Cat Semprot Wasit Berbahaya untuk Kesehatan?

Sains

by Frasetya Vady Aditya

Frasetya Vady Aditya

Penyunting. Jangan terkekang; sepakbola cuma cangkang. Kontak: vady.aditya@gmail.com

Cat Semprot Wasit Berbahaya untuk Kesehatan?

Mungkin Anda masih ingat kejadian saat wasit tidak sengaja menyemprot cat semprot yang secara tidak terduga berterbangan ke wajah Santi Cazorla. Kejadian tersebut menjadi viral dan dianggap lucu. Dalam pertandingan Arsenal menghadapi Crystal Palace tersebut, Cazorla secara tidak langsung menghirup cairan cat yang tertiup angin.

Apa dampaknya bagi kesehatan sang pemain?

Organisasi yang memvalidasi keamanan produk untuk melindungi manusia dan lingkungan dari bahaya yang berbasis di Jerman, Technischer Ueberwaschungs-Verein (TUVs), menyebut cat semprot tersebut berbahaya bagi kesehatan. Dalam penelitian baru-baru ini, mereka menyimpulkan terdapat kandungan parabens dalam cat semprot tersebut.

Parabens merupakan kandungan kimia yang biasa ditemukan sebagai pengawet dalam produk kecantikan, seperti lotion body, conditioner, shampoo dan deodoran. Paraben adalah bentuk ester dari p-hydroxybenzoic acid yang sebenarnya digunakan agar produk kecantikan tersebut tidak terpapar bakteri.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) membatasi penggunaan paraben dengan kadar maksimum 0,4 persen untuk ester tunggal dan 0,8 persen untuk ester campuran. Penggunaan jangka panjang dikhawatirkan memicu tumor dan kanker payudara.

Peneliti dari Universitas Reading menyebutkan dari 160 sampel jaringan tumor payudara, yang diangkat dalam operasi mastektomi pada 40 perempuan, 99 persen mengandung paraben.

Dalam siaran resminya, TUV merekomendasikan cat semprot belum dapat digunakan di Jerman dan di Eropa. Mereka mengklaim paraben terkait dengan kanker, toksisitas reproduksi, imunotoksin, neurotoksin, dan iritasi pada kulit.

Sementara itu, pengusaha pengembang cat semprot, Pablo Silva, mengungkapkan tidak ada masalah antara cat semprot dengan kesehatan. “Jika DFB (Federasi Sepakbola Jerman) menggunakan cat dari penyedia lain, kami akan protes akan hal itu. Cat semprot tidak beresiko bagi kesehatan siapapun. Lebih dari 300 ribu pertandingan telah menggunakan cat semprot. Kami patuh pada semua hukum yang berlaku. Dari pandangan kami, tidak ada alasan untuk tidak menggunakan cat semprot di Jerman,” tutur Silva pada Bild.

Liga Inggris menjadi salah satu liga di Eropa yang memperkenalkan cat semprot. Sebelumnya, cat semprot telah digunakan 14 tahun lalu di Amerika Selatan. Cat semprot menjadi populer karena digunakan dalam ajang Piala Dunia 2014, beberapa waktu lalu.

Penggunaan cat semprot sendiri sebenarnya memiliki dampak positif terutama untuk menjaga rasa keadilan di lapangan. Nantinya, tingkat pelanggaran terhadap keputusan wasit atas penempatan bola dan pagar hidup dapat ditekan seminimal mungkin.

Penyedia cat semprot bisa saja berkelit kalau cat semprot tak menimbulkan masalah pada kesehatan. Ini karena paraben sendiri masih belum diyakini sebagai penyebab tunggal tumor pada kanker payudara. Akibatnya, terdapat perbedaan pendapat antara dua organisasi yang jelas bersebrangan tersebut.

Bagaiamana menurut Anda? Apakah cat semprot masih layak digunakan atau tidak? Atau perlu ada 10 perbaikan agar cat semprot bisa dilangsungkan kembali?



Komentar