klub MLS.

Selain itu terungkap bahwa 95 persen masyarakat Amerika yang memainkan game sepakbola, mereka memainkan game keluaran EA Sports tersebut. EASports sendiri mengklaim Amerika adalah negara kedua dengan penjualan unit FIFA terbanyak di dunia.


Sumber gambar: complex.com

Jadi, mampukah sebuah video game merangsang minat masyarakat Amerika untuk menyaksikan sepakbola? Rasanya tinggal menunggu waktu saja.

Sumber gambar: fifplay.com

Komentar