Mencari Pemain yang Pas untuk Van Gaal dan Setan Merah

Taktik

by Dex Glenniza

Dex Glenniza

Managing editor of Pandit Football, MSc sport science, BSc architecture, licensed football coach. Born with the full name of Defary Glenniza Tiffandiputra, growing up with a nickname Dex Glenniza. Who cares anyway! @dexglenniza

Mencari Pemain yang Pas untuk Van Gaal dan Setan Merah

Louis van Gaal sudah memulai pekerjaannya di Manchester United, diapun sudah secara gamblang memberikan bocoran taktik dan formasi yang akan dipakai United di kompetisi musim depan lewat ajang ujicoba di Amerika Serikat. Van Gaal telah aktif di bursa transfer dengan sudah mengeluarkan hampir 50 juta poundsterling untuk merekrut Ander Herrera dari Athletic Bilbao dan Luke Shaw dari Southampton.

Dengan uang sebanyak itu, sangat mengherankan jika mereka dinilai masih membutuhkan setidaknya empat pemain lagi untuk bersaing musim depan.

Pertama-tama, dengan hengkangnya Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic, pertahanan United memang butuh penguatan. Van Gaal dinilai membutuhkan sosok pemimpin pada pertahanannya.

Itulah kenapa van Gaal sejauh ini mengincar serius bek Borussia Dortmund, Mats Hummels, yang telah memainkan Piala Dunianya yang luar biasa bersama Jerman. Ia memang bisa dibilang sebagai salah satu bek terbaik pada turnamen tersebut.

Namun, menjadi manajer Belanda, sebenarnya van Gaal mengetahui ada sosok bek pemimpin pada diri salah seorang bintang yang mengejutkan, yaitu Ron Vlaar.

Pada semi-final melawan Argentina, Vlaar sukses meredam kombinasi ancaman serangan dari Lionel Messi dan Gonzalo Higuain. Selain itu, Vlaar juga dinilai sebagai opsi yang lebih murah daripada Hummels, bahkan sejujurnya mereka berdua bisa disejajarkan secara spesifikasi seorang bek pemimpin.

Dengan Aston Villa yang tidak terlalu cemerlang pada musim lalu, kapten Villa ini bisa saja beralih ke Old Trafford untuk bermain sepakbola di level yang lebih tinggi.

Selain Ferdinand dan Vidic, Patrice Evra juga dikabarkan akan hengkang dari United dengan Juventus sebagai tujuan utamanya. Maka seorang bek kiri berkualitas akan dibutuhkan untuk melapis sekaligus membimbing, jika diperlukan, sang talenta muda, Shaw.

Penjualan Alexander Buettner ke Dinamo Moscow dinilai terlalu terburu-buru, jadi mau-tidak mau van Gaal harus mencari bek kiri. Satu pemain yang masuk spesifikasi di atas adalah tidak terlalu jauh dari jaringan van Gaal, yaitu Daley Blind. Ya, pemain Belanda tersebut baru berusia 24 tahun, punggawa Ajax Amsterdam ini dapat bermain sebagai full-back maupun gelandang bertahan, salah satu lini yang van Gaal ingin perkuat juga.

Jika sekali rekrutan bisa menambal dua posisi sekaligus, Blind bisa menjadi opsi. Atau jika memang benar-benar terealisasi, sosok bek pemimpin dan bek kiri dapat van Gaal dapatkan juga dari Thomas Vermaelen.

Bek Belgia berusia 28 tahun ini telah menjadi kapten bagi Ajax dan juga Arsenal sebelumnya, ia adalah sosok pemimpin alternatif meskipun kualitasnya selalu diragukan pada beberapa tahun terakhir ini, termasuk ia yang jarang diturunkan oleh Belgia di Piala Dunia akibat tipikalnya yang seorang pemain rentan cedera.

Selain Blind dan Vermalen, opsi pemain serba guna lainnya adalah Javier Mascherano. Bintang Argentina ini dapat bermain sebagai gelandang bertahan maupun bek tengah, penampilannya sangat impresif selama Piala Dunia dalam hal tekel and kegigihan yang mengingatkan kita akan Roy Keane pada tahun 1998.

Van Gaal sendiri memang mengklaim bahwa ia membutuhkan sosok ‘Nigel de Jong’ di tim United-nya, untuk itulah Mascherano maupun Arturo Vidal dapat menjadi pemain yang bisa van Gaal andalkan. Jikapun tidak, sebenarnya ia masih memiliki Marouane Fellaini di timnya. Pemain kribo yang baru saja mencukur rambutnya ini memainkan Piala Dunia yang bisa dibilang fantastis bersama Tim Setan Merah, Belgia.

Lalu salah satu pemain yang United butuhkan adalah seorang sayap kreatif, Angel di Maria bisa menjadi pemain yang bisa menjawab pertanyaan pamungkas yang selalu muncul sejak Cristiano Ronaldo pergi ke Real Madrid. Ia bisa menjadi peningkatan yang signifikan dari Ashley Young dan Nani yang tidak efektif. Namun, di Maria dikabarkan lebih memilih untuk bermain bagi tim yang bermain di Liga Champion.

Van Gaal bisa saja beralih, lagi-lagi ke jaringan terdekatnya, Memphis Depay. Setelah mencetak dua gol untuk Belanda di babak grup, pemain sayap PSV berusia 20 tahun ini kemungkinan akan menyambut kesempatan untuk bergabung dengan salah satu tim Liga Primer dan bersama manajernya di tim nasional.

Komentar