Tak Punya Waktu Nge-gym? Lakukan Hal-Hal Sederhana Ini

Sains

by Frasetya Vady Aditya

Frasetya Vady Aditya

Penyunting. Jangan terkekang; sepakbola cuma cangkang. Kontak: vady.aditya@gmail.com

Tak Punya Waktu Nge-gym? Lakukan Hal-Hal Sederhana Ini

Di kehidupan sekarang ini, pergi ke pusat kebugaran (gym) bukanlah sesuatu yang aneh. Masyarakat telah paham benar bagaimana pentingnya kesehatan buat tubuh mereka. Ditambah lagi pengaruh media yang tidak sedikit di antaranya terus menginformasikan untuk hidup sehat.

Gym adalah tempat yang unik. Gym adalah negeri ajaib di mana pengalaman baru dan menarik terdapat di setiap sudut untuk dicoba; alat yang berlimpah, kolam renang, trek lari, treadmills. Anda bisa memulainya dengan StairMaster atau langsung menuju kolam renang untuk Aqua Aerobics. Anda ingin squatting di mesin Smith atau mau mengayuh di mesin sepeda?” tulis Oprah Winfrey dalam pengantar buku Gym, Survival Guide.

Gym menawarkan sesuatu yang baru. Banyak hal yang bisa dieksplorasi; bukan cuma dari mesin, tetapi juga dari bagaimana kita mengelola tubuh. Alat tertentu akan membantu terbentuknya otot tertentu, pun dengan gerakan yang dilakukan. Berlatih di gym dianggap mampu membuat tubuh kita lebih bugar. Namun, bagaimana dengan kita yang tak punya waktu untuk pergi ke gym?

Penulis The Guardian, Clare Longrigg, punya gambaran yang unik soal gym. “Saat aku pindah ke kota dan aku melihat orang-orang membayar uang untuk lari di tempat atau berpura-pura mendorong benda berat,” tulis Longrigg yang terbiasa hidup di desa dengan segala kehidupannya.

Longrigg merujuk pada sejumlah penelitian di mana sebenarnya kegiatan pekerjaan merupakan bagian dari olah tubuh itu sendiri. Ia mencontohkan pekerjaan sebagai tukang bersih-bersih di hotel sejatinya membakar banyak kalori yang mampu mengurangi berat badan. Dari hal ini, kita tahu bahwa tanpa melakukan sebuah olahraga atau latihan khusus, kita sejatinya bisa meningkatkan ketahanan fisik dan banyak membakar kalori.

Longrigg mengambil contoh dari British Journal of Sports Medicine bahwa orang tua yang lebih aktif di rumah seperti memotong rumput dan/atau mencuci mobil, sehat lebih lama, tak peduli apakah mereka berolahraga “dengan benar” atau tidak.

Longrigg pun memberikan lima saran aktivitas sehari-hari yang sejatinya memiliki dampak yang hampir sama dengan nge-gym.

Bekerja di Rumah








Lari naik turun tangga dan menjemur cucian dengan cepat: mengangkat ember berisi cucian basah, diperas, diregangkan, dan dilakukan berulang-ulang—kerap membuat kita kelelahan. Lalu, membersihkan meja ruang tamu dan ruang makan selama satu jam, akan menguatkan otot tangan dan membakar rata-rata 300 kalori.

Total, waktu yang dibutuhkan untuk bersih-bersih rumah berkisar satu jam 30 menit. Angka ini menghasilkan detak jantung 120 kali per menit. Total kalori yang dibakar mencapai 463.

Jalan-Jalan dengan Hewan Peliharaan








Di Indonesia mungkin bukan merupakan hal yang jamak melihat orang jalan-jalan dengan anjing. Namun, Longrigg memberi saran untuk lari dan membawa serta anjing. Jalan cepat dengan membawa anjing tentu membakar sejumlah kalori kalori.

Waktu yang dibutuhkan selama 36 menit. Total kalori yang terbakar 163. Penulis tidak menyarankan untuk jalan-jalan dengan kucing jantan, karena bukannya jalan-jalan sore, yang ada Anda malah diajak nangkring mengamati kucing-kucing betina.

Berkebun








Berkebun adalah salah satu alternatif terbaik dalam membakar kalori. Selain membikin tubuh lebih aktif, juga membuat halaman rumah terlihat lebih rapi dan indah. Hal yang bisa dilakukan adalah memotong rumput, mencabuti rumput liar, menanam bunga, sampai membuat kolam ikan.

Waktu yang dibutuhkan selama 1 jam 15 menit. Detak jantung bisa mencapai 160 denyut per menit dan kalori yang terbakar 430.

Bersepeda








Bersepeda paling sederhana adalah dengan menuju tempat pusat aktivitas. Bersepeda di jalanan yang konturnya relatif datar selama kurang lebih 17 menit, bisa memacu detak jantung sampai 108 denyut per menit, dan kalori yang terbakar mencapai 82.

Olahraga di Kantor

Banyak yang bilang kalau menjadi pekerja kantoran yang bekerja di belakang meja, rentan terkena penyakit yang tidak terasa gejalanya. Bisa jadi hal tersebut hadir karena kurangnya aktivitas yang dilakukan selama delapan jam kerja. Ada beberapa tips sederhana yang bisa dilakukan saat Anda berada di kantor.

Dikutip dari Wikihow, cara pertama adalah dengan membicarakan pekerjaan sembari berjalan kaki ketimbang duduk di kursi. Lalu, Anda bisa pergi keluar saat makan siang, ketimbang makan bekal di meja kerja.

Anda bisa menggunakan sepeda saat pergi ke kantor. Atau, kalau jarak yang dekat, usahakan untuk berjalan cepat saat menuju kantor.

Jika Anda bekerja dalam lingkungan yang kecil, Anda bisa mulai menjadwalkan olahraga bersama, seperti main futsal, sepakbola, basket, atau sekadar berenang di akhir pekan. Untuk menjaga tubuh tetap aktif, Anda tak perlu malas untuk mengangkat galon atau barang-barang di kantor, sebagai pengganti barbel. Kalau Anda suka minum kopi, kebiasaan itu bisa dilanjutkan, tetapi dengan gula dan krim yang lebih sedikit atau tidak sama sekali.

Atau, Anda bisa coba tips latihan fisik yang bisa Anda lakukan di kantor, seperti yang pernah kami tulis di sini.

Hal yang paling terpenting adalah tetap menjaga kesehatan Anda karena sehat itu mahal.

Foto: pixabay

Komentar