Kesebelasan Terkuat di Dunia Bernama The Strongest

Backpass

by redaksi

Kesebelasan Terkuat di Dunia Bernama The Strongest

La Paz adalah sebuah kota di Bolivia. Uniknya, La Paz merupakan salah satu dari kota tertinggi di dunia karena berada 3.650 meter di atas laut. Kota tersebut seakan seperti mangkuk yang dikelilingi oleh puncak pegunungan Altipano.

Meskipun begitu kota tersebut merupakan kota dengan populasi terpadat ketiga setelah Santa Cruz dan El Alto. Meskipun ibukota dari Bolivia adalah Sucre akan tetapi La Paz merupakan ibukota pemerintahan dari negara yang terletak di Amerika Selatan tersebut.

Di di La Paz, pada 8 April 1908, didirikanlah sebuah klub dengan nama unik, seunik kota tersebut. Klub tersebut bernama The Strongest. Dalam bahasa Inggris, 'The Strongest' memiliki arti sebagai yang terkuat. Akan tetapi pada kenyataanya, kesebelasan tersebut bukanlah yang terkuat di Bolivia.

Pada awalnya nama dari kesebelasan tersebut adalah The Strong Football Club. Mungkin karena merasa nama itu tidak cukup “kuat”, pada tahun 1911 Jose Leon Lopez Villamil yang merupakan pendiri sekaligus presiden pertama klub tersebut mengubahnya menjadi The Strongest.

Nama memang merupakan sebuah doa, katanya. Tapi The Strongest bukanlah yang terkuat di Bolivia. Dalam Bolivian Professional Football League yang merupakan divisi tertinggi dalam piramida sepakbola Bolivia, mereka hanya meraih 13 gelar juara dan menjadi runner-up sebanyak 6 kali. Jumlah tersebut masih terpaut jauh dari jumlah trofi Bolivar yang merupakan klub tersukses di Bolivia yang telah 24 kali menjuarai Liga Profesional Bolivia tersebut. Sementara itu Jorge Wilstermann menguntit dibelakang mereka dengan 12 trofi. Namun meskipun begitu, mereka merupakan klub tertua yang ada di Bolivia dan telah bermain di divisi teratas lebih dari 100 tahun.

Dari keikutsertaanya dalam Copa Libertadores pun pencapaian terbaik mereka hanya sampai ke babak kedua, sementara dalam Copa Sudamericana klub berjuluk Tigre tersebut hanya mampu menapakkan jejaknya hingga fase perempatfinal.

Bisa dibilang senjata andalan The Strongest adalah Estadio Hernando Siles yang merupakan markas mereka sekaligus neraka bagi para lawan-lawannya. Pasalnya stadion terbesar yang ada di Bolivia tersebut merupakan stadion sepakbola profesional tertinggi yang ada di muka bumi. Dengan bermain di atas ketinggian 3.000 meter tentu bisa memberikan dampak negatif pada performa tim lawan. Bahkan bagi rival sekota mereka pun Universitario yang mereka bantai 4-1 saat pembukaan stadion Estadio Hernando Siles pada tahun 1931.

estadio


Estadio Hernando Siles


Bahkan dua tim terkuat di dunia, yakni Brasil dan Argentina pun tak bisa berbuat banyak ketika bermain di markas mereka. Timnas Bolivia yang juga menggunakan Estadio Hernando Siles sebagai kandang mereka sukses menekuk Brasil 2-0 pada kualifikasi Piala Dunia 1994 sedangkan Tim Tango dibantai 6-1 pada kualifikasi Piala Dunia 2010 dan menjadikan momen tersebut sebagai kekalahan terbesar dalam 60 tahun terakhir.

Meski bukan merupakan klub terkuat di Bolivia, apalagi di dunia, maksud sebenarnya dari kata “The Strongest” bagi klub The Strongest adalah mereka merupakan tim yang paling kuat bermain di ketinggian. Meski bisa mengakibatkan sesak nafas, kejang otot, demam hingga radang paru-paru, akan tetapi berbagai kemungkinan buruk tersebut tak membuat mereka untuk memindahkan kandang mereka yang berkapasitas 41,143 penonton itu.

Anderson, mantan gelandang Manchester United, pernah mengalami bengek saat bermain di stadion yang ketinggiannya di atas normal

Foto: eltigrecampeon

Komentar